Potensi Lonjakan Kasus, Satgas COVID-19 Langsung Kerja Keras Usai Idul Fitri Ilustrasi - Pekerja menyapu jalan masuk kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jateng, Sabtu (8/5/2021). ANTARA FOTO/Anis Efizudin/aww.

MerahPutih.com - Tim satgas COVID-19 di berbagai daerah langsung bergerak cepat usai pelaksanaan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo melakukan pantauan dan menerima laporan, utamanya di daerah-daerah yang berpotensi terjadi lonjakan kasus, berdasar tren yang dihimpun tim data satgas.

Ia pun meminta diperketat lalu lintas manusia di penyeberangan Bakauheni–Merak. Sekalipun sudah mengantongi surat swab, petugas harus mengecek lagi secara cermat dan seksama. Tidak ada pengecualian.

Baca Juga:

Jokowi: Idul Fitri Jadi Momentum Bangsa Indonesia Bangkit dan Menang Lawan COVID-19

"Jika positif, langsung dikarantina,” kata Doni Monardo, Kamis (13/5).

Doni langsung menghubungi anggota satgas di berbagai daerah untuk tidak lengah, tidak mengendorkan pengawasan dan pengendalian pergerakan manusia.

Doni mengarahkan anggota Satgas COVID-19 di berbagai daerah untuk tidak segan-segan menerapkan lockdown skala mikro.

Arahan Doni, jika satu RT/RW ada lebih dari lima orang atau sejumlah rumah yang isinya terpapar COVID-19, segera lakukan lockdown di RT/RW.

Semua pihak harus segera mengawasi, mendukung, dan memastikan lockdown berlangsung tertib dan baik. Termasuk jaminan pasokan logistik.

“Sekali lagi, tidak masalah kita dianggap cerewet, karena tujuan kita adalah agar korban corona tidak berderet-deret,” tegas mantan Danjen Kopassus itu.

Foto udara pemudik sepeda motor terjebak kemacetan saat melintasi posko penyekatan mudik di jalur Pantura Patokbeusi, Subang, Jawa Barat, Selasa (11/5/2021) dini hari. (ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar
Foto udara pemudik sepeda motor terjebak kemacetan saat melintasi posko penyekatan mudik di jalur Pantura Patokbeusi, Subang, Jawa Barat, Selasa (11/5/2021) dini hari. (ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar

Ia mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti arahan dari pemerintah agar terhindar dari penularan virus corona.

Agar terhindar dari ancaman COVID-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yakni mengikuti anjuran dari pemerintah.

"Baik dari pusat hingga ke daerah bahkan sampai ke tingkat RT dan RW," tutur Doni.

Pemerintah mengimbau agar masyarakat tidak melakukan silaturahmi secara fisik saat merayakan Idul Fitri 1442 Hijriah ini.

Baca Juga:

WNA yang Datang ke Indonesia Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksinasi COVID-19

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebut, silaturahmi fisik seperti bersalaman dan berpelukan akan sangat berpotensi menularkan virus corona.

Guna menekan penularan penyebaran virus corona, Wiku menyarankan silaturahmi dapat dilakukan secara online.

"Saya mohon kepada seluruh masyarakat untuk betul-betul dapat menyadari bahwa ada banyak cara yang mudah untuk menekan penularan, yaitu dengan tetap melakukan silaturahmi di hari raya secara virtual," tutur Wiku. (Knu)

Baca Juga:

Tenaga Medis Diminta Bersiaga Hadapi Lonjakan COVID-19 Pasca-Lebaran

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rekonstruksi Penyerangan Pengawal Rizieq, Polisi Temukan Senjata Api dan Samurai
Indonesia
Rekonstruksi Penyerangan Pengawal Rizieq, Polisi Temukan Senjata Api dan Samurai

Polisi menggelar rekonstruksi di empat titik terkait dengan kasus penyerangan oleh laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek.

KPK Garap Lima Saksi Dalami Kasus Suap Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Garap Lima Saksi Dalami Kasus Suap Edhy Prabowo

Kelima orang saksi akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka EP

Antisipasi Demo UU Ciptaker, TNI-Polri Patroli Besar-besaran Keliling Jakarta
Indonesia
Antisipasi Demo UU Ciptaker, TNI-Polri Patroli Besar-besaran Keliling Jakarta

Polri dan TNI melakukan apel gelar pasukan untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja di kawasan Istana Negara.

305 Pedagang Positif, IKAPPI DKI Kritik Pasar Jaya
Indonesia
305 Pedagang Positif, IKAPPI DKI Kritik Pasar Jaya

Sudah sebanyak 45 pasar yang ditutup sementara akibat penyakit corona.

Polda Jabar Ungkap Dugaan Sementara Kebakaran Kilang Balongan
Indonesia
Polda Jabar Ungkap Dugaan Sementara Kebakaran Kilang Balongan

Menurut Erdi, dugaan tersebut baru sementara. Polisi akan melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mencari sumber kebakaran tersebut.

Kronologis Pembantaian Satu Keluarga di Sigi Sulteng
Indonesia
Kronologis Pembantaian Satu Keluarga di Sigi Sulteng

Saat ini situasi dinilai kondusif dan aparat keamanan sudah melakukan trauma healing kepada warga setempat.

Ganjil Genap Tak Efektif Tekan Kasus COVID-19 di Jakarta
Indonesia
Ganjil Genap Tak Efektif Tekan Kasus COVID-19 di Jakarta

Anies juga malah berencana akan menerapkan sistem ganjil genap kepada penggunaan sepeda motor

Bareskrim Segera Umumkan Tersangka Baru dalam Kasus Djoko Tjandra
Indonesia
Bareskrim Segera Umumkan Tersangka Baru dalam Kasus Djoko Tjandra

Belum diketahui, siapa orang yang mungkin jadi tersangka baru dalam kasus surat jalan Djoko Tjandra.

Ikuti Arahan Luhut, Wagub DKI Minta Kantor Pemerintah Pusat Juga WFH 75 Persen
Indonesia
Ikuti Arahan Luhut, Wagub DKI Minta Kantor Pemerintah Pusat Juga WFH 75 Persen

Kebijakan WFH 75 persen bakal diterapkan di ibu kota dalam waktu dekat ini.

Novel Baswedan Kecam Polri atas Meninggalnya Maaher At-Thuwailibi
Indonesia
Novel Baswedan Kecam Polri atas Meninggalnya Maaher At-Thuwailibi

Penyidik senior KPK Novel Baswedan merasa miris mendengar kabar meninggalnya Maaher At-Thuwailibi di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri.