PPKM Diperpanjang Hingga 18 Oktober, Beberapa Daerah Naik ke Level 3 Menko Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut BInsar Pandjaitan dalam konferensi pers daring, Senin (20/9/2021). ANTARA/Ade Irma Junida.

MerahPutih.com - Pemerintah kembali memperpanjang penerapan PPKM di Jawa-Bali selama dua minggu ke depan. Yakni hingga 18 Oktober. Kali ini ada penambahan jumlah wilayah yang naik ke level 3 dari level 2.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers, Senin (4/10) menuturkan wilayah dengan status level 3 bertambah dari 84 kabupaten/kota menjadi 107 kabupaten/kota.

Baca Juga:

Pemerintah Miliki Optimisme Akselerasi Pemulihan Ekonomi

Penyebabnya, kabupaten/kota itu belum mampu memenuhi target vaksinasi. Sementara itu terdapat 20 kabupaten/kota yang bertahan di level 2.

"Jadi capaian vaksinasi yang kita tambahkan jadi kriteria minggu lalu itu belum tercapai sehingga mereka turun level," tutur Luhut.

Penyekatan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat pada hari pertama PPKM Darurat, Sabtu (3/7). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Penyekatan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat pada hari pertama PPKM Darurat, Sabtu (3/7). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Luhut mengungkapkan wilayah aglomerasi Jabodetabek saat ini belum berhasil turun level karena Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang dan Bekasi disebutnya belum mencapai target vaksinasi.

"Aglomerasi Jabodetabek belum turun karena ada di Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang dan Bekasi masih kekurangan vaksinasi level 3 sehingga kami akan melakukan task force untuk ini. Jadi ada 2 juta vaksin yang akan kita suntikkan dalam minggu-minggu ke depan. Setelah ini akan kita matangkan mengenai pelaksanaannya," imbuhnya.

Baca Juga:

DKI Jakarta dan Wilayah Penyangga Alami Deflasi di Tengah Pelonggaran PPKM

Sementara itu, wilayah aglomerasi Semarang Raya dan Solo Raya kini berada di level 2. Ada pun Magelang, Bandung Raya, Malang Raya dan Surabaya Raya, meski telah memenuhi syarat indikator WHO terkait penurunan level, namun cakupan vaksinasi belum mencapai target untuk turun level sehingga tetap berada di level 3.

"Terdapat 3 kabupaten/kota non aglomerasi yang dapat turun ke level 2, yakni Kota Cirebon, Banjar dan Madiun," katanya.

Sebelumnya, pemerintah memasukkan indikator cakupan vaksinasi dalam evaluasi penurunan level PPKM di wilayah Jawa dan Bali. Jumlah cakupan vaksinasi dosis 1 harus mencapai 50 persen dan cakupan vaksinasi lansia harus mencapai 40 persen sebagai syarat tambahan untuk bisa turun dari level 3 ke level 2.

Selanjutnya, cakupan vaksinasi dosis 1 harus mencapai 70 persen dan cakupan vaksinasi lansia harus mencapai 60 persen sebagai syarat tambahan untuk bisa turun dari level 2 ke level 1.

Luhut menambahkan syarat tersebut dinilai mampu meningkatkan kecepatan vaksinasi lansia di Jawa-Bali secara signifikan. "Dan levelnya berubah sangat dipengaruhi oleh vaksinasi, khususnya untuk lansia," pungkas Luhut. (*)

Baca Juga:

Kolaborasi untuk Menyerukan Pentingnya Vaksin COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satgas Tegaskan Kunci Mencegah Penularan COVID-19 Masih Sama, Apapun Variannya
Indonesia
Satgas Tegaskan Kunci Mencegah Penularan COVID-19 Masih Sama, Apapun Variannya

Sedangkan angka kesembuhan pasien Omicron di RSDC Wisma Atlet tercatat sebesar 96 persen

Setelah Mural, Kini Muncul Selebaran Keluhan PPKM di Solo
Indonesia
Setelah Mural, Kini Muncul Selebaran Keluhan PPKM di Solo

Warga Solo dihebohkan munculnya selebaran keluhan akibat PPKM yang ditempel di sejumlah tembok rumah warga dan fasilitas umum, Senin (6/9).

Belasan Pegawai Kena COVID-19, Kejati DKI Jakarta Lockdown
Indonesia
Belasan Pegawai Kena COVID-19, Kejati DKI Jakarta Lockdown

Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta melakukan penutupan sementara atau lockdown terhadap kantornya pada Jumat (4/2).

Polda Metro Usut Dugaan Penipuan Berkedok Perekrutan Satpol PP DKI
Indonesia
Polda Metro Usut Dugaan Penipuan Berkedok Perekrutan Satpol PP DKI

Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap aparat Satpol PP DKI gadungan.

Ekspor ke Sinegal Sukses, Gesits Jajaki Pasar Filipina dan Australia
Indonesia
Ekspor ke Sinegal Sukses, Gesits Jajaki Pasar Filipina dan Australia

Gesits telah mengekspor sebanyak 38 unit sepeda motor listrik ke Senegal.

 Kemenkop UKM Sebut UMKM Jadi Penyangga Ekonomi Saat Dilanda 2 Krisis
Indonesia
Kemenkop UKM Sebut UMKM Jadi Penyangga Ekonomi Saat Dilanda 2 Krisis

Pandemi COVID-19 memberikan dampak langsung ke berbagai aspek ekonomi masyarakat, terutama UMKM. Banyak UMKM yang merosot omzetnya, namun, beberapa UMKM masih cukup kuat bertahan.

Puan Minta Perketat Pegawasan Terkait Joki Karantina
Indonesia
Puan Minta Perketat Pegawasan Terkait Joki Karantina

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti fenomena joki karantina yang marak terjadi belakangan ini. Ia pun meminta pengawasan diperketat agar aksi-aksi joki karantina tidak kembali terjadi.

KPK Mulai Bahas Nasib Novel Baswedan Cs Pekan Depan
Indonesia
KPK Mulai Bahas Nasib Novel Baswedan Cs Pekan Depan

KPK akan segera membahas nasib penyidik senior Novel Baswedan dan 74 pegawai lainnya dengan sejumlah lembaga dan kementerian terkait.

36 Pegawai Positif COVID-19, KPK Batasi Kerja Penindakan
Indonesia
36 Pegawai Positif COVID-19, KPK Batasi Kerja Penindakan

Dengan upaya ini diharapkan seluruh kegiatan pada Kedeputian Bidang Penindakan dan Eksekusi dan unit-unit kerja lainnya dapat segera kembali normal

Rp 2 Triliun Anggaran Kemenag Direalokasi untuk Penanganan COVID-19
Indonesia
Rp 2 Triliun Anggaran Kemenag Direalokasi untuk Penanganan COVID-19

Indonesia terus berjuang mengatasi pandemi COVID-19. Seluruh upaya dikerahkan, termasuk dengan merealokasi sejumlah program dan anggaran.