PPKM Darurat Diperpanjang, Pemerintah Dituntut Lindungi dan Sejahterakan Rakyat PPKM Darurat. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Keputusan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dinilai tepat. Tujuannya untuk melindungi warga dari penyebaran virus COVID-19 yang makin massif.

Waketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menilai, tugas negara dan Pemerintah berdasarkan konstitusi adalah melindungi rakyat di antaranya dari bahaya pandemi COVID-19 dan mensejahterakan mereka.

Baca Juga

Jokowi Janji Longgarkan PPKM Darurat Pada 26 Juli

“Kalau menurut pemerintah untuk kebaikan rakyat, PPKM harus dilanjutkan ya silakan dilanjutkan,” kata Abbas kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/7).

Dia mengatakan, kebijakan tersebut nantinya akan langsung mempengaruhi masyarakat yang dibatasi aktivitasnya di luar rumah. Abbas juga mengajak seluruh unsur masyarakat turut membantu dalam program pemerintah tersebut.

Hal ini termasuk pemerintah, tokoh masyarakat, media cetak dan sosial serta stasiun televisi.

“Masyarakat nesi mematuhi prokes tidak hanya akan membawa kebaikan kepada yang bersangkutan tetapi juga untuk orang lain," jelas Abbas.

Presiden Joko Widodo. (Tangkapan Layar)
Waketum MUI, Anwar Abbas

Pria yang juga Ketua PP Muhammadiyah ini meminta pemerintah segera menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) ketika memperpanjang PPKM Darurat.

"Berikan bantuan langsung tunai (BLT) secepatnya dan secukupnya kepada mereka yang betul-betul terpukul ekonominya oleh kebijakan PPKM (Darurat) ini," Abbas.

Pemerintah perlu memikirkan kesejahteraan rakyat, selain fokus menurunkan angka penularan kasus harian COVID-19. Atensi itu ditujukan utamanya untuk mereka yang ada di lapisan bawah dan rentan miskin.

Terganggunya mobilitas masyarakat tentu akan menimbulkan konsekuensi, yakni penurunan daya beli. Mereka yang terpaksa di rumah akan menerima pemotongan gaji atau bahkan tidak mendapat penghasilan sama sekali.

Abbas juga meminta kepada aparat desa termasuk pengurus masjid di tingkat RT/RW mengambil peran dalam penyaluran saat PPKM Darurat. Pengurus masjid bisa berinisiatif menggalang dana zakat, infaq, maupun sedekah.

Kemudian, mereka bekerja sama dengan lembaga amil zakat dan berkoordinasi dengan RT/RW untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Agar setiap warga di tingkat RT/RW tersebut tidak ada dalam masa PPKM ini yang kelaparan dan atau tidak terpenuhi kebutuhan pokoknya," kata pria asal Sumatera Barat ini.

Anwar menuturkan, PPKM Darurat mendorong rasa empati kepada sesama. Rasa persatuan ini mencegah lahirnya krisis ekonomi dan sosial di lapis bawah hingga ke level yang paling atas atau berskala nasional.

"Kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam masalah penanganan pelaksanaan PPKM ini jelas sangat diharapkan agar kita bisa secepatnya keluar dari pandemi COVID-19," tutup Abbas.

Seperti diketahui, PPKM Darurat yang awalnya dimulai sejak tanggal 3 Juli 2021 diperpanjang oleh Presiden Republik Indonesia, Jokowi hingga pada 25 Juli 2021. Namun, akan dilonggarkan jika menunjukkan tren positif.

Hal ini lantaran setelah dilaksanakan PPKM Darurat, terlihat dari data, penambahan kasus dan kepenuhan bed rumah sakit mengalami penurunan.

Jokowi juga memastikan akan melakukan monitoring mengenai pelaksanaan perpanjangan PPKM Darurat terkait kondisi dinamika di lapangan. (Knu)

Baca Juga

Pengusaha Tunggu Bantuan Khusus Kala PPKM Darurat Diperpanjang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI Pelajari Permintaan Sahabatnya Agar Jalur Sepeda Permanen Dibongkar
Indonesia
Wagub DKI Pelajari Permintaan Sahabatnya Agar Jalur Sepeda Permanen Dibongkar

Kebijakan pembangunan jalur khusus sepeda juga telah berkonsultasi dengan para ahli, pakar hingga pihak kepolisian

Gagal Tangani Banjir, Kepala Daerah Bisa Diseret ke Ranah Hukum
Indonesia
Gagal Tangani Banjir, Kepala Daerah Bisa Diseret ke Ranah Hukum

"Warga korban banjir bisa menggugat Pemdanya ke pengadilan," kata Tigor

Jokowi Kurban Sapi Seberat 837 Kg di Masjid Agung Keraton Solo
Indonesia
Jokowi Kurban Sapi Seberat 837 Kg di Masjid Agung Keraton Solo

Presiden Jokowi akan menyembelih hewan kurban berupa sapi seberat 837 kilogram di Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat

Pesantren di Cibiru Bandung Tempat 12 Santri Diperkosa Tidak Miliki Izin
Indonesia
Pesantren di Cibiru Bandung Tempat 12 Santri Diperkosa Tidak Miliki Izin

Ada 16 anak yang belum punya ijazah setara paket B dan C. Padahal telah lulus sejak 2019 dan 2020.

Sambangi KPK, Anak Buah Anies Serahkan Dokumen Dugaan Korupsi Formula E
Indonesia
Sambangi KPK, Anak Buah Anies Serahkan Dokumen Dugaan Korupsi Formula E

Widi mengatakan, saat ke lembaga antirasuah tersebut pihaknya menyerahkan dokumen setebal sekitar 600 halaman. Dokumen tersebut merupakan himpunan dari proses persetujuan hingga persiapan yang diperlukan KPK untuk mendapatkan informasi secara detail dan utuh mengenai gelaran Formula E

Nonton PON Papua Bisa Lewat Aplikasi
Indonesia
Nonton PON Papua Bisa Lewat Aplikasi

Meski PON Papua belum resmi dibuka, namun pertandingan sudah mulai disiarkan secara langsung lewat aplikasi tersebut

Pemprov DKI Persiapkan Tempat Pengungsi Protap Prokes Hadapi Banjir
Indonesia
Pemprov DKI Persiapkan Tempat Pengungsi Protap Prokes Hadapi Banjir

Tahun ini Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembuatan sumur resapan sebanyak 22.292 titik dan baru selesai sebanyak 6.233 titik.

FX Rudy Tanggapi Konflik Ganjar Vs Kubu Puan
Indonesia
FX Rudy Tanggapi Konflik Ganjar Vs Kubu Puan

"Saya sangat menyayangkan sikap DPD PDIP Jawa Tengah yang tidak mengundang Ganjar," ujar Rudy, Senin (24/5).

Awal Pekan, Jumlah Pengguna KRL Tembus 175 Ribu Orang
Indonesia
Awal Pekan, Jumlah Pengguna KRL Tembus 175 Ribu Orang

Jumlah pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) mengalami lonjakan pada Senin (7/6) pagi.

Sejumlah Pembatasan Aktivitas di Jakarta Setelah Kembali ke Level 2
Indonesia
Sejumlah Pembatasan Aktivitas di Jakarta Setelah Kembali ke Level 2

Pemerintah kembali memperketat pembatasan di ruang publik. Salah satu yang terkena pembatasan adalah DKI Jakarta.