Potensi Eksodus Pemain Besar, Manchester City Bakal Senasib dengan Juventus? Manchester City (Twitter Manchester City)

Merahputih.com - Badai tengah menerpa Manchester City. Ya, City dilarang tampil di kompetisi eropa. Tak hanya semusim, tapi dua musim. Belum lagi hukuman denda yang harus dibayarkan. 30 juta euro. Masalah pelik ini diterima Manchester City usai UEFA menyatakan mereka bersalah pada kasus Financial Fair Play.

UEFA juga menelisik bukti kuat adanya kecurangan pada proses laporan keuangan Manchester City. The Citizens dianggap melakukan tipuan untuk mengakali FFP.

Baca Juga

Sukses di Barcelona dan Manchester City, Guardiola Cuma Pelatih Biasa yang Didukung Pemain Hebat

Harus diakui, beberapa tahun ke belakang, Manchester City memang bisa bergerak bebas mendatangkan pemain dengan harga selangit.

Beberapa media mengabarkan, Manchester City menggunakan perusahaan lain milik sang presiden, Sheikh Mansour, untuk mendapatkan dana. Hal itu sangat dilarang UEFA karena tidak sesuai prinsip FFP.

Intinya, UEFA melarang karena sponsor palsu yang sejatinya memiliki pemimpin yang sama dengan klub yang mendapatkan dana.

"Setelah mempertimbangkan semua bukti, kami menemukan Manchester City melakukan pelanggaran serius soal perizinan klub UEFA dan peraturan keuangan yang adil. Mereka melebih-lebihkan pendapatan sponsor dalam akun keuangan yang dikirimkan kepada UEFA antara 2012 hingga 2016," terang EUFA dalam pernyataan resmi.

Manchester City (Twitter Manchester City)

Manchester City tidak tinggal diam setelah hukuman dijatuhkan. The Citizens mencari jalan agar bisa terbebas dari jeratan.

"Ini adalah kasus yang diprakasai UEFA, dituntut UEFA, dan dinilai UEFA," tulis Manchester City melalui situs resmi.

"Dengan proses prasangka telah berakhir, klub akan mengejar penilaian yang tidak memihak secepat mungkin. Oleh karena itu, kami akan memulai dengan proses di Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS) pada kesempatan paling awal."

Nah, kini para pemain belabel 'bintang' kena dampaknya. Berlaga di kompetisi Eropa seperti Liga Champions adalah impian dari para pemain sepakbola. Apalagi, jika pemain tersebut sudah berada dalam masa tua.

Manchester City (net)

Dari nama-nama pemain Manchester City, beberapa penggawa yang punya kans besar hengkang adalah Sergio Aguero, Bernardo Silva, Leroy Sane, Kevin De Bruyne, Raheem Sterling, dan John Stones. Pemain-pemain tersebut berstatus bintang dan sedang dalam masa emas.

Selain itu, para pemain tersebut juga diprediksi memiliki banyak peminat. Apalagi, karena kasus tersebut bisa membuat harga para pemain menjadi miring.

Selain para pemain, Manchester City juga berpeluang ditinggal Pep Guardiola. Kabarnya, pelatih asal Spanyol itu membuat Juventus tertarik.

Baca Juga

Lawan Real Madrid, Pep Guardiola Punya Tuah Bagus Bermain di Santiago Bernabeu

Para pemain Manchester City kini berada dalam dilema. Pada satu sisi, mereka ingin tampil di Eropa. Namun, pada sisi lain ada rasa loyalitas yang perlu dijaga.

Sebagai contoh, Juventus ditinggal sejumlah pemain bintangnya usai degradasi ke Serie B. Meski tidak dengan alasan yang sama, namun kasus Bianconeri itu bisa menjadi ramalan nasib The Citizens di masa depan. (Bolaskor)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH