Potensi Gelombang 3, Banyak Masyarakat Belum Memiliki Imunitas Pasien COVID-19 di Wisma Atlet (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Penambahan kasus COVID-19 kembali menyentuh angka 2 ribuan. Per Minggu (23/1), kasus harian COVID-19 di Indonesia, hingga pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 2.925 kasus. Dengan penambahan kasus positif tersebut, maka total kasus positif COVID-19 di Indonesia menjadi 4.286.378.

Pertambahan kasus positif hari ini sedikit turun dibanding hari Sabtu (22/1) sebanyak 3.205 kasus, sehingga total kasus positif mencapai 4.283.453.

Baca Juga:

Pasien Rawat Inap di RSDC Wisma Atlet Bertambah 50 Orang Lebih

Sementara, kasus aktif hari ini mengalami kenaikan hingga 2.199 dan total kasus aktif berada di angka 18.891. Sementara, jumlah pasien sembuh bertambah 712 orang, sehingga total pasien sembuh ada 4.123.267 orang.

Sedangkan pasien yang meninggal bertambah 14 orang, sehingga total ada 144.220 pasien COVID-19 yang meninggal.

Minggu (23/1), cakupan vaksinasi total (1, 2, dan 3) telah mencapai 306.578.242 suntikan. Untuk dosis lengkap cakupan vaksinasi COVID-19 mencapai 59,57 persen atau sebanyak 124.080.794 dari target sasaran vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720.

Data cakupan vaksinasi COVID-19 pada hari ini terjadi penambahan 416.783 untuk vaksinasi pertama sehingga total vaksinasi pertama menjadi 181.131.333.

Sementara untuk vaksinasi dosis lengkap terjadi penambahan 298.408, sehingga total menjadi 124.080.794. Lalu vaksinasi ketiga terjadi penambahan 3.710, sehingga total vaksinasi ketiga mencapai 1.366.115.

Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman mengingatkan bahwa gelombang ketiga kasus COVID-19 berpotensi terjadi di Indonesia.

"Potensi gelombang tiga sangat jelas. Bicara potensi gelombang, maka bicara adanya kelompok masyarakat atau populasi yang belum memiliki imunitas atau meski sudah memiliki imunitas, imunitasnya menurun," ujar Dicky Budiman.

Berdasarkan kajian, imunitas yang didapat dari vaksinasi COVID-19 terbukti menurun setelah lima bulan usai vaksinasi lengkap.

"Tidak ada yang bertahan lama, itu faktanya. Karena itulah potensi adanya lonjakan kasus yang disebabkan Omicron sudah sangat jelas. Apalagi, kecepatan infeksinya lebih cepat dibandingkan Delta," tuturnya.

Oleh karena itu, kata Dicky, untuk merespons varian Omicron pemerintah tidak boleh abai terhadap aspek pengujian dan pelacakan.

"Ini tidak boleh terabaikan, karena tanpa adanya deteksi dini yang kuat kita tidak akan bisa untuk memutus transmisi. Memutus transmisi itu dengan menemukan kasus-kasus infeksinya dan kasus-kasus kontaknya, sehingga mereka bisa menjalani isolasi atau karantina yang efektif," paparnya dikutip Antara. (Knu/*)

Baca Juga:

Pasien COVID-19 RSDC Wisma Atlet Tercatat 2.615 Orang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bali Jadi Daerah Uji Coba Tanpa Karantina Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri
Indonesia
Bali Jadi Daerah Uji Coba Tanpa Karantina Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Bali Jadi Daerah Uji Coba Tanpa Karantina Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Taufik Gerindra Yakin Anies Lakukan Kajian Sebelum Revisi UMP DKI
Indonesia
Bogor Kembali Terapkan Ganjil-Genap di Akhir Pekan
Indonesia
Bogor Kembali Terapkan Ganjil-Genap di Akhir Pekan

Kecuali darurat, pekerjaan dan angkutan online

Kejari Mukomuko Telisik Dugaan Korupsi Dana Desa Rp 327 Juta
Indonesia
Kejari Mukomuko Telisik Dugaan Korupsi Dana Desa Rp 327 Juta

"Indikasi kerugian negaranya sudah ada sebesar Rp 327 juta dari total dana desa dan alokasi dana desa tahun 2021 sebesar Rp 1,1 miliar, tetapi ada dana yang tidak dicairkan seluruhnya di tahap tiga," ujarnya

Batik Jawa Barat Dipamerkan di Dubai Expo 2021
Indonesia
Batik Jawa Barat Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Produk-produk fashion asal Jawa Barat dipamerkan dalam Paviliun Indonesia di Dubai Expo 2021.

Kemenhub: Belum Ada Putusan Boleh Tidaknya Mudik 2022
Indonesia
Kemenhub: Belum Ada Putusan Boleh Tidaknya Mudik 2022

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate berpesan kepada masyarakat agar tetap menjalankan vaksinasi booster dan tidak pilih-pilih jenis vaksin.

Bahar Smith Jalani Sidang Dakwaan Berita Bohong Secara Daring
Indonesia
Bahar Smith Jalani Sidang Dakwaan Berita Bohong Secara Daring

Polda Jabar menetapkan Bahar sebagai tersangka pada awal tahun lalu atau Selasa (4/1/2022), dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks.

Jerinx: Masyarakat tidak Perlu Takut Divaksin COVID-19
Indonesia
Jerinx: Masyarakat tidak Perlu Takut Divaksin COVID-19

"Jadi saya menganjurkan kepada masyarakat luas agar konsultasi dulu dengan dokter terutama yang memiliki riwayat sebelum melakukan vaksinasi. Jadi tidak usah takut berlebihan," lanjut Jerinx

Nataru Jangan Euforia, Luhut: Banyak Yang Tidak Kita Tahu Mengenai COVID-19
Indonesia
Nataru Jangan Euforia, Luhut: Banyak Yang Tidak Kita Tahu Mengenai COVID-19

Masyarakat tidak terbawa euforia setelah kasus COVID-19 terkendali. Pasalnya pandemi masih panjang.

Bali Siapkan Konsep Berbeda Buat Pertemuan G20
Indonesia
Bali Siapkan Konsep Berbeda Buat Pertemuan G20

Jokowi kerap berbicara kepadanya agar memberikan suasana yang baru di Bali.