Posko Bantuan COVID-19 JHL Group Dekatkan TNI-Polri dengan Masyarakat Anggota TNI saat memindahkan kardus-kardus mi instan dari Posko Bantuan JHL Group untuk diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan. (Dok/JHL Group)

MerahPutih.com - Data persebaran COVID-19 di Tanah Air terus meningkat. Bahkan hingga Selasa (7/4), kasus positif melonjak 247 kasus dari sebelumnya. Totalnya menjadi 2.738 kasus. Salah satu daerah dengan persebaran tinggi adalah Provinsi Banten. Data terbaru, kasus positif di Banten mencapai 194.

Semua stakeholder di Banten pun terus bekerja keras menekan angka persebaran COVID-19 di Banten. Selain kepala daerah, TNI-Polri, para pengusaha di Banten juga ikut menunjukkan kepedulian untuk sama-sama melawan wabah ini.

Salah satunya adalah JHL Group. Perusahaan milik perngusaha Tangerang, Jerry Hermawan Lo itu bahkan sudah membuka posko bantuan terkait COVID-19 di depan JHL Auto sejak Senin 30 Maret.

Dari posko yang dikelola Merah Putih Kasih Fondation (MPKF) Peduli itu, JHL Group menyalurkan berbagai bantuan perlengkapan medis untuk beberapa rumah sakit. Seperti ribuan APD, masker, sarung tangan standar medis, dan vitamin.

Selain itu, JHL Group juga menyiapkan 60 ton beras dan ribuan dus mi instan untuk diserahkan ke masyarakat yang membutuhkan. Menariknya, posko ini tak bergerak sendiri untuk menyalurkan bantuan. Tapi mereka bekerjasama dengan berbagai instansi. Misalnya Polres Metro Tangsel, Kodim 0506 Tangerang.

Instansi-instansi inilah yang kemudian menyalurkan bantuan langsung ke masyarakat. Totalnya sudah 1 ton beras dan ratusan dus mi instan sudah disalurkan melalui dua instansi tersebut.

Saat ditemui di kantornya, Dandim 0506/Tangerang Kolonel (Inf) Wisnu Kurniawan mengapresiasi dukungan dari JHL Group terhadap penanganan COVID-19 di wilayahnya.

Dandim
Dandim 0506/Tangerang Kolonel (Inf) Wisnu Kurniawan yang memberikan apresiasi kepada JHL Group di tengah pandemi COVID-19. (MerahPutih.com/Kanu)

Menurutnya, JHL Group sudah menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Tangerang Raya yang kini mengalami masa sulit di tengah pandemi COVID-19.

“Terima kasih banyak pak Jerry. Bentuk bantuan yang diberikan pak Jerry sangat bermanfaat bagi masyarakat dimana bantuan ini dipercayakan kepada kami untuk mendistribusikan kepada masyarakat," kata Wisnu kepada wartawan.

Wisnu mengaku, bantuan yang dia terima dari JHL Group langsung didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Seperti ojek online, ojek pangkalan, yayasan panti asuhan dan masyarakat menengah kebawah.

“Mereka terdampak dari COVID-19. Berpengaruh tentu ke ekonomi mereka seperti ojek online yang berkurang penghasilan. Tentu dengan adanya bantuan sembako dari JHL Group ini sangat bermanfaat," kata Wisnu.

“Bantuan ini bisa mendekatkan TNI dengan masyarakat karena kami juga sudah menyiapkan babinsa untuk mendistribusikan kepada masyarakat," imbuh alumni Akmil 1998 ini.

Senada dengan Wisnu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan mengaku apa yang dilakukan JHL Group merupakan hal yang sangat luar biasa.

"Luar biasa partisipasi dan kemuliaan hati dari JHL Group dalam kepeduliaan terhadap permasalahan bangsa, kemanusiaan di seluruh dunia. Ini partisipasi luar biasa dan patut dicontoh bagi semua masyarakat," kata Iman.

