PPKM Level 3 Nataru Batal, Warga Jangan Paksakan Berlibur Nusa Dua Bali. (Foto: ITDC)

MerahPutih.com - Pemerintah batal memberlakukan PPKM level 3 pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Pembatalan ini diprediksi menimbulkan konsekuensi. Salah satunya memicu mobilitas warga.

Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo menilai, semua pihak tidak boleh kecolongan dengan ancaman gelombang ketiga yang dapat disebabkan varian Omicron maupun situasi di dalam negeri. Sehingga, skenario pengetatan tetap perlu dilakukan.

Baca Juga:

DPR Duga Pembatalan PPKM Level 3 saat Nataru karena Adanya Penolakan dari Rakyat

"Bila dipandang perlu dan kondisi mengharuskan peningkatan lewel secara nasional, kita dorong pemerintah dinamis untuk segera membuat aturan perubahan," kata Rahmad kepada wartawan, Rabu (8/12).

Ia mengimbau masyarakat, untuk tetap waspada dan tidak bereuforia dengan pembatalan PPKM Level 3 se-Indonesia. Masyarakat hendaknya tidak memaksakan berlibur atau berkunjung ke luar kota selama masa libur Natal dan Tahun Baru agar tidak menyebabkan gelombang ketiga COVID-19.

Ia meminta, pemerintah tidak lengah dalam menegakkan protokol kesehatan meski telah membatalkan PPKM dan harus tetap waspada meski tingkat vaksinasi dua dosis di Indonesia sudah mencapai 56 persen dan tingkat vaksinasi satu dosis mencapai 70 persen.

"Jangan menjustifikasi bahwa kekebalan kita sudah kuat dan tahan terhadap COVID-19, namun kita ajak dan bercermin dari Eropa meski vaksinasi sudah tinggi namun gelombang Covid terus mengintai," ujar politikus PDIP ini.

Ketua DPR Puan Maharani menilai, penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia yang menunjukkan perbaikan signifikan dan terkendali pada tingkat yang rendah sudah sepatutnya menjadi pertimbangan Masyarakat tetap diminta agar memperhatikan aturan yang diberlakukan oleh pemerintah secara nasional.

Pembatasan mobilitas. (Foto: Antara)
Pembatasan mobilitas. (Foto: Kanugrahan)

"Jangan sampai kebijakan yang lebih soft dari pemerintah disikapi secara euforia sehingga mengurangi kewaspadaan yang akan mengakibatkan melonjaknya kembali kasus COVID-19," tuturnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah memutuskan untuk membuat kebijakan yang lebih seimbang. Yakni dengan tidak menyamaratakan perlakuan di semua wilayah Indonesia dalam rangka menjelang momen Natal dan tahun baru.

"Pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 pada periode Natal dan tahun baru terhadap semua wilayah," ujar Luhut, dilansir dari siaran pers di laman resmi Kemenko Marves, Selasa (7/12). (Knu)

Baca Juga:

PPKM Level 3 Batal, Jabar Tetap Lakukan Penyekatan di Tol Cileunyi dan Cikampek

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gerindra Sebut Pernyataan Yaqut 'Kemenag Hadiah Negara untuk NU' Radikal
Indonesia
Gerindra Sebut Pernyataan Yaqut 'Kemenag Hadiah Negara untuk NU' Radikal

"Katanya mengusung konsep agama yang inklusif (terbuka) tapi kok kenyataannya malah eksklusif. Pernyataan tersebut merupakan pernyataan radikal dan sangat berbahaya terhadap keberagaman yang sudah terjalin dengan baik selama ini," kata Wachid

Wujud Toleransi GKJ Joyodiningratan Solo saat Perayaan Idul Adha
Indonesia
Wujud Toleransi GKJ Joyodiningratan Solo saat Perayaan Idul Adha

Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan dan Masjid Al-Hikmah di Kratonan, Kecamatan Serengan, Solo, Jawa Tengah berdiri bersebelahan

Stok Vaksin Kedaluwarsa Terbanyak Berada di Lampung
Indonesia
Stok Vaksin Kedaluwarsa Terbanyak Berada di Lampung

Data Kementerian Kesehatan, stok vaksin COVID-19 nasional saat ini sekitar 450 juta dosis dengan perincian sebanyak 45 juta sampai 50 juta dosis masih dalam proses produksi di fasilitas Bio Farma.

Bupati Mamberamo Tengah Jadi DPO KPK
Indonesia
Bupati Mamberamo Tengah Jadi DPO KPK

KPK telah menerbitkan status daftar pencarian orang (DPO) tergadap Bupati Memberamo Tengah, Papua, Ricky Ham Pagawak.

Perayaan Nyepi, Umat Hindu Boyolali Lakukan Ritual Kirab dan Bakar Ogoh-ogoh
Indonesia
Perayaan Nyepi, Umat Hindu Boyolali Lakukan Ritual Kirab dan Bakar Ogoh-ogoh

Umat Hindu di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah merayakan Hari Raya Nyepi dengan sederhana.

Pekan Depan, Bus Trans Pakuan Kembali Mengaspal di Kota Bogor
Indonesia
Pekan Depan, Bus Trans Pakuan Kembali Mengaspal di Kota Bogor

Biskita Trans Pakuan siap beroperasi kembali mulai Senin (17/1) setelah diberhentikan sementara oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).?

Tampil ke Publik, Anggiat Pasaribu Resmi Cabut Laporan dan Minta Maaf ke Arteria Dahlan
Indonesia
Tampil ke Publik, Anggiat Pasaribu Resmi Cabut Laporan dan Minta Maaf ke Arteria Dahlan

Kedatangan Anggiat Pasaribu juga sekaligus untuk mencabut laporannya di Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

KPK Berkomitmen Tangkap Empat Buronan, Termasuk Harun Masiku
Indonesia
KPK Berkomitmen Tangkap Empat Buronan, Termasuk Harun Masiku

Ia buron sejak awal 2020 hingga saat ini

AHY Klaim Elektabilitas Partai Demokrat Meningkat
Indonesia
AHY Klaim Elektabilitas Partai Demokrat Meningkat

Dalam hasil survei tersebut, elektabilitas Demokrat meningkat dua kali lipat, dari 4,7 persen pada Februari 2020 menjadi 9,1 persen pada April 2022.

Alasan Pemprov DKI Membuka Monas Akhir Pekan Ini
Indonesia
Alasan Pemprov DKI Membuka Monas Akhir Pekan Ini

Pemerintah DKI Jakarta mengoperasikan Monas kembali. Alasannya, karena ada pelonggaran aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).