Polri Terbitkan Aturan Pengangkatan 57 Eks Pegawai KPK 57 mantan pegawai KPK. ANTARA FOTO

MerahPutih.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menerbitkan aturan mengenai pengangkatan 57 eks pegawai Komisi Pemberatansan Korupsi menjadi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Korps Bhayangkara.

Aturan itu tertuang dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pengangkatan Khusus dari 57 Eks Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi Menjadi Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Baca Juga

Muncul Desakan UU Cipta Kerja Dibatalkan, Hakim MK Beri Penjelasan

"Betul sudah keluar Perpol, dan sudah tercatat dalam lembar negara oleh Kemenkumham," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo kepada wartawan Jumat (3/12).

Menurut Dedi, selanjutnya akan dilakukan sosialisasi terkait Perpol pengangkatan khusus Novel Baswedan cs itu.

"Proses selanjutkan akan dilaksanakan sosialisasi bersama BKN (Badan Kepegawaian Negara) untuk proses kepegawaiannya," ungkapnya

Baca Juga

Polisi Dapatkan Keterangan Awal dari Sopir Transjakarta Saat Tabrak Pospol PGC

Dedi menegaskan, proses rekrutmen masih menunggu sosialisasi yang akan dilakukan bersama BKN.

"Menunggu sosialisasi dan kepegawaian bersama BKN untuk NIP (nomor identitas pegawai)," katanya.

Sebagai informasi, 57 pegawai KPK dipecat pada 30 September lalu. Mereka dinilai tidak memenuhi syarat sebagai ASN karena gagal lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan tak bisa bergabung lagi dengan lembaga antirasuah itu.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kemudian berencana merekrut puluhan pegawai yang dipecat Ketua KPK Firli Bahuri tersebut. Listyo pun meminta restu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menarik Novel Baswedan dan kawan-kawan. (Knu)

Baca Juga

Siap Audit Kekayaan Pimpinan KPK, IM57+ Institute Bicara Soal Bayarannya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 RK: Nonton Balap di Sirkuit Mandalika Lebih Bagus Dari Bukit
Indonesia
RK: Nonton Balap di Sirkuit Mandalika Lebih Bagus Dari Bukit

Sirkuit kebanggaan Indonesia ini sangat baik dan tak kalah dengan sirkuit lainnya di dunia.

Belum Setahun Menjabat, Kapolri Berikan Ribuah Penghargaan buat Anak Buahnya
Indonesia
Belum Setahun Menjabat, Kapolri Berikan Ribuah Penghargaan buat Anak Buahnya

Penghargaan diberikan Listyo yang sudah menjabat 10 bulan ini atas pengabdian dan dedikasi anggota selama bertugas.

Belum Divaksin. Peserta Diizinkan Ikuti Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Solo
Indonesia
Belum Divaksin. Peserta Diizinkan Ikuti Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Solo

Padahal, aturan pemerintah pusat semua peserta seleksi CPNS harus menyertakan sertifikat vaksin dan bukti hasil tes PCR negatif.

KPK Periksa Bos Asuransi Jasindo Syariah
Indonesia
KPK Periksa Bos Asuransi Jasindo Syariah

Kasus ini sendiri adalah pengembangan penyidikan dengan tersangka Budi Tjahjono

Web Info COVID-19 Pemprov Jatim Diretas
Indonesia
Web Info COVID-19 Pemprov Jatim Diretas

Website resmi info sebaran COVID-19 milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur ( Jatim ) diretas pihak tidak bertanggung jawab, Kamis (8/5).

Azis Syamsuddin Penuhi Panggilan KPK
Indonesia
Azis Syamsuddin Penuhi Panggilan KPK

Azis bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap penanganan perkara yang menjerat mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju.

Tolong Katakan dengan Jujur Apa yang Terjadi Pak JK
Indonesia
Tolong Katakan dengan Jujur Apa yang Terjadi Pak JK

Sebelumnya, JK menyinggung pelaksanaan demokrasi di Tanah Air

[HOAKS atau FAKTA]: Di Sukoharjo, Hajatan dan Hiburan Diperbolehkan oleh Bupati
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Di Sukoharjo, Hajatan dan Hiburan Diperbolehkan oleh Bupati

kun Facebook bernama Kelik Chilik Mega Mendung memposting sebuah gambar tangkapan layar dari artikel berita Solopos.com dengan judul “BUPATI SUKOHARJO: Penyelenggara Hajatan disukoharjo Sudah Diperbolehkan, Termasuk Acara”.

Wakil Walkot Bandung Ditugaskan Usut Kasus Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah COVID-19
Indonesia
Wakil Walkot Bandung Ditugaskan Usut Kasus Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah COVID-19

Wali Kota Bandung, Oded M Danial telah menugaskan Wakil Wali Kota Yana Mulyana untuk menuntaskan pungli TPU Cikadut yang merusak citra Kota Bandung

Polda Jateng Tetapkan Nahkoda Kapal Pengayom IV sebagai Tersangka
Indonesia
Polda Jateng Tetapkan Nahkoda Kapal Pengayom IV sebagai Tersangka

Polda Jawa Tengah akhirnya menetapkan nahkoda kapal tenggelam Pengayom IV di Cilacap berinisial SA (53) sebagai tersangka. Hal itu berdasarkan hasil penyelidikan Polda Jateng