PPKM Belum Bisa Kendalikan Mobilitas Warga Operasi Yustisi saat PSBB di Jakarta. (Foto: TMC Polda Metro Jata)

MerahPutih.com - Epidemologi Universitas Indonesia menyarankan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sedang atau berat untuk mengendalikan kasus COVID-19 yang semakin menanjak. Selain itu, perlu ada check point untuk pemeriksaan masyarakat dan perberat denda. "Denda jangan tanggung-tanggung, Rp250 ribu tuh tanggung. Rp5 juta, Rp10 juta, seperti di Inggris semua masyarakatnya takut," ujar Pakar epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono dikutip Antara.

Baca Juga:

Saat Presiden Jokowi Kecewa Pada Kebijakan PPKM

Pemerintah telah menetapkan, PPKM jilid pertama dilangsungkan pada 11 hingga 25 Januari 2021. Sementara, jilid kedua dilaksanakan mulai 26 Januari hingga 8 Februari. Namun, jumlah kasus covid malah melonjak.

Tercatat, pada saat pemberlakuan PPKM, total kasus COVID-19 di Tanah Air mencapai 836.718. Bahkan, ada penambahan kasus sebanyak 8.692. Saat Presiden Joko Widodo mengungkapkan kekecewaanya di rapat terbatas dengan para bawahannya, kasus COVID-19 bertambah 12.001.

Sehingga total Kasus COVID-19 di Indonesia 1.078.314. Maka, Selama 20 hari pelaksanaan PPKM ada penambahan kasus 241.596 atau setiap harinya 12 ribu kasus tambahan.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian dan Konsultasi Pembangunan Kesehatan (LK2PK) Ardiansyah Bahar mendorong masyarakat agar mendukung semua kebijakan dari pemerintah dalam upaya mencegah penularan COVID-19. "Sense of crisis tentu menjadi hal utama yang harus dimiliki oleh masyarakat mengingat kondisi pandemi yang belum berakhir, bahkan bisa dikatakan memburuk dengan semakin bertambahnya beban fasilitas pelayanan kesehatan dalam menangani pasien COVID-19," kata Ardiansyah.

Operasi Yustisi
Operasi Yustisi Protokol Kesehatan. (Foto: Antara)

Ia berpendapat, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) adalah upaya untuk mengurangi mobilisasi masyarakat.

"Apapun namanya, prinsip ini harus dilakukan agar mengurangi penularan di masyarakat," ungkapnya.

Bila kebijakan pembatasan mobilitas ini dijalankan dengan baik, ditambah program vaksinasi yang sukses, akan berdampak pada penurunan kasus, bahkan menghentikan. "Tentunya harus didukung oleh kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan," kata Ardiansyah. (*)

Baca Juga:

'Herd Immunity' Minimal 2/3 dari Populasi, Tito: Kuncinya Adalah Kecepatan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Ibu Kota Diminta Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang
Indonesia
Warga Ibu Kota Diminta Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di DKI Jakarta akan diguyur hujan disertai petir dan angin kencang pada malam dan dini hari.

Lawan Hoaks, Pemerintah  Harus Terbuka Soal Kandungan Vaksin Sinovac
Indonesia
Lawan Hoaks, Pemerintah Harus Terbuka Soal Kandungan Vaksin Sinovac

Pemerintah harus membangun kepercayaan masyarakat terhadap program vaksinasi melalui komunikasi publik yang baik.

KPU Sleman Pindahkan 1 TPS ke Barak Pengungsian Merapi
Indonesia
KPU Sleman Pindahkan 1 TPS ke Barak Pengungsian Merapi

Tercatat ada sekitar 400 warga yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) di TPS Dusun Kalitengah Lor kawasan Gunung Merapi.

Menag Gus Yaqut Ogah Ada Minoritas Terusir Dari Kampung Halaman
Indonesia
Menag Gus Yaqut Ogah Ada Minoritas Terusir Dari Kampung Halaman

Kementerian Agama akan memfasilitasi dialog lebih intensif untuk menjembatani perbedaan yang ada.

Berikut Prakiraan Cuaca di Seluruh Wilayah Indonesia
Indonesia
Berikut Prakiraan Cuaca di Seluruh Wilayah Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang melanda sejumlah daerah di Indonesia.

Satu Pasien COVID-19 Varian Baru India Merupakan Nakes DKI
Indonesia
Satu Pasien COVID-19 Varian Baru India Merupakan Nakes DKI

Kemungkinan tertularanya dari komunitas

Peringati May Day, 50 Ribu Buruh bakal Gelar Aksi Demo Besok
Indonesia
Peringati May Day, 50 Ribu Buruh bakal Gelar Aksi Demo Besok

Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, massa buruh dari KSPI yang akan mengikuti May Day berjumlah 50 ribu buruh.

PSI Sebut Pemprov DKI Ceroboh Beli Mobil Pemadam Rp6,5 Miliar
Indonesia
PSI Sebut Pemprov DKI Ceroboh Beli Mobil Pemadam Rp6,5 Miliar

Untuk peristiwa kebakaran kecepatan menjadi kunci utama

Saat Pandemi COVID-19, Investasi Masuk Surabaya Justru Naik
Indonesia
Saat Pandemi COVID-19, Investasi Masuk Surabaya Justru Naik

Dibanding tahun 2019 lalu, PMA ada penurunan. Pada 2019 mencapai Rp2,44 triliun, dan tahun 2020 hanya Rp1,5 triliun.

Pagi Ini Demokrat Kubu AHY Bawa KLB Deli Serdang ke Pengadilan
Indonesia
Pagi Ini Demokrat Kubu AHY Bawa KLB Deli Serdang ke Pengadilan

Berangkat dari kantor DPP Partai Demokrat