Nataru PPKM Level 3 Berkaca Lonjakan COVID-19 Eropa, RI 1 Pesan Gas Rem Harus Imbang Presiden Joko Widodo. (Foto: Sekretariat Presiden)

Merahputih.com - Seluruh jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju diminta untuk mengumumkan penerapan pembatasan mobilitas masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru Nataru ke level 3.

Permintaan itu diminta oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengacu pada lonjakan kasus COVID-19 di negara-negara Eropa baru-baru ini.

"Sampaikan mengenai perkembangan kenaikan kasus terjadi di Eropa ini penting sekali sebagai sebuah background dari keputusan yang akan kita ambil," ujar Jokowi dalam rapat terbatas mengenai evaluasi PPKM yang ditayangkan secara virtual, Senin (22/11).

Baca Juga:

Harap-Harap Cemas PHRI DIY Jelang PPKM Level 3

Ia juga meminta kepada tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 untuk mengintervensi kondisi di masyarakat. Kepada kepala daerah, Presiden ingin mereka segera menerapkan pembatasan serupa.

"Agar disampaikan kepada gubernur, bupati dan wali kota agar betul-betul menyeimbangkan gas dan rem sehingga kita bisa mempertahankan momentum untuk tumbuh positif," ucap Jokowi.

Salah satu yang harus dikomunikasikan dengan baik adalah COVID-19 yang tidak terkendali akan mengakibatkan ekonomi dan pariwisata kembali terpuruk. Kondisi ini akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat sendiri.

Baca Juga:

Terapkan PPKM Level 3 saat Libur Nataru, Pemerintah Diminta Konsisten

Belum lagi Indonesia akan menjadi Presidensi KTT G-20 di Bali. Sehingga perhatian negara-negara di dunia tertuju kepada Indonesia dalam kemampuan menangani pandemi COVID-19.

Untuk Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang hadir dalam ratas tersebut, Jokowi memerintahkan agar segera mengambil tindakan antisipasi apabila terjadi gelombang ketiga jelang Nataru nanti.

"Saya minta Menteri Kesehatan untuk melakukan langkah-langkah antisipasi untuk memastikan kesiapan rumah sakit apabila terjadi lonjakan pasien selama akhir Desember," tutup RI 1, sebutan yang merujuk nomor plat mobil orang nomor satu di Kabinet itu.

Baca Juga:

Menko PMK Muhadjir: PPKM Level 3 Nataru Bakal Ditambah Beberapa Pengetatan

Sekedar informasi, sejumlah negara di Eropa tengah menghadapi lonjakan kasus COVID-19 menjelang perayaan hari Natal.

Beberapa langkah pun diterapkan mulai dari lockdown total hingga pembatasan bagi warga yang belum melakukan vaksinasi.

Lonjakan kasus yang terjadi juga membuat krisis kesehatan semakin tinggi dan memicu perselisihan antar-warga yang sudah melakukan vaksinasi dan belum. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sajikan Nasi Liwet Jamu Politisi DPR, Andika: Saya Juga Apa Adanya Saja
Indonesia
Sajikan Nasi Liwet Jamu Politisi DPR, Andika: Saya Juga Apa Adanya Saja

Para anggota Komisi I DPR yang berkunjung ke kediaman calon Panglima TNI disuguhi nasi liwet yang dibuat istri Jenderal Andika yaitu Diah Erwiany.

Gegara Ledek Insiden KRI Nanggala-402, Mantan 'Capres' Ini Dicokok Polisi
Indonesia
Gegara Ledek Insiden KRI Nanggala-402, Mantan 'Capres' Ini Dicokok Polisi

Ia diamankan terkait postingan tidak senonoh soal musibah KRI Nanggala-402.

Masjid Istiqlal Batal Gelar Salat Idul Fitri
Indonesia
Masjid Istiqlal Batal Gelar Salat Idul Fitri

Masjid Istiqlal Jakarta memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan Salat Id Idul Fitri 1442 Hijriah.

Kota Banjarmasin Hilangkan Denda Uang Tunai Bagi Pelanggar Prokes
Indonesia
Kota Banjarmasin Hilangkan Denda Uang Tunai Bagi Pelanggar Prokes

Selain Kota Banjarmasin, di Kalimantan Selatan yang ditetapkan level 4 yakni, Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Kotabaru.

Tiga Hal Penting dalam Perayaan Natal 2021
Indonesia
Tiga Hal Penting dalam Perayaan Natal 2021

Perayaan Natal 2021 mengangkat tema "Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan".

APBD Jabar Turun 28 Persen, Pemprov Diminta Tidak Pecat Pegawai Kontrak
Indonesia
APBD Jabar Turun 28 Persen, Pemprov Diminta Tidak Pecat Pegawai Kontrak

Masih ada PR besar yang harus direalisasikan, yakni target indikator kinerja utama (IKU) yang sudah disepakati Gubernur bersama DPRD.

Kemenkes Bakal Tindak Tegas RS Tak Sesuai Terapkan Tarif Tes PCR
Indonesia
Kemenkes Bakal Tindak Tegas RS Tak Sesuai Terapkan Tarif Tes PCR

Sanksi terakhirnya adalah bisa lebih berat lagi

Tiket Kereta Api Masih Tersedia Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Tiket Kereta Api Masih Tersedia Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

"Menghadapi masa libur Natal dan menjelang tahun baru, tiket kereta masih cukup tersedia, KAI melihat pelanggan masih mengamati perkembangan kasus COVID-19 sebelum melakukan perjalanan pada musim libur ini," kata Joni dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/12)

Jokowi Janji Vaksinasi Pekerja Publik Seluruh Wilayah Indonesia Setelah Jakarta
Indonesia
Jokowi Janji Vaksinasi Pekerja Publik Seluruh Wilayah Indonesia Setelah Jakarta

Presiden Jokowi meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi COVID-19 para pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (17/2) pagi.

Kejagung Ingin Ada Harmonisasi Dalam RUU Perampasan Aset
Indonesia
Kejagung Ingin Ada Harmonisasi Dalam RUU Perampasan Aset

Dalam beberapa produk hukum tidak terjadi harmonisasi. Contohnya, pada definisi keuangan negara yang dalam beberapa undang-undang diartikan berbeda.