Menurut dia, polisi juga memiliki kewajiban untuk memberikan bantuan pangan dan kebutuhan pokok kepada masyarakat. “Ini telah terlaksana dengan adanya bantuan sembako group dari JHL Group. Langsung kami distribusikan ke masyarakat," terang Iman.

Iman berharap dengan adanya bantuan yang dipelopori JHL Group ini, semua lapisan masyatakat tergerak hatinya untuk membantu dan peduli terhadap sesama.

Saat ini, Polres Tangerang Selatan sudah melakukan sejumlah program untuk menekan laju COVID-19. Misalnya terus mengimbau masyarakat untuk social distancing dan menggerakan program hidup sehat melalui olah raga maupun makan makanan bergizi.

"Karena itu yang menjadi rekomendasi dari WHO dan pemerintah bagaimana melawan virus ini," kata mantan Kapolres Kuningan ini. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kakak Kandung Jaksa Agung Minta Pemerintah tak Ragu Bubarkan FPI
Indonesia
Kakak Kandung Jaksa Agung Minta Pemerintah tak Ragu Bubarkan FPI

"Bubarkan saja tak usah ragu, tak usah takut," katanya

Presiden Jokowi Rayakan Idul Fitri di Istana Bogor
Indonesia
Presiden Jokowi Rayakan Idul Fitri di Istana Bogor

Angkie mengatakan Presiden tidak mudik ke Solo sebagai komitmen penerapan jaga jarak dan mengurangi potensi penyebaran COVID-19.

Sejumlah Pasal di BPJS bakal Diuji Materi karena Dianggap Sulitkan Pensiunan
Indonesia
Sejumlah Pasal di BPJS bakal Diuji Materi karena Dianggap Sulitkan Pensiunan

Para pensiunan mengaku mengalami kerugian immateril dan materil.

PBNU Yakin Indonesia Keluar dari Jerat Ekonomi Dampak COVID-19
Indonesia
Satpol PP Solo Curhat Dapat Perlakuan Kasar Warga Saat Operasi Yustisi Prokes
Indonesia
Satpol PP Solo Curhat Dapat Perlakuan Kasar Warga Saat Operasi Yustisi Prokes

Satpol PP dianggap hanya mencari-cari kesalahan warga, mendapatkan cibiran, ucapan kotor sampai kekerasan fisik dengan dilempar puntung rokok pengguna jalan.

5 Siswa SD Terlibat Kericuhan saat Demo, Polisi: Disuruh Lewat Medsos
Indonesia
5 Siswa SD Terlibat Kericuhan saat Demo, Polisi: Disuruh Lewat Medsos

Setelah dilakukan pemeriksaan, kelima anak di bawah umur ini mengaku diajak berdemo melakui sosial media dan diajak oleh teman sebayanya.

Antisipasi Munculnya Klaster Baru COVID-19, Makam Gus Dur Masih Ditutup untuk Umum
Indonesia
Antisipasi Munculnya Klaster Baru COVID-19, Makam Gus Dur Masih Ditutup untuk Umum

Kedatangan tamu dari berbagai daerah tentunya sangat mengkhawatirkan

Balitbang Kemenkes: Herbal Tak Mampu Obati COVID-19
Indonesia
Balitbang Kemenkes: Herbal Tak Mampu Obati COVID-19

Beberapa hari terakhir muncul kesalahpahaman publik yang mengira jamu dapat menjadi obat untuk mengatasi COVID-19

Muhammadiyah Tegaskan Pembatalan Haji Tak Melanggar Syariah Maupun UU
Indonesia
Muhammadiyah Tegaskan Pembatalan Haji Tak Melanggar Syariah Maupun UU

Kebijakan ini diambil karena Pemerintah harus mengutamakan keselamatan jemaah

Pasar Tanah Abang Ramai, Polisi Tertibkan Warga yang tak Patuhi Protokol Kesehatan
Indonesia
Pasar Tanah Abang Ramai, Polisi Tertibkan Warga yang tak Patuhi Protokol Kesehatan

"Kami siagakan di sana sekaligus persiapan personel kami di Tanah Abang kalau nanti udah dibuka," jelas Heru