Positif COVID-19 RI Bertambah 4.563 Kasus Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay

MerahPutih.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengumumkan perkembangan kasus harian COVID-19 di Indonesia yang bertambah sebanyak 4.563 pada Rabu (31/8). Sehingga total menjadi 6.358.808 kasus.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus corona bertambah 4.384 orang sehingga menjadi sebanyak 6.156.034 orang.

Baca Juga

5.070 Orang Terinfeksi COVID-19 Dalam Sehari

Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus Corona di Indonesia bertambah 21 orang menjadi sebanyak 157.521 orang.

Jumlah kasus aktif COVID-19 di Indonesia mencapai 45.208 kasus, naik 154 dari sehari sebelumnya.

Seiring dengan stagnannya penambahan kasus, kini, warga yang ingin melakukan perjalanan dalam negeri tidak lagi wajib menyertakan hasil tes COVID-19.

Baca Juga

Penerapan PPKM Jawa-Bali agar Warga Tetap Mewaspadai COVID-19

Namun, mereka hanya boleh melakukan perjalanan jika sudah menerima suntikan vaksin COVID-19 ketiga (booster).

Mengingat sebelumnya, warga berusia 18 tahun ke atas yang belum disuntik booster tetap boleh menggunakan transportasi umum.

Dengan syarat, melampirkan bukti negatif COVID-19 dari tes antigen maupun PCR.

Kebijakan tersebut berlangsung mulai Kamis (25/8), diatur di dalam Surat Edaran (SE) Nomor 82 Tahun 2022 yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi COVID-19. (Knu)

Baca Juga

Kebijakan Rem Gas Atasi COVID-19 Diklaim Dapatkan Pengakuan Dunia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua DPD: Kasus Korupsi Impor CPO Bukti Kerakusan Oligarki Sawit
Indonesia
Ketua DPD: Kasus Korupsi Impor CPO Bukti Kerakusan Oligarki Sawit

Penentuan DMO sebesar 30 persen oleh pemerintah sebenarnya untuk menjaga pasokan kebutuhan dalam negeri. Termasuk menjaga suplay and demand pabrik minyak goreng.

Investor Samtrade FX Asal Indonesia Tunggu Titik Terang Otoritas Singapura
Indonesia
Investor Samtrade FX Asal Indonesia Tunggu Titik Terang Otoritas Singapura

Pakar Hukum Universitas Gajah Mada Muhammad Fatahillah Akbar menilai, masyarakat sebaiknya sebelum melakukan investasi harus mempelajari dulu terkait izin dan hukum terkait.

Ada 11 Juta Lowongan Kerja di Amerika, Indonesia Jajaki Kerja Sama Pemagangan
Indonesia
Ada 11 Juta Lowongan Kerja di Amerika, Indonesia Jajaki Kerja Sama Pemagangan

Berdasarkan pengalaman program pemagangan di Jepang, peserta pemagangan dari Indonesia selain mendapatkan manfaat belajar hard skill, juga mengambil manfaat budaya kerjanya.

 [HOAKS atau FAKTA]: Megawati Putuskan Ganjar Penerus Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Putuskan Ganjar Penerus Jokowi

"Ibu Mega lah yang nanti memutuskan. Politik itu ada seni. Nanti ada momentumnya," kata Hasto.

Mabes Minta Polda Kirimkan Sampel Darah Anak Gangguan Ginjal Akut
Indonesia
Mabes Minta Polda Kirimkan Sampel Darah Anak Gangguan Ginjal Akut

Polri tengah mengusut pidana kasus gangguan ginjal akut yang menyebabkan banyak anak meninggal.

Kapolri Singgung Potensi Ancaman Bom saat KTT G20 Bali
Indonesia
Kapolri Singgung Potensi Ancaman Bom saat KTT G20 Bali

"Apabila ada permasalahan baik unjuk rasa, ada ancaman bom dan juga bagaimana kita melakukan evakuasi serta kesiapan sarana dan prasarana lainnya apabila diperlukan," kata Kapolri Listyo

 AS Nyatakan Pandemi Berakhir, Indonesia Klaim Berada di Jalur Fase Endemi
Indonesia
AS Nyatakan Pandemi Berakhir, Indonesia Klaim Berada di Jalur Fase Endemi

WHO telah memberi enam panduan kepada seluruh pemangku kebijakan negara untuk mengakhiri pandemi.

75 KK Terdampak Kebakaran di Menteng, 1 Orang Luka Bakar 50 Persen
Indonesia
75 KK Terdampak Kebakaran di Menteng, 1 Orang Luka Bakar 50 Persen

peristiwa ini mengakibatkan kerugian sekitar Rp 2,5 miliar.

Ferdinand Hutahaean Segera Diadili
Indonesia
Ferdinand Hutahaean Segera Diadili

Polda Metro Jaya telah melimpahkan tersangka mantan politikus Demokrat itu ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat.

Di Depan Komisi VI, Mendag Lutfi Nyatakan Tak Akan Menyerah oleh Mafia
Indonesia
Di Depan Komisi VI, Mendag Lutfi Nyatakan Tak Akan Menyerah oleh Mafia

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/3).