Populi Center: Elektabilitas Sandiaga Uno 'Pepet' Prabowo Dalam Bursa Capres 2024 Sandiaga Uno. (MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com- Bursa calon presiden di Pemilu 2024 makin panas. Nama Prabowo Subianto disebut menjadi tokoh paling dikenal atau populer di masyarakat dengan persentase mencapai 92,3 persen. Hal itu berdasarkan survei yang dirilis Populi Center, Minggu (24/4).

Setelah Prabowo, ada nama Sandiaga Uno (78,5 persen), Anies Baswedan (78,1 persen), Ganjar Pranowo (65,4 persen), Puan Maharani (63,3 persen), Ridwan Kamil (62,8 persen), Tri Rismaharini (61,8 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (61,7 persen), Khofifah Indar Parawansa (57,5 persen).

Baca Juga:

Rajai Survei Pilgub Jateng, Gibran: Saya Fokus Dulu di Solo

Lalu, Erick Thohir (50,3 persen), Nadiem Makarim (46,7 persen), Tito Karnavian (37,9 persen), Andika Perkasa (32,2 persen), Muhaimin Iskandar (32,1 persen), Airlangga Hartarto (32,1 persen).

Peneliti/Deputi Direktur Eksekutif Populi Center Rafif Pamenang Imawan mengatakan, dari jumlah tersebut, responden juga ditanya penilaiannya terhadap 15 tokoh yang dikenal tersebut. Hasilnya, nama Prabowo menjadi yang paling banyak disukai dengan 70,6 persen.

Disusul Sandiaga Uno 65,1 persen, Anies Baswedan 58,7 persen, Ganjar Pranowo (54 persen), Ridwan Kamil (51,6 persen), Tri Rismaharini (51,1 persen), Khofifah Indar Parawansa (47 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (40,7 persen), Puan Maharani (36,2 persen).

"Kemudian, Erick Thohir 35,6 persen, Nadiem Makarim 33,7 persen, Tito Karnavian 25,9 persen, Andika Perkasa 25,2 persen, Muhaimin Iskandar 20,1 persen dan Airlangga Hartarto 19 persen," ujarnya.

Responden juga diberikan pertanyaan terbuka yaitu jika pemilihan presiden diadakan hari ini, siapakah tokoh yang akan dipilih sebagai presiden?

Hasilnya, 15,5 persen responden menjawab Joko Widodo, 13,4 persen memilih Prabowo Subianto dan 11,6 persen memilih Ganjar Pranowo.

"Anies Baswedan 7,2 persen, Sandiaga Salahuddin Uno 2,2 persen, dan Ridwan Kamil 2,2 persen," ucapnya.

Prabowo yang juga Menteri Pertahanan itu unggul telak diantara menteri yang bakal maju dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024.

Selain Prabowo, menteri lainnya, yakni Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno serta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Survei terbaru Populi Center menunjukkan Prabowo Subianto merupakan menteri yang memiliki elektabilitas tertinggi.

Hal ini tidak terlepas dari posisi Prabowo sebagai ketua umum Partai Gerindra dan sudah pernah mencalonkan diri menjadi capres.

“Dari empat menteri yang berpeluang menjadi calon presiden pada tahun 2024, Prabowo Subianto unggul dengan 37,1 persen,” ujar Rafif.

Baca Juga:

Rajai Survei, Gibran Klaim Warga Enggan Dirinya Melaju ke Pilgub Jateng

Sandiaga Salahuddin Uno menempati peringkat kedua dengan tingkat elektabilitas 23 persen. Hal ini disebut tidak terlepas dari posisi

Sandiaga yang pernah menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Prabowo. Sandiaga juga termasuk tokoh yang memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi dalam survei top of mind capres.

Kemudian disusul oleh Erick Thohir dengan elektabilitas 8 persen dan Airlangga Hartarto dengan elektabilitas 2,3 persen.

"Adapun sebesar 22,4 belum memutuskan, dan sebesar 7,2 persen menolak menjawab,” ungkap Rafif.

Populi Center juga merilis hasil survei elektabilitas partai politik (parpol) apabila pemilu serentak 2024 digelar saat ini. Survei tersebut menunjukkan sebanyak 6 partai politik memperoleh suara di atas 4 persen.

Rafif menyebutkan enam parpol yang memiliki elektabilitas di atas 4 persen yakni PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, Demokrat dan PKS. Partai PDI Perjuangan (PDIP) memuncaki posisi elektabilitas di survei tersebut. Sementara, Partai Golkar dan PKB tampak sengit di posisi tiga dan empat.

