PPKM Darurat, Satpol PP Solo Catat 2.910 Pelanggaran Satpol PP Solo menertibkan PKL yang melayani makan di tempat saat PPKM Darurat. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solo mencatat 2.910 pelanggaran selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, 3-20 Juli 2021 lalu.

Pelanggaran terbanyak terjadi pada pekan pertama penerapan PPKM Darurat dengan jumlah pelanggaran mencapai 2.300-an pelanggaran.

Baca Juga

PPKM Darurat Diperpanjang, Mantan Wali Kota Solo Minta Gizi Warga Terjamin

Kepala Satpol PP Solo, Arif Darmawan mengatakan, pihaknya mencatat sebanyak 2.910 pelanggaran terjadi selama penerapan PPKM Darurat sejak 3-20 Juli lalu. Jumlah pelanggaran sempat mengalami penurunan seiring meningkatnya kepatuhan masyarakat akan aturan PPKM Darurat.

"Pekan kedua PPKM Darurat kedua turun. Pekan pertama memang terjadi banyak pelanggaran karena masyarakat juga masih menyesuaikan," ujar dia.

Kepala Satpol PP Solo, Arif Darmawan. (MP/Ismail)
Kepala Satpol PP Solo, Arif Darmawan. (MP/Ismail)

Dikatakannya, sejumlah pelanggaran yang paling mendominasi adalah adalah pelanggaran operasional jenis usaha non esensial dan non kritikal. Sesuai aturan PPKM Darurat jenis usaha diluar sektor esensial dan kritikal diwajibkan untuk work from home 100 persen.

"Fakta yang kami temukan di lapangan masih ada sejumlah usaha yang nekat buka dengan memasukkan jumlah pekerja yang cukup banyak," kata dia.

Ia mengatakan bentuk pelanggaran lain yang cukup mendominasi adalah banyaknya usaha kuliner yang masih melayani makan di tempat. Padahal, sesuai aturan harus dibungkus.

"Ke depan penindakan pelanggaran akan kami lakukan lebih tegas. Bukan hanya pada para pelaku usaha, tetapi juga pada konsumen yang masih melakukan makan di tempat," ucap dia.

Ia menambahkan dari ASN juga kedapatan melakukan pelanggaran makan di tempat saat PPKM Darurat. Hal ini sangat disayangkan sebagai abdi negara justru memberikan contoh negatif.

"Ini contoh yang tidak baik bagi masyarakat, makanya kemarin Pak Sekda usul agar yang seperti ini (ASN) ditindak tegas karena bisa memberikan contoh buruk pada masyarakat,” pungkas Arif. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Hari Terakhir PPKM Darurat, Warga Solo Tetap Adakan Salat Idul Adha di Masjid

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Geledah Sejumlah Lokasi Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Geledah Sejumlah Lokasi Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo

Deputi Penindakan KPK, Karyoto mengatakan, tim penyidik bakal menggeledah sejumlah tempat yang sudah disegel sebelumnya.

Meski Kasus Meningkat, Sumatera Barat Tak Akan Perpanjang PSBB
Indonesia
Meski Kasus Meningkat, Sumatera Barat Tak Akan Perpanjang PSBB

Sumbar tidak berencana menerapkan PSBB lagi meski dalam beberapa hari terakhir jumlah kasus COVID-19 mengalami peningkatan.

Ery-Armuji Daftar ke KPU, Diberangkatkan Risma Diantar Wisnu Sakti
Indonesia
Ery-Armuji Daftar ke KPU, Diberangkatkan Risma Diantar Wisnu Sakti

Ery-Armuji Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan Tri Risma Harini yang juga masih menjabat sebagai Wali Kota Surabaya.

Anies Akui Pernah Minta Pemerintah Pusat Batalkan Cuti Bersama
Indonesia
Anies Akui Pernah Minta Pemerintah Pusat Batalkan Cuti Bersama

Bukan tanpa alasan Pemprov DKI meminta hapus libur cuti bersama, karena dikhawatirkan akan terjadi lonjakan kasus COVID-19 saat libur panjang.

Dipindahkan ke Wisma JIC, 151 Nakes Ditugaskan Urus COVID-19 di Jakut
Indonesia
Dipindahkan ke Wisma JIC, 151 Nakes Ditugaskan Urus COVID-19 di Jakut

Pemprov DKI Jakarta memindahkan 151 tenaga kesehatan berstatus dari hotel tempat mereka menginap ke lokasi isolasi terkendali COVID-19 tanpa gejala di Wisma Jakarta Islamic Centre (JIC), Jakarta Utara.

FPI: Karena Aparat yang Melakukan, Ini Pelanggaran HAM Berat
Indonesia
FPI: Karena Aparat yang Melakukan, Ini Pelanggaran HAM Berat

FPI menyatakan tak pernah membekali anggotanya dengan senjata tajam

Operasi Pencarian Korban Sriwijaya Air Resmi Dihentikan
Indonesia
Operasi Pencarian Korban Sriwijaya Air Resmi Dihentikan

Ia mengapresiasi tim gabungan yang telah menjalankan upaya pencarian

Belum Dapat Kepastian dari Jokowi, PAN Tetap Siapkan Kader Masuk Kabinet
Indonesia
Belum Dapat Kepastian dari Jokowi, PAN Tetap Siapkan Kader Masuk Kabinet

Isu bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) di kabinet Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin belum menemui kepastian.

Isi Surat Pengunduran Diri Febri Diansyah dari KPK
Indonesia
Isi Surat Pengunduran Diri Febri Diansyah dari KPK

Febri sebelumnya menjabat sebagai Juru Bicara KPK sejak 6 Desember 2016 hingga 26 Desember 2019

Rizieq Shihab Kembali Jalani Sidang Perkara Berita Bohong Tes Swab di RS UMMI
Indonesia
Rizieq Shihab Kembali Jalani Sidang Perkara Berita Bohong Tes Swab di RS UMMI

Sidang kasus berita bohong terkait hasil tes swab Rizieq Shihab (HRS) di RS Ummi kembali digelar hari ini.