PPKM Diklaim Berhasil Turunkan Kasus COVID-19 di Cirebon Operasi Prokes di Kabupaten Cirebon. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten Cirebon menilai pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayahnya dinilai berhasil. Karena angka terkonfirmasi positif COVID 19 pada pemberlakuan PPKM menurun.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan, selain menurunnya angka terkonfirmasi positif COVID-19, ia juga mengklaim angka kesembuhan di Kabupaten Cirebon meningkat.

"Sekarang juga sudah masuk zona orange," ujar Imron, Senin 18 Januari 2021.

Baca Juga:

64 Tenaga Kesehatan di Solo Gagal Divaksin COVID-19, Ini Penyebabnya

Walaupun dianggap berhasil, Imron tetap melakukan evaluasi dari pelaksanaan PPKM yang sudah berjalan selama satu minggu ini.

Dalam pelaksanaan PPKM, masih ditemukan sejumlah tempat yang belum menerapkan protokol kesehatan yang benar. Sehingga akhirnya, diberikan sanksi oleh petugas.

Selain itu, masih ada jenazah yang ditolak masyarakat. Ternyata, hal tersebut terjadi karena kurangnya komunikasi dari pihak rumah sakit dengan Pemkab Cirebon.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi. (Foto: Mauritz)
Bupati Cirebon Imron Rosyadi. (Foto: MP/Mauritz)

"Oleh karena itu, kami sudah minta ke Kesbangpol, untuk menitipkan nomor telpon yang bisa dihubungi oleh rumah sakit yang berada di Kota Cirebon. Sehingga nantinya bisa berkoordinasi," kata Imron.

Imron mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon, untuk bisa menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Karena penyebaran virus, salah satunya terjadi karena adanya kontak fisik.

Pemerintah Kabupaten Cirebon sendiri, memberlakukan PPKM hingga minggu depan. Data menunjukan total kasus COVID-19 di Kabupaten Cirebon mencapai 4.512 orang dengan perincian 3.540 sembuh, 262 orang meninggal dunia dan 710 masih dalam perawatan. (Mauritz/Cirebon)

Baca Juga:

4.070 Nakes dan 69 Tokoh di Jabar Sudah Divaksin COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satgas COVID-19 Bentuk Tim Pakar Pastikan Vaksin Cocok untuk Masyarakat Indonesia
Indonesia
Satgas COVID-19 Bentuk Tim Pakar Pastikan Vaksin Cocok untuk Masyarakat Indonesia

Nanti tentunya akan berkembang dengan berbagai alternatif dan potensi yang lainnya ada di Indonesia

Polisi Yakin Penyekatan Bakal Kurangi Pemudik
Indonesia
Polisi Yakin Penyekatan Bakal Kurangi Pemudik

Kemenhub bersama Korlantas Polri sudah menggelar rapat koordinasi membahas larangan mudik. Nantinya Korlantas akan mendirikan 333 titik penyekatan

Ribuan Tenaga Kesehatan Jabar Tertunda Divaksin COVID-19 di Tahap Pertama
Indonesia
Ribuan Tenaga Kesehatan Jabar Tertunda Divaksin COVID-19 di Tahap Pertama

Pemerintah ingin vaksinasi cepat selesai sehingga masyarakat memiliki kekebalan. Dengan adanya herd immunity ini, maka perekonomian akan bisa kembali bergerak.

Dirjen Otda Sebut Kunjungan ke Timika Tak Terkait Papua Tengah
Indonesia
Dirjen Otda Sebut Kunjungan ke Timika Tak Terkait Papua Tengah

Rencana pembentukan daerah otonomi baru (DOB) sampai saat ini belum dilakukan lantaran masih akan dilakukan revisi terhadap UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

27 Warga Positif COVID-19, Tiga RT di Bambu Apus Disemprot Disinfektan
Indonesia
27 Warga Positif COVID-19, Tiga RT di Bambu Apus Disemprot Disinfektan

Sebanyak 27 warga di RW 03 Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur terkonfirmasi COVID-19.

BNPB Tunggu Kriteria Hotel Ruang Karantina Corona dari Pemprov DKI
Indonesia
BNPB Tunggu Kriteria Hotel Ruang Karantina Corona dari Pemprov DKI

"Mudah-mudahan pagi ini kami dapat update dari Pemprov DKI," kat Dody

Selesai Diperiksa, Abu Janda Bawa Pulang Lagi Tas Berisi Pakaian
Indonesia
Anies Perpanjang PSBB Transisi DKI Jakarta
Indonesia
Anies Perpanjang PSBB Transisi DKI Jakarta

Perpanjangan PSBB terhitung mulai Senin (23/11) sampai dengan Minggu (6/11) sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan kasus COVID-19.

Pidato Jokowi Hari Ini Dinilai Tak Sesuai Realita di Lapangan
Indonesia
Pidato Jokowi Hari Ini Dinilai Tak Sesuai Realita di Lapangan

Aspirasi dari warga negara semestinya menjadi catatan penting bagi negara

Satpol PP Tertibkan APK Milik Dua Paslon, Terbanyak Punya Gibran-Teguh
Indonesia
Satpol PP Tertibkan APK Milik Dua Paslon, Terbanyak Punya Gibran-Teguh

Dari banyaknya APK yang ditertibkan Satpol PP tersebut, terbanyak diketahui milik pasangan cawali dan cawawali nomor 01, Gibran-Teguh.