PPKM Level 4, Mobilitas Penduduk Jakarta Turun 30 Persen Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro. (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

MerahPutih.com - Mobilitas penduduk di DKI Jakarta turun menjadi minus 30 persen setelah pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

“Berita baik sudah kita dengar dari Bapak Presiden Joko Widodo bahwa beberapa wilayah aglomerasi atau kabupaten kota yang berdekatan dalam satu kesatuan metropolitan sudah turun dari PPKM Level 4 ke PPKM Level 3,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro mengatakan, dalam acara siaran pers PPKM secara daring di Jakarta, Rabu (25/8).

Berdasarkan data Google Community Mobility Report, Reisa mengatakan, mobilitas penduduk di DKI Jakarta mengalami penurunan sampai 30 persen lebih atau minus 30 persen pada saat PPKM Level 4 diberlakukan.

Baca Juga:

Ini Perkembangan Terakhir Kasus COVID-19 di Jakarta

Indikator-indikator yang ada selama menjalani kegiatan PPKM telah menunjukkan pencapaian yang lebih baik.

“Data dari dashboard Satuan Tugas Penanganan COVID-19 (Satgas) menunjukkan kepatuhan masyarakat DKI Jakarta memakai masker di atas 90 persen,” kata dia menjelaskan tingkat kepatuhan masyarakat memakai masker, dikutip Antara.

Ia mengungkapkan, Kota Depok dan Bogor memiliki tingkat kepatuhan pemakaian masker di atas 80 persen. Sedangkan untuk Tangerang dan Tangerang Selatan memiliki tingkat kepatuhan rata-rata sebesar 80 persen. Hal tersebut menyatakan bahwa kebanyakan anggota masyarakat di wilayah itu telah disiplin memakai masker.

“Tugas kita berikutnya adalah jangan kendor. Pastikan pemakaian masker dengan benar. Jadi kuantitas banyaknya pengguna masker juga harus dilengkapi dengan kualitas. Cara pemakaian masker yang benar terus menerus di ruang publik,” ujar dia.

Polisi mengatur lalu lintas kendaraan di pos penerapan ganjil genap di kawasan Bundaran Senayan, Jakarta, Selasa (24/8/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.
Polisi mengatur lalu lintas kendaraan di pos penerapan ganjil genap di kawasan Bundaran Senayan, Jakarta, Selasa (24/8/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, fasilitas mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir, tercatat mengalami kenaikan proporsi rumah tangga di perkotaan dari 79,42 persen pada masa sebelum pandemi menjadi 82,0,9 persen di masa pandemi.

Reisa menjelaskan, kepatuhan menjaga jarak warga khususnya di daerah Jabodetabek memiliki tingkat sebesar 70 hingga di atas 90 persen. Sedangkan Surabaya, Sidoarjo dan Gresik berada di tingkat 85 persen sampai dengan 90 persen.

“Begitu juga di Bandung Raya. Artinya, mayoritas di wilayah-wilayah tersebut cukup baik dalam menjaga jarak,” kata Reisa.

Baca Juga:

Wahid Foundation Libatkan Pokja Desa dalam Mitigasi COVID-19 Kepada Masyarakat Klaten

Reisa mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh lapisan masyarakat karena telah mau bekerja sama dengan pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan dan menjalankan PPKM dengan baik.

“Terima kasih kepada masyarakat Jabodetabek, Bandung Raya, Semarang Raya dan Surabaya sekitarnya yang telah bergotong royong bekerja keras menurunkan risiko penularan dan menaikkan kapasitas penanganan COVID-19,” kata dia. (*)

Baca Juga:

Tambah 18 Ribu, Kasus Positif COVID-19 Tanah Air di Atas 4 Juta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wacana Perpanjang Masa Jabatan Dinilai untuk Ganggu Jokowi
Indonesia
Wacana Perpanjang Masa Jabatan Dinilai untuk Ganggu Jokowi

Isu perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo dinilai membuat gaduh suasana.

Sehari Warga DKI Terpapar COVID-19 Tembus 2 Ribu
Indonesia
Sehari Warga DKI Terpapar COVID-19 Tembus 2 Ribu

Dinas Kesehatan (Dinkes) mengungkapkan, ada sebanyak 2.096 kasus positif baru ditemukan di DKI Jakarta pada hari ini, Kamis (10/6).

58 Terduga Teroris Bom Gereja Katedral Makassar Dibawa ke Jakarta
Indonesia
58 Terduga Teroris Bom Gereja Katedral Makassar Dibawa ke Jakarta

58 terduga teroris yang diberangkatkan ke Jakarta tersebut terdiri dari 51 orang pria dan 7 lainnya wanita.

Razia di Kamar Tahanan Rutan Klas IA Surakarta, Petugas Temukan Sajam dan Narkoba
Indonesia
Razia di Kamar Tahanan Rutan Klas IA Surakarta, Petugas Temukan Sajam dan Narkoba

Tim gabungan Polresta Surakarta, Jawa Tengah dan petugas sipir menggelar razia besar-besaran di dalam kamar yang dihuni 432 warga binaan Rutan Klas IA Surakarta, Jumat (29/1) malam. Dari razia tersebut petugas menemukan belasan ponsel, sajam dan narkoba.

Sesar Aktif Jadi Pemicu Rentetan Gempa di Jawa Tengah
Indonesia
Sesar Aktif Jadi Pemicu Rentetan Gempa di Jawa Tengah

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa memiliki magnitude 3,0 diikuti tujuh kali rentetan gempa susulan (aftershocks), dengan magnitudo 2,9 kemudian 2,5 selanjutnya 2,5 lalu 2,6 dan 2,1 serta 3,0 dan 2,7 yang terjadi pukul 6.44.56 WIB.

Pemkab Bogor Ingin Jalur Puncak II Segera Dibangun
Indonesia
Pemkab Bogor Ingin Jalur Puncak II Segera Dibangun

Pemerintah Kabupaten Bogor, menggunakan anggaran daerah senilai Rp5 miliar untuk melakukan pembukaan sebagian jalur oleh TNI di tahun 2020.

KNKT Ngaku Sudah Dapat Beberapa Petunjuk Jatuhnya Sriwijaya Air
Indonesia
KNKT Ngaku Sudah Dapat Beberapa Petunjuk Jatuhnya Sriwijaya Air

Data dari Flight Data Recorder sudah bisa didapatkan dan sudah berhasil diunduh dengan total 370 parameter, 27 jam dan atau 18 penerbangan.

Kasus COVID-19 Terus Menurun, 'Reproduction Rate' Tujuh Wilayah di Bawah Satu Persen
Indonesia
Kasus COVID-19 Terus Menurun, 'Reproduction Rate' Tujuh Wilayah di Bawah Satu Persen

Dan kasus aktif sebesar 48,1 persen dari total kasus aktif nasional

Ingat! Hari Ini Pukul 10.17 WIB Harus Sikap Sempurna
Indonesia
Ingat! Hari Ini Pukul 10.17 WIB Harus Sikap Sempurna

Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun ini pun hanya akan dihadiri oleh undangan terbatas yang terlibat dalam rangkaian upacara peringatan.

Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Tembus 125 Ribu orang
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Tembus 125 Ribu orang

1.025 pasien dirujuk ke rumah sakit lain