Polsek Diusulkan Tak Lagi Tangani Perkara, Komisi III DPR: Beban Polres Meningkat Ketua Komisi III DPR Herman Hery (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Ketua Komisi III DPR Herman Hery menilai usulan Menko Polhukam Mahfud Md soal polsek tak melakukan penyelidikan-penyidikan sebagai niat yang baik, namun tak serta-merta usulan tersebut dapat langsung diterapkan.

“Yang pertama, saya tentu saya percaya apa yang disampaikan Profesor Mahfud niatnya untuk kemaslahatan bangsa, itu pasti. Bahwa usulan itu bisa dipraktikkan atau tidak, tentu harus dilihat kembali, tidak bisa serta-merta apa yang disampaikan Profesor Mahfud langsung dilaksanakan. Tentu harus kembali ke institusi tersebut,” katanya kepada wartawan yang dikutip di Jakarta, Kamis (20/2).

Baca Juga:

Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Tanggapi Usul Polsek Tak Perlu Tangani Perkara

Herman beralasan, di tingkat polres saja, Polri mengalami kekurangan anggota, apabila tugas polsek dikurangi, beban polres akan meningkat.

Ketua Komisi III DPR Herman Hery bersama Kapolri Jenderal Idham Azis
Ketua Komisi III DPR Herman Hery bersama Kapolri Jenderal Idham Azis (Foto: antaranews)

“Kenapa? Secara logika sekarang ini di polres saja hampir seluruh Indonesia kekurangan anggota. Dengan meniadakan penyidikan di polsek, berarti kan load factor tambah di polres. Nah, bagaimana cara penanganan hal ini?” ujarnya.

Secara teknis Herman mengatakan Komisi III tak ingin menanggapi serius usul Menko Polhukam tersebut. Dia mengatakan harus ada pembicaraan terlebih dahulu di lingkup internal pemerintah.

“Tentu teknis yang tahu adalah institusi tersebut. Karena itu, kami sementara tidak menanggapi serius dulu. Kami anggap ini adalah niat baik Profesor Mahfud. Tentu internal pemerintah harus bicara, pemerintah dengan Kapolri, kemudian nanti Kapolri dengan Komisi III untuk membahas,” jelas politisi PDIP tersebut.

Herman juga menampik alasan usul Mahfud. Menurutnya, target pidana di tubuh polsek sudah tak ada saat ini.

“Saya kira, pola target 3, 5, 2, begitu-begitu zaman dulu, itu sudah cerita masa lalu, kalau di Polri dibilang zaman jahiliah. Sekarang sudah tidak ada lagi itu,” sebutnya.

Baca Juga:

Pemerintah Pertimbangkan Polsek Tak Lagi Tangani Perkara Pidana

Selain itu, menurut Herman, usulan Mahfud MD yang juga Ketua Kompolnas itu kecil kemungkinannya dapat terlaksana kecuali bila Polri dapat melakukan inovasi teknologi dalam penyidikan.

“Kecil kemungkinan, kecuali infrastrukturnya diubah, artinya penyidikan perkara itu Polri punya terobosan teknologi, sudah tidak perlu mesti bawa terperiksa bawa ke kantor polisi, antre di kantor polisi, berkas nggak perlu lagi semua lewat digital, tapi itu kan tidak murah, itu mahal,” tutupnya.(Knu)

Baca Juga:

Kapolri Jenderal Idham Azis Akui Jumlah Polisi Makin Membludak, Prestasinya?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wakil Ketua DPD ke Mentan: Tolong Fokus Sektor Pertanian Jangan Jualan Obat
Indonesia
Wakil Ketua DPD ke Mentan: Tolong Fokus Sektor Pertanian Jangan Jualan Obat

Politisi berusia 41 tahun itu mengatakan, dokter, kalangan akademisi bahkan masyarakat awam tidak percaya dengan keampuhan kalung itu.

Update Corona DKI Minggu (28/6): 10.985 Positif, 5.865 Orang Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Minggu (28/6): 10.985 Positif, 5.865 Orang Sembuh

"Dari jumlah 10.985 kasus positif, 5.865 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 635 orang meninggal dunia," kata Dwi

Pemprov DKI Jelaskan SOP Pemakaman Jenazah Terpapar Corona
Indonesia
Pemprov DKI Jelaskan SOP Pemakaman Jenazah Terpapar Corona

DKI Jakarta Widyastuti menjelaskan standar operasional prosedur (SOP) dalam menangani pasien yang meninggal dunia akibat virus corona.

Tiga UMKM Cirebon Lakukan Ekspor 40 Ton Rotan Olahan
Indonesia
Tiga UMKM Cirebon Lakukan Ekspor 40 Ton Rotan Olahan

Ekspor rotan tersebut dikirimkan ke negara-negara tujuan ekspor Indonesia seperti Amerika Serikat (AS), Kanada, Jepang, Korea Selatan, Australia, serta negara - negara Uni Eropa seperti Jerman, Prancis, Italia, dan Denmark.

Terdampak Pandemi, 124.193 WNI Kembali ke Tanah Air
Indonesia
Terdampak Pandemi, 124.193 WNI Kembali ke Tanah Air

WNI yang kembali didominasi dari Malaysia dengan jumlah 88.710 orang.

Ambulans Milik Pemprov DKI Kini Dipasangi CCTV
Indonesia
Ambulans Milik Pemprov DKI Kini Dipasangi CCTV

Pemasangan CCTV pada layanan AGD Dinkes itu dibiayai dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)

Bauran Energi Sawit Buat Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca
Indonesia
Bauran Energi Sawit Buat Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca

Komitmen sektor energi adalah penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 314-398 Juta Ton CO2 pada tahun 2030, target 23 persen EBT dari Bauran Energi Primer, dan 17 persen Efisiensi Energi dari BAU Energi Final.

Akan Lebih Banyak Polisi 'Mobile' Saat CFD Perdana Usai PSBB
Indonesia
PAN Tunggu Kode dari Jokowi
Indonesia
PAN Tunggu Kode dari Jokowi

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mengatakan bahwa terkait arah politik partainya ke depan, ada dua posisi yang menentukan.

Ribka Tjiptaning Kaget dan Geram Masih Ada Penangkapan Wartawan
Indonesia
Ribka Tjiptaning Kaget dan Geram Masih Ada Penangkapan Wartawan

Anggota Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning ikut berkomentar soal penangkapan terhadap jurnalis Merahputih.com Ponco Sulaksono.