PPKM Jawa-Bali Berlaku Pekan Depan, Polda Jateng Gencarkan Operasi 3 Kali Sehari Polda Jawa Tengah dan Kodam IV Diponegoro menggelar latihan bersama di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (7/1). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali akan mulai 11 Januari sampai dengan 25 Januari mendatang.

Polda Jawa Tengah mulai melakukan ancang-ancang dengan menyiapkan kegiatan operasi sebanyak tiga kali dalam sehari hingga level kecamatan selama diberlakukan PPKM.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi mengemukakan, PPKM harus direspons dengan serius karena ini kebijakan pemerintah pusat dalam menekan angka kasus COVID-19 khususnya di Jawa Tengah. Pihaknya akan benar-benar memantau pergerakan aktivitas masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Baca Juga:

PSBB Jawa dan Bali, Airlangga Hartarto Minta Masyarakat Jangan Panik

"Kami telah menyampaikan instruksi operasi sebanyak tiga kali dalam sehari pada anggota di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah," tutur Luthfi, Kamis (7/1).

Ia meyakini, operasi protokol kesehatan sebanyak tiga kali dalam sehari itu sangat efektif menurunkan angka penyebaran COVID-19 di Jawa Tengah. Polda Jawa Tengah akan berkeliling ke daerah untuk memastikan kebijakan PPKM benar-benar berjalan baik.

  Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi. (MP/Ismail)
Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi. (MP/Ismail)

"Kita akan cek ke lapangan guna memastikan jika masyarakat Jawa Tengah yang menerapkan PPKM benar-benar berjalan baik," kata dia.

Dikatakannya, untuk operasi yustisi sebanyak tiga kali sehari tersebut akan diadakan pada pagi, siang, dan malam. Lokasi dilakukan secara acak.

Baca Juga:

PKS Dorong Pemerintah Gunakan Influencer Jelang Penerapan PSBB Jawa-Bali

Mantan Kapolresta Surakarta ini menambahkan, operasi yustisi ini untuk membiasakan masyarakat terkait protokol kesehatan meliputi mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak atau 3M.

Sanksi tegas bakal diberikan bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

PSBB Jawa-Bali, Pemerintah Diminta Perhatikan Potensi Terjadinya Krisis Pangan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PPKM Darurat Hari Kelima, Antrean Kendaraan di Pos Penyekatan Berkurang
Indonesia
PPKM Darurat Hari Kelima, Antrean Kendaraan di Pos Penyekatan Berkurang

Antrean kendaraan di titik-titik penyekatan telah berkurang pada hari keenam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Tarif Rapid Test Antigen Turun, Wagub DKI: Terima Kasih Pemerintah Pusat
Indonesia
Tarif Rapid Test Antigen Turun, Wagub DKI: Terima Kasih Pemerintah Pusat

Pemprov DKI Jakarta menyambut baik keputusan Kementerian Kesehatan yang menurunkan kembali tarif tertinggi pemeriksaan rapid test antigen.

Selama PPKM Mikro, Kemacetan Lalu Lintas Terjadi di Jakarta
Indonesia
Selama PPKM Mikro, Kemacetan Lalu Lintas Terjadi di Jakarta

Ada kendala lain yang dihadapi DKI dalam mengendalikan kasus COVID-19. Lantaran terdapat masyarakat yang ber KTP DKI yang bertempat tinggal di luar Jakarta.

Soal Vaksin COVID-19 Mandiri Berbayar, Wamen BUMN: Percepat Herd Immunity
Indonesia
Soal Vaksin COVID-19 Mandiri Berbayar, Wamen BUMN: Percepat Herd Immunity

"Tujuannya untuk mencapai herd immunity secepat-cepatnya," kata Pahala

Pandemi COVID-19, Ibadah Perayaan Natal Diminta Sederhana
Indonesia
Pandemi COVID-19, Ibadah Perayaan Natal Diminta Sederhana

Jika tetap menggelar ibadah di gereja tidak diperbolehkan melebihi 50 persen dari kapasitas tempat ibadah

Kota Bogor Miliki 110 Ribu Dosis Stok Vaksin
Indonesia
Kota Bogor Miliki 110 Ribu Dosis Stok Vaksin

Jumlah dosis dari empat jenis vaksin dengan merek yang berbeda-beda, antara lain Sinovac dengan jarak penyuntikan dosis pertama dan kedua 28 hari masih 60.000 dosis.

Diduga Karena Narkoba, Suami Istri Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap Polisi
Indonesia
Diduga Karena Narkoba, Suami Istri Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap Polisi

Belum diketahui barang bukti apa yang diamankan polisi dalam penangkapan keduanya itu. Informasi lain yang berkembang, NR dan AB diamankan di sebuah restoran di pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat.

Dewas KPK Masih Kumpulkan Bukti Dugaan Pelanggaran Etik Lili Pintauli
Indonesia
Dewas KPK Masih Kumpulkan Bukti Dugaan Pelanggaran Etik Lili Pintauli

"Tim sedang melakukan pengumpulan bukti-bukti, tapi tidak bisa kami sampaikan keterangan saksi bagaimana dan sebagainya karena ini dugaan pelanggaran etik," kata Albertina di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (24/6).

Ingat! Ini Tiga Kasus Wajib Dimakamkan dengan Prosedur COVID-19
Indonesia
Ingat! Ini Tiga Kasus Wajib Dimakamkan dengan Prosedur COVID-19

Setiap kasus yang terjadi tidak bisa disamaratakan, karena setiap pasien harus ditelisik lebih jauh mengenai riwayatnnya. Terlebih, ketika awal-awal pandemi COVID-19 terjadi sarana pemeriksaaan laboratorium masih belum memadai.

Pelantikan Komjen Listyo Jadi Kapolri Dijadwalkan Rabu 27 Januari
Indonesia
Pelantikan Komjen Listyo Jadi Kapolri Dijadwalkan Rabu 27 Januari

“Ya betul, infonya seperti itu. Komjen Sigit akan dilantik sebagai Kapolri, Rabu lusa,” kata Argo