Popularitas dan Elektabilitas Kalahkan Purnomo, Gibran: Matur Nuwun Warga Solo Bakal cawali di Pilwakot Solo dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Gibran Rakabuming Raka unggul dari segi popularitas dan elektabilitas dari rival sesama partai PDIP, Achmad Purnomo di Pilwakot Solo 2020 dari hasil survei Lembaga Solo Raya Polling.

Gibran menanggapi hasil survei tersebut positif dan akan terus bekerja membantu warga khususnya terdampak virus corona atau COVID-19.

Baca Juga

Dikalahkan Gibran dari Hasil Survei, Purnomo: Lihat Saja Rekomendasi Jatuh kepada Siapa

"Matur nuwun sanget (terima kasih sekali) untuk masyarakat Kota Solo yang telah memberikan penilaian dalam survei ini," ujar Gibran pada MerahPutih.com, Rabu (24/6).

Gibran menegaskan hasil survei ini akan ia jadikan pemompa semangat untuk lebih giat lagi, khususnya dalam membantu warga Solo yang terdampak pandemi COVID-19. Meskipun hasil survei naik, Ia mengaku masih berkonsentrasi untuk kegiatan sosial dalam rangka penanganan COVID-19 di Solo.

"Sudah sering saya sampaikan berulang-ulang belum saatnya bicara politik di tengah pandemi COVID-19," katanya.

Bakal cawali di Pilwakot Solo dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka menyerahkan bantuan APD pada warga. (MP/Ismail)
Bakal cawali di Pilwakot Solo dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka menyerahkan bantuan APD pada warga. (MP/Ismail)

Gibran mengaku sedang fokus membantu meringankan beban warga akibat COVID-19 di Solo. Ia bersama timnya masih fokus dalam kegiatan kemanusiaan. Di antaranya, pembagian sembako, penyemprotan disinfektan, ronda bareng warga, pembagian wastafel, hand sanitizer, masker dan lainnya. Terkait rekomendasi, ia memilih menunggu keputusan DPP PDIP.

"Akibat COVID-19 semua aktivitas politik saya hentikan. Relawan politik juga saya minta berhenti untuk beralih pada kegiatan sosial menangani corona di Solo," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, hasil Lembaga Solo Raya Polling, yang dilakukan selama sepekan tanggal 14-20 Juni melibatkan 1.008 responden menunjukkan popularitas Gibran naik menjadi 99 persen, sedangkan Achmad Purnomo 94 persen. Kemudian survei tingkat elektabilitas Gibran meraup prosentase 55 persen, sedangkan Purnomo hanya sebesar 36 persen.

Baca Juga

Survei Solo Raya Polling, Popularitas dan Elektabilitas Gibran Ungguli Purnomo

Faktor penyebab popularitas dan elektabilitas Gibran naik dipengaruhi respon positif masyarakat yang dianggap kerap turun di lapangan membantu warga terdampak pandemi corona. Sementara Purnomo dianggap responden lebih jarang turun ke masyarakat. (*)

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jurnalis Cirebon Peduli Anak Bagikan 1.000 Masker Karakter
Indonesia
Jurnalis Cirebon Peduli Anak Bagikan 1.000 Masker Karakter

Pemakaian masker untuk menghambat penularan COVID-19 sangat penting.

Ini Kata Menko Airlangga Soal Foto Viral Para Menteri Tak Pakai Masker dan Jaga Jarak
Indonesia
Ini Kata Menko Airlangga Soal Foto Viral Para Menteri Tak Pakai Masker dan Jaga Jarak

RKTM membahas hal-hal terkait strategi percepatan realisasi belanja program strategis, supaya ekonomi tahun ini tumbuh positif.

PM Jepang Klaim Dapat Dukungan Digelarnya Olimpiade dari Pemimpin G7
Dunia
PM Jepang Klaim Dapat Dukungan Digelarnya Olimpiade dari Pemimpin G7

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengatakan bahwa negara-negara Kelompok Tujuh (G7) memberikan dukungan sepenuhnya atas upaya untuk mengadakan Olimpiade Tokyo musim panas ini.

Artis Inisial RR Ditangkap Terkait Narkoba
Indonesia
Artis Inisial RR Ditangkap Terkait Narkoba

Seorang artis berinisial RR ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya diduga terlibat penyalahgunaan narkoba

Berpikir Positif dan Aksi Nyata Hadapi Kehidupan di Tengah Pandemi
Indonesia
Berpikir Positif dan Aksi Nyata Hadapi Kehidupan di Tengah Pandemi

Berpikir positif saja tidak cukup berhasil untuk beradaptasi pada tatanan baru ini.

136 Daerah Ini Masuk Kategori Zona Kuning COVID-19
Indonesia
136 Daerah Ini Masuk Kategori Zona Kuning COVID-19

11 indikator epidemiologi, 2 indikator survailans kesehatan masyarakat, dan 2 indikator pelayanan kesehatan

Vaksin Sinovac Didaftarkan ke LPPOM MUI
Indonesia
Vaksin Sinovac Didaftarkan ke LPPOM MUI

Uji klinis vaksin Sinovac dilakukan BUMN produsen vaksin PT Bio Farma bersama peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad).

Gas dan Rem Satu Tahun Kendalikan Pandemi COVID-19
Indonesia
Gas dan Rem Satu Tahun Kendalikan Pandemi COVID-19

Selama dalam pengedalian COVID-ini, berbagai langkah dan istilah diungkapkan pemerintah. PSBB, New Normal, PPKM dan istilah lainnya yang dibuat pemerintah daerah dan pusat.

Anies Izinkan Reklamasi Ancol, DPRD DKI: Bisa Tingkatkan PAD Jakarta
Indonesia
Anies Izinkan Reklamasi Ancol, DPRD DKI: Bisa Tingkatkan PAD Jakarta

Sebab, reklamasi itu akan menguntungan Pemda DKI dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TPU Pondok Ranggon Sisakan 30 Liang Lahat Jenazah COVID-19
Indonesia
TPU Pondok Ranggon Sisakan 30 Liang Lahat Jenazah COVID-19

Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon menyisakan 30 liang lahat untuk jenazah COVID-19.