Polsek Ciracas Dirusak Oknum TNI, Pangdam Jaya: Masih Banyak Anggota yang Baik Pangdam Jaya Mayjen TNI, Dudung Abdurachman. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyambangi posko pengaduan insiden penyerangan Mapolsek Ciracas di Koramil Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Selasa (2/9).

Dalam kesempatan itu, Pangdam secara langsung memberikan bantuan ganti rugi kepada masyarakat yang menjadi korban aksi anarkis oknum TNI pada Sabtu (29/8) dini hari WIB.

Baca Juga

Pangdam Jaya Beberkan Kondisi Terkini Oknum TNI yang Karang Cerita Dipukuli

Mayjen TNI Dudung Abdurachaman menyampaikan permohononan maaf atas tindakan tak terpuji oknum TNI yang melakukan penyerangan dan perusakan di sekitar Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur.

"Seperti yang disampaikan pimpinan, kami meminta maaf. Ini kan ulah oknum. Masih banyak TNI yang baik," kata Dudung kepada masyarakat di Koramil Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/9).

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman (tengah) berbincang warga sipil korban perusakan Mapolsek Ciracas. (ANTARA/Andi Firdaus)
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman (tengah) berbincang warga sipil korban perusakan Mapolsek Ciracas. (ANTARA/Andi Firdaus)

Dudung menegaskan, masyarakat yang menjadi korban atas insiden memalakukan tersebut dipastikan mendapat uang ganti rugi. Oleh Karena itu, Dudung meminta masyarakat tidak khawatir, sebab semua biaya kerugian akan diganti.

"Bapak dan Ibu tidak perlu khawatir, kami akan mengganti semuanya. Kalau mobilnya rusak, silahkan dibawa ke bengkel terbaik di Jakarta. Akan kami bayarkan perbaikannya," ujarnya.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang belum terdata sebagai korban dari insien penyerangan dan perusakan Mapolsek Ciracas dapat segera mendaftarkan diri ke Koramil Kramat Jati guna mendapat uang ganti rugi.

Baca Juga

76 Warga Sipil Jadi Korban Penyerangan Oknum TNI

"Posko Pengaduan akan dibuka hingga 3 hari kedepan, bisa langsung mendatangi Koramil 05 Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur," pungkasnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Nostalgia dan Tinjau Vaksinasi di Solo, Kapolri Sebut Ekonomi Bisa Segera Pulih
Indonesia
Nostalgia dan Tinjau Vaksinasi di Solo, Kapolri Sebut Ekonomi Bisa Segera Pulih

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi corona massal di pendopo Balai Kota Solo, Kamis (25/3).

KPK Periksa Guru Besar Universitas Trisakti
Indonesia
KPK Periksa Guru Besar Universitas Trisakti

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Samuel Hendra Tirtamihardja terkait kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo).

Bundamedik, Induk Usaha DGNS Siap Melantai di Bursa
Indonesia
Bundamedik, Induk Usaha DGNS Siap Melantai di Bursa

PT Bundamedik akan segera melantai di Bursa Efek Indonesia. Perseroan akan melepas sebanyak–banyaknya 620 juta saham atau setara dengan 7,26 persen

Ridwan Kamil Sebut Jabar Alami Krisis Pangan pada 2021
Indonesia
Ridwan Kamil Sebut Jabar Alami Krisis Pangan pada 2021

Gubernur M Ridwan Kamil memprediksi Jawa Barat akan mengalami krisis pangan pada tahun 2021.

Pemerintah Janjikan Layanan Keuangan Formal di Daerah Tertinggal
Indonesia
Pemerintah Janjikan Layanan Keuangan Formal di Daerah Tertinggal

Saat ini sekurang-kurangnya 76,19 persen dari seluruh penduduk dewasa di Indonesia telah menggunakan layanan keuangan formal.

Viral Diduga Pesta Narkoba di Rutan Salemba, Ini Penjelasan Karutan
Indonesia
Viral Diduga Pesta Narkoba di Rutan Salemba, Ini Penjelasan Karutan

Pihaknya juga tengah membenahi apa yang ada di dalam rutan Salemba

Pemerintah Pusat Monitor Hitung Suara Pilkada Sumbawa
Indonesia
Pemerintah Pusat Monitor Hitung Suara Pilkada Sumbawa

Pilkada Sumbawa sejatinya diikuti lima pasangan calon

Terdampak Pandemi, 124.193 WNI Kembali ke Tanah Air
Indonesia
Terdampak Pandemi, 124.193 WNI Kembali ke Tanah Air

WNI yang kembali didominasi dari Malaysia dengan jumlah 88.710 orang.

Kabar Baik Zona Hijau COVID-19 Depok Bertambah, Ini Nama Kelurahannya
Indonesia
Kabar Baik Zona Hijau COVID-19 Depok Bertambah, Ini Nama Kelurahannya

Sementara, untuk penambahan kasus konfirmasi positif pada Jumat (10/7) sebanyak 5 kasus

Kementerian ESDM Kerahkan Teknisi Bantu Cari Nanggala 402
Indonesia
Kementerian ESDM Kerahkan Teknisi Bantu Cari Nanggala 402

Mereka bergabung dengan tim operasi gabungan yang dipimpin Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sejak 22 April 2021 hingga nanti pada 28 April 2021.