Secara rinci, elektabilitas dari keenam parpol tersebut adalah PDIP meraih angka 19,3 persen, Gerindra 11,6 persen, Golkar 11,3 persen, PKB 6,8 persen, Demokrat 6,7 persen dan PKS 5,1 persen.

Sementara, lanjut Rafif, parpol pemilik kursi di DPR yang berada di bawah enam partai tersebut yaitu PAN, PPP dan NasDem.

Rafif menyebutkan elektabilitas ketiganya terperosok di bawah empat persen. Rafif menyebutkan PPP meraih 3,5 persen, NasDem 3,1 persen, dan PAN 2,5 persen.

Survei digelar pada tanggal 21-29 Maret 2022 di 120 kelurahan yang tersebar di 34 provinsi. Adapun jumlah responden yang diwawancara sebanyak 1.200 orang.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan metode multistage random sampling. Tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error -+ 2,83 persen. (Knu)

Baca Juga:

Survei SMRC: Pemilih Berorientasi Politik Kebangsaan, bukan Politik Islam

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Akting Penduduk Ukraina Berlarian Jadi Target Rusia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Akting Penduduk Ukraina Berlarian Jadi Target Rusia

Beredar sebuah video di Twitter yang diklaim merupakan behind the scene seorang sutradara asal Ukraina mengambil video warga sipil berlarian untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Rusia menargetkan warga sipil dalam invasi operasi militernya.

Ganjar Marah Temukan Tembok Palsu di SMAN Tawangmangu
Indonesia
Ganjar Marah Temukan Tembok Palsu di SMAN Tawangmangu

Setelah tembok dicek, kata dia, rupanya adalah tembok palsu yang dibuat dari hardboard. Ia langsung memanggil mandor proyek SMAN Tawangmangu.

Warga Pilih-Pilih Jenis Vaksin, Animo Vaksinasi Booster di DKI Rendah
Indonesia
Warga Pilih-Pilih Jenis Vaksin, Animo Vaksinasi Booster di DKI Rendah

Widyastuti menjelaskan, ada banyak kendala yang menyebabkan keinginan masyarakat. ini rendah. Salah satu alasan utama ialah banyaknya warga yang masih memilih jenis vaksin booster.

Survei NSN: Elektoral PDIP dan PSI Meroket Gegara 'Serang' Anies Baswedan
Indonesia
Survei NSN: Elektoral PDIP dan PSI Meroket Gegara 'Serang' Anies Baswedan

Elektabilitas PDI Perjuangan mencapai 22 persen disusul PSI sebesar 17,5 persen

PKB Targetkan Pimpin Koalisi Demi Muluskan Jalan Cak Imin di Pilpres
Indonesia
PKB Targetkan Pimpin Koalisi Demi Muluskan Jalan Cak Imin di Pilpres

Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 diprediksi akan diikuti sejumlah koalisi parpol.

Bareskrim Polri Turun Tangan Usut Dugaan Aset Bermasalah BLBI di Karawaci
Indonesia
Bareskrim Polri Turun Tangan Usut Dugaan Aset Bermasalah BLBI di Karawaci

Sebelumnya, pemerintah menyita sejumlah aset berupa 49 bidang tanah dengan luas 5.291.200 meter persegi terkait dengan penagihan hutang BLBI. Dalam hal ini, salah satu aset tanah yang disita diduga merupakan milik Lippo Karawaci, Tangerang.

Gerindra: Naiknya Harga Pangan Ganggu Kekhusuyukkan Ibadah Ramadan
Indonesia
Gerindra: Naiknya Harga Pangan Ganggu Kekhusuyukkan Ibadah Ramadan

Warga punya persoalan baru yakni potensi naiknya harga barang kebutuhan pokok. Termasuk kenaikan harga bensin dan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjelang Ramadan.

Kelangkaan Minyak Goreng Bisa Picu Dampak Berbahaya hingga Konflik
Indonesia
Kelangkaan Minyak Goreng Bisa Picu Dampak Berbahaya hingga Konflik

Masalah kelangkaan minyak goreng di pasaran masih saja terjadi, meski kebijakan penetapan harga eceran tertinggi (HET) sudah diberlakukan.

Kasus Aktif COVID-19 di DKI Jakarta Melorot Tajam
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 di DKI Jakarta Melorot Tajam

Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut, kasus aktif COVID-19 per 12 Oktober berkurang 207 kasus.

Kasus Aktif COVID-19 Indonesia Diklaim Terendah Se-Asia Tenggara dan Australia
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 Indonesia Diklaim Terendah Se-Asia Tenggara dan Australia

Upaya meredam penyebaran COVID-19 di tanah air disebut berada di jalur yang benar.