Popularitas Muscle Car yang Tak Lekang Dimakan Zaman Muscle car tetap bertahan sepanjang zaman. (Foto: Unsplash/Tim Meyer)

MESKIPUN teknologi terus berkembang dan menghadirkan berbagai inovasi, namun dunia otomotif tidak lantas dapat berubah dengan cepat. Ada perbedaan mendasar yang membuat mobil-mobil lawas tetap menjadi favorit.

Kehadiran mobil elektrik yang digadang-gadang akan menyurutkan popularitas muscle car, ternyata pada kenyataannya tidak demikian. 'Rasa' adalah salah satu yang membuat muscle car tetap mendekam dalam hati dan pikiran penggila otomotif. Laman Motor Junkie mengungkap beberapa alasannya.


Baca Juga:

Unik! Baterai Tesla Bisa Diisi Hanya dengan Menggowes Sepeda


Popularitas

mobil
Dodge dart. Muscle car memiliki popularitas yang luas. (Foto: Mecum Auctions)

Tak dapat dibantah bahwa muscle car menjadi bagian dari budaya populer pada abad 20 dan tetap bertahan di abad 21 ini. Betapa tidak daya tarik terbesar pada muscle car adalah kekuatan mesinnya, suaranya dan kisah-kisah yang melapisi mobil-mobil ini. Penyuka jenis mobil ini bukan hanya dari generasi baby boomers saja, melainkan generasi-generasi setelahnya.

Suara mobil ini yang menggelagar dari mesin besarnya menjadi kesukaan semua orang. Suaranya tidak memekakan namun memang merupakan karakteristiknya. Suara seperti inilah yang tidak dapat ditemukan pada mobil elektrik yang senyap.

Demikian juga dengan penggemar mobil-mobil ini yang memiliki kesukaan pada merk tertentu. Menyebut satu merk berarti akan terhubung dengan jenis mobil tertentu. Seperti Chevy yang selalu tersambung dengan Camaro atau Ford yang selalu menghadirkan image Mustang.


Modifikasi

mobil
Ford Mustang Boss 351. Mudah mendapatkan asesoris untuk modifikasi. (Foto: Unsplash/Jacob Kiesow)

Untuk urusan modifikasi muscle car sangat mudah. Asesoris yang ada di pasar sangat mudah ditemuka dan sesuai dengan kebutuhan pemilik mobilnya. Desain mobilnya sendiri memungkinkan untuk kebutuhan tersebut yang berbeda dengan mobil elektrik yang masih menemukan kesulitan untuk memodifikasinya. Kecuali mengganti pelek.

Mobil-mobil jenis ini mampu memenuhi kebutuhan mengutak-utik mesin mobil tanpa kesulitan apapun. Biasanya dengan diskusi antar penggemar mobil dan pengetahuan yang dibagi bersama, membuat mobil otot ini dikerjakan oleh pemiliknya. Namun jangan berharap hal yang sama pada mobil elektrik.

Inti dari mobil elektrik adalah baterai. Sekaligus menjadi salah satu bagian yang paling mahal pada mobil elektrik. Sementara baterai pada mobil otot hanyalah bagian kecil bukan bagian utama. Biasanya penggemar muscle car tidak pernah menyentuh bagian baterai ini dan diberikan pada ahlinya.

Meskipun demikian Ford sudah membuat Mustang elektrik. Kesan klasik dipadu dengan modern bisa jadi adalah salah satu konsepnya. Sayangnya belum ada tanggapan dari penggemar mobil klasik pada langkah Ford ini. Ada teknologi konversi yang memungkinkan mobil berbahan bakar fosil menjadi elektrik, namun teknologi ini masih sangat baru dan belum populer di masyarakat.


Baca Juga:

Skutik Aman Harus Perhatikan Bagian Ini


Jarak tempuh

mobil
Jarak tempuh semakin tinggi menunjukan kekuatan mobil itu sendiri. (Foto: Pexels/pixabay)

Pada semua jenis mobil, jarak tempuh adalah salah satu keunggulannya. Mobil dengan bahan bakar fosil termasuk muscle car di dalamnya sudah jelas perhitungannya. Sejalan dengan waktu mobil-mobil otot ini membuktikan diri mampu menempuh jarak berkilo-kilometer. Sementara pada mobil elektrik jarak tempuh masih menjadi kendala tersendiri. Produsen mobil elektrik masih mengembangkan kemampuan ini.

Di samping itu mobil berotot yang sudah menempuh jarak jauh tak mempengaruhi performanya. Malah menjadi semacam pembuktian kekuatan dari mesin mobilnya. Tentunya berpengaruh pada nilai mobil itu sendiri.

Harus disadari bahwa muscle car kebanyakan sudah masuk dalam status klasik. Bahkan ada beberapa model yang dianggap sebagai mobil langka alias hanya sedikit populasinya. Mobil-mobil ini biasanya hanya dapat ditemukan dalam acara lelang. Harga untuk mobil-mobil seperti ini biasanya berlipat-lipat dari harga mobil elektrik yang paling mahal.

Pasar seperti ini mungkin dalam waktu lama baru bisa dinikmati oleh mobil elektrik. Mobil Tesla generasi pertama saja mungkin belum bisa masuk ke pasar itu. (psr)


Baca Juga:

Nasib Muscle Car yang Kena Terpaan Regulasi Emisi

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo