PPKM Diperpanjang, Tempat Perbelanjaan-Restoran Wajib Tutup Jam 20.00 Malam Tangkapan layar - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, di Jakarta, Senin (11/1/2021). ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga/am.

MerahPutih.com - Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari tanggal 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Salah satu ketentuan yang berubah dalam PPKM yang kedua kali ini yakni jam operasi mal dan restoran juga diperpanjang.

"Di mana mal dan restoran yang dalam pembatasan kemarin maksimal jam 7 karena ada beberapa daerah yang agak flat, maka ini diubah menjadi sampai dengan jam 8 malam,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kepada wartawan di Kantor Presiden, Kamis (21/1).

Baca Juga:

Selama PPKM di Jakarta, Klaster Keluarga Meningkat 44 Persen

Sementara untuk ketentuan lainnya, Airlangga mengatakan tetap berlaku seperti PPKM saat ini. Di antaranya untuk sektor perkantoran tetap 75 persen work from home (WFH).

“Kemudian belajar mengajar tetap secara daring. Sektor esensial termasuk industri tetap 100 persen beroperasi,” ungkapnya.

Lalu untuk dine in atau makan di tempat tetap hanya 25 persen. Sementara pembelian makanan yang dibawa pulang atau take away tetap diizinkan.

“Kegiatan lain konstruksi tetap berjalan. Kegiatan ibadah 50 persen. Fasilitas umum ditutup. Terkait transportasi diatur masing-masing pemerintah daerah,” pungkasnya.

Petugas gabungan mendatangi warung makan yang melanggar aturan PPKM di Solo, Jawa Tengah, Senin (18/1). (MP/Ismail)
Petugas gabungan mendatangi warung makan yang melanggar aturan PPKM di Solo, Jawa Tengah, Senin (18/1). (MP/Ismail)

Keputusan ini diambil berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi selama 10 hari pemberlakuan pembatasan kegiatan, yang menunjukkan bahwa laju peningkatan kasus COVID-19 di 77 kabupaten/kota masih belum dapat dikendalikan secara optimal.

“Melihat hasil monitoring harian, evaluasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, maka pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat selama 2 minggu berikutnya,” ujar Airlangga Hartarto.

Untuk mendukung pelaksanaan dari perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan ini, gubernur diminta melakukan evaluasi (berdasarkan 4 parameter yang telah ditetapkan) terhadap seluruh kabupaten/kota di wilayahnya, yang akan digunakan sebagai dasar penetapan kabupaten/kota yang akan memberlakukan pembatasan kegiatan di periode 2 minggu berikutnya.

Baca Juga:

Langgar Aturan PPKM, 2 Rumah Makan di Solo Ditutup Paksa

Tidak tertutup kemungkinan pemberlakuan pembatasan kegiatan ini akan diberlakukan lebih luas dengan penambahan kabupaten/kota yang baru. Dari peta zonasi risiko kenaikan kasus COVID-19 yang dipantau di 73 kabupaten/kota, masih terdapat 29 kabupaten/kota dengan Zona Risiko Tinggi, 41 kabupaten/Kota dengan Zona Risiko Sedang dan 3 kabupaten/kota dengan Zona Risiko Rendah.

Perpanjangan pembatasan kegiatan ini juga akan diatur kembali dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri, yang akan mengatur mengenai perubahan, perpanjangan dan perluasan atas pelaksanaan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat di daerah tertentu.

Airlangga menjelaskan, “Setelah 10 hari pemberlakuan pembatasan kegiatan, masih banyakkabupaten/kota yang parameternya belum membaik."

Seperti angka kasus mingguan, kasus aktif, jumlah kematian, jumlah kesembuhan, menunjukkan bahwa masih banyak kabupaten/kota yang menurun parameternya.

Angka keterisian TT ICU dan TT Isolasi (BOR) di ketujuh provinsi juga masih di atas rata-rata nasional. (Knu)

Baca Juga:

Sepekan PPKM di Solo, Kasus COVID-19 Melonjak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hasil Pemeriksaan Matinya Cai Changpan Akibat Napas Tersumbat
Indonesia
Hasil Pemeriksaan Matinya Cai Changpan Akibat Napas Tersumbat

"Penyebab matinya orang akibat tumpul leher yang menyumbat napas sebabkan mati lemas dipastikan yang gantung betul Cai Changpan," ujar Nana.

Tujuh Anak Buahnya Positif COVID-19, Wagub DKI: Balai Kota Tidak Perlu Lockdown
Indonesia
Tujuh Anak Buahnya Positif COVID-19, Wagub DKI: Balai Kota Tidak Perlu Lockdown

Dia berharap jika semua pihak bersinergi positif saling membantu, mata rantai COVID-19 bisa diputus

Hari Ini, Tangkisan Terakhir Peneror Novel Lolos dari Tuntutan 1 Tahun Bui
Indonesia
Hari Ini, Tangkisan Terakhir Peneror Novel Lolos dari Tuntutan 1 Tahun Bui

Agenda duplik dari terdakwa penyerang Novel Baswedan hari ini terakhir sebelum sidang vonis

BPIP Luncurkan Gerakan Memotong Pulsa untuk Donasi Pengemudi Ojol
Indonesia
BPIP Luncurkan Gerakan Memotong Pulsa untuk Donasi Pengemudi Ojol

Benny mengajak masyarakat untuk menjaga solidaritas sosial

 Gara-Gara Corona, 15 Ribu Pelaku Wisata di Yogyakarta Menganggur
Indonesia
Gara-Gara Corona, 15 Ribu Pelaku Wisata di Yogyakarta Menganggur

"Data kami hingga 16 April ada sekitar 15 ribu orang dirumahkan tapi tidak PHK. Mereka ada yang tidak mendapatkan gaji. Adapula yang masih mendapatkan gaji tapi hanya sebagian,"jelas Singgih

KPK Periksa Jaksa Terkait Kasus Nurhadi
Indonesia
KPK Periksa Jaksa Terkait Kasus Nurhadi

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka

Pasien Positif Corona Nekat Keluyuran, ODP di Solo Membengkak Ratusan Orang
Indonesia
Pasien Positif Corona Nekat Keluyuran, ODP di Solo Membengkak Ratusan Orang

Seorang pasien perempuan positif virus corona ternyata sempat berkegiatan di luar rumah saat masih berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

Indonesia Diguncang 52 Kali Gempa Selama Januari 2021, BMKG Sebut tak Lazim
Indonesia
Indonesia Diguncang 52 Kali Gempa Selama Januari 2021, BMKG Sebut tak Lazim

Ia mengungkapkan, hal ini tidak lazim, karena dalam 20 hari saja sudah terjadi aktivitas gempa dirasakan sebanyak lebih dari 50 kali.

Gugus Tugas Berubah Nama Jadi Satgas, DPR: Jangan Hanya Ganti Istilah dan Gunakan Influencer
Indonesia
Gugus Tugas Berubah Nama Jadi Satgas, DPR: Jangan Hanya Ganti Istilah dan Gunakan Influencer

Sekarang pemerintah membentuk Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di bawah Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Relawannya Dianiaya, Cawalkot Tangsel Benyamin Davnie Lapor Polisi
Indonesia
Relawannya Dianiaya, Cawalkot Tangsel Benyamin Davnie Lapor Polisi

Ada ancaman agar anggota timnya tidak melaksanakan tugasnya