Positif COVID-19, Sejoli Ini Kabur Saat Hendak Digiring ke Wisma Atlet Ilustrasi Test COVID-19. (Foto: Antara).

Merahputih.com - Pasangan suami-istri berinisial SP dan HW kabur saat hendak digiring ke Rumah Sakti Darurat (RSD) Wisma Atlet.

Mereka kabur setelah dinyatakan positif COVID-19 saat terjaring tes swab antigen di pos penyekatan KM 34B Tol Cikampek arah Jakarta. Mereka melarikan diri dengan menggunakan mobil Toyota Avanza putih.

Baca Juga:

Satu Pasien COVID-19 Varian Baru India Merupakan Nakes DKI

"Saat akan di evakuasi oleh tenaga kesehatan ke ruang isolasi sementara, keduanya melarikan diri,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Selasa (25/5).

Sambodo mengungkapkan pihaknya melacak keberadaan keduanya melalui nomor polisi kendaraan yang mereka bawa. Hasilnya, diketahui mobil itu atas nama HW yang tinggal di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

“Ternyata SP dan HW sudah tidak tinggal di alamat tersebut sejak lima tahun lalu,” ucapnya.

Tak henti disitu, penyelidikan dilakukan lebih dalam hingga diketahui bahwa SP dan HW tinggal di sebuah indekos di wilayah Bambu Apus, Jakarta Timur.

Penyekatan pemudik. (Foto: Humas Kota Bandung)
Ilustrasi Penyekatan pemudik. (Foto: Humas Kota Bandung)

Selanjutnya, sekitar pukul 21.00 WIB aparat kepolisian menuju lokasi namun keduanya ternyata telah pergi menuju kediamannya di Subang, Jawa Barat.

“Selanjutnya kami meminta bantuan Polres Subang untuk melakukan penanganan COVID-19 terhadap saudara SP dan saudari HW,” tutur Sambodo.

Satgas Penanganan COVID-19 Subang akhirnya mendatangi kediaman SP dan HW. Mereka diminta menjalani tes swab antigen kembali dan hasilnya dinyatakan positif.

Baca Juga:

PPKM Tangerang Diperpanjang, Posko COVID-19 Tingkat RT/RW Dioptimalkan

“Akhirnya Satgas Penanganan COVID-19 Subang membawa keduanya ke lokasi isolasi di kantor Desa Ciasem Tengah, Subang,” ungkap Sambodo.

Sambodo mengimbau agar seluruh masyarakat mentaati dan menjalankan SOP penanganan COVID-19 yang telah ditetapkan. "Ini demi keselamatan diri sendiri dan orang lain," tutup Sambodo. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Amien Rais Temui Jokowi di Istana, Kuasa Hukum Rizieq: Nyalinya Masih Besar
Indonesia
Amien Rais Temui Jokowi di Istana, Kuasa Hukum Rizieq: Nyalinya Masih Besar

Aziz Yanuar pun bersyukur dengan adanya pertemuan antara Amien Rais dengan Jokowi

Jasa Raharja Pastikan Ahli Waris Jatuhnya Sriwijaya Air Dapat Santunan
Indonesia
Jasa Raharja Pastikan Ahli Waris Jatuhnya Sriwijaya Air Dapat Santunan

Penyerahan santunan Jasa Raharja, memperhatikan hasil pencarian dan identifikasi penumpang yang dinyatakan resmi oleh Pemerintah.

Luhut Ditunjuk Jadi Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali
Indonesia
Luhut Ditunjuk Jadi Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ditunjuk jadi Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk wilayah Pulau Jawa dan Bali.

Wagub DKI Klaim Tak Ada Laporan Negatif Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Wagub DKI Klaim Tak Ada Laporan Negatif Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta mengklaim, tidak ada kendala yang dialami dalam penerapan uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah.

DPR Nilai Sulit Atasi COVID-19 Jika Presiden Jokowi Sering Bimbang
Indonesia
DPR Nilai Sulit Atasi COVID-19 Jika Presiden Jokowi Sering Bimbang

"Kondisi ini sangat memprihatinkan Pak Presiden, jangan sampai pemerintah kembali bimbang yang risikonya semakin banyak kematian,” ungkap Sukamta dalam

Polresta Cirebon Beri Vaksinasi Gratis bagi Perusahaan yang Patuh PPKM Darurat
Indonesia
Polresta Cirebon Beri Vaksinasi Gratis bagi Perusahaan yang Patuh PPKM Darurat

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman mengatakan, kali ini apresiasi vaksinasi tersebut diberikan kepada PT Longrich Indonesia di Desa Sidaresmi, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon.

Maskur Husain Benarkan Azis Syamsuddin Beri Uang Rp 3,15 Miliar untuk Perkara Lampung Tengah
Indonesia
Maskur Husain Benarkan Azis Syamsuddin Beri Uang Rp 3,15 Miliar untuk Perkara Lampung Tengah

Dalam persidangan Maskur pun mengakui uang-uang yang diperolehnya dari pengurusan kasus ini dipakai untuk kepentingan pribadi. Salah satunya sebagian persiapan bakal pencalonan Wali Kota Ternate, pada tahun 2019.

David Noah Mangkir Pemeriksaan Kasus Dugaan Penipuan, Ini Alasannya
Indonesia
David Noah Mangkir Pemeriksaan Kasus Dugaan Penipuan, Ini Alasannya

Musisi David "Noah" mangkir dari pemanggilan Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penggelapan uang Rp 1 miliar.

PN Jakpus Izinkan Hakim dan Pegawainya yang Positif COVID-19 Isolasi Mandiri
Indonesia
PN Jakpus Izinkan Hakim dan Pegawainya yang Positif COVID-19 Isolasi Mandiri

Keputusan ini diambil seiring ditemukannya kasus baru COVID-19 di lingkungan pengadilan