Polri Temukan Kasus Penyelewengan Dana Bansos COVID-19 di 2 Provinsi Ini Ilustrasi Bansos (Foto: Pixabay.com)

MerahPutih.com - Satgas Khusus Pengawasan Dana COVID-19 Polri menemukan ada beberapa daerah terindikasi menyelewengkan dana dari pemerintah untuk penanganan virus corona.

"Laporan-laporan masuk kemarin ada enam kasus di Polda Sumut. Dua kasus di Polda Banten sebatas itu, proses masih berlanjut," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Brigjen Awi Setiyono saat dihubungi wartawan, Jumat (19/6).

Baca Juga

Indonesia Jadi Negara Tertinggi Penderita Corona di Asia Tenggara, DPR 'Semprot' Pemerintah

Dari berbagai wilayah tersebut, ada beberapa wilayah yang kasus penyelewengan dananya kecil. Kasus juga ada yang sudah diselesaikan.

Kasus dengan kerugian kecil akan diselesaikan dengan cepat dan mengganti kerugiannya. Awi mengatakan pihaknya ingin memastikan bansos dana corona tepat sasaran.

"Memang ada kasus yang karena kecilnya kerugian dimediasi dan diselesaikan, misalnya ada pemotongan Rp100 ribu, Rp50 ribu itu diselesaikan. Kita berharap pada intinya bansos ini tepat sasaran. Kalau pun terjadi begitu, kalau masih bisa mediasi kita kembalikan karena kecilnya kerugian," ujar mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. (ANTARA /Reno Esnir )
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. (ANTARA /Reno Esnir )

Awi menyebut ada juga wilayah yang mengalami kerugian cukup besar. Untuk kasus dengan kerugian cukup besar, Polri akan mendalami kasus itu.

"Ada juga yang besar, yang ditangani di Polres Simalungun Sumut juga adanya manipulasi terkait timbangan bansos, ada yang dipotong 2 kg, masih diselidiki prosesnya termasuk kerugian, data penerimanya nanti diupdate," tutup Awi.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis menegaskan siap bertindak tegas kepada oknum-oknum yang berani mencatut dana pandemi COVID-19.

Baca Juga

Masyarakat Diminta Tak Takut jika Dites Corona

Di tengah kesulitan seperti sekarang, apabila terjadi penyelewengan dana, maka akan membebani masyarakat. Terlebih anggaran yang disediakan pemerintah jumlahnya sangat besar.

“Dalam situasi kondisi pandemi seperti ini apabila ada yang menyalahgunakan maka Polri tidak pernah ragu untuk sikat dan memproses pidana,” kata Idham dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6). (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
ICW Pertanyakan Status Justice Collaborator Eks Penyidik KPK Raden Brotoseno
Indonesia
ICW Pertanyakan Status Justice Collaborator Eks Penyidik KPK Raden Brotoseno

JC tidak dapat diberikan kepada pelaku kejahatan yang digolongkan sebagai pelaku utama

Tekan Penyebaran Corona, Pemerintah Terbitkan Protokol Transportasi Publik
Indonesia
Tekan Penyebaran Corona, Pemerintah Terbitkan Protokol Transportasi Publik

Tempat transportasi publik juga harus menyediakan hand washing station dengan air mengalir

Indonesia Amankan Pasokan 340 Juta Dosis Vaksin COVID-19
Indonesia
Indonesia Amankan Pasokan 340 Juta Dosis Vaksin COVID-19

Indonesia mendapat jaminan akan memperoleh pasokan 290 juta sampai 340 juta dosis vaksin COVID-19 hingga akhir 2021.

Reisa Broto Asmoro Jadi Anggota Komunikasi Penanganan COVID-19, Begini Komentar Pengamat
Indonesia
Reisa Broto Asmoro Jadi Anggota Komunikasi Penanganan COVID-19, Begini Komentar Pengamat

Pola komunikasi luwes akan lebih mudah diterima masyarakat khususnya di kalangan milenial.

Ganjil Genap DKI Kembali Berlaku di Tengah Banjir Kritik, Ini Imbasnya ke KRL
Indonesia
Ganjil Genap DKI Kembali Berlaku di Tengah Banjir Kritik, Ini Imbasnya ke KRL

Terjadi peningkatan penumpang di Stasiun Bogor, Bojonggede,dan Rangkasbitung.

Saatnya Membangun KPK yang Baru
Indonesia
Saatnya Membangun KPK yang Baru

Pengajar Hukum Administrasi Negara Universitas Gadjah Mada Zainal Arifin Mochtar menilai perlu membangun KPK baru yang berbeda dari lembaga saat ini.

 Gagal Temui Perwakilan Dubes India, PA 212 Ancam Demo Lagi dengan Jumlah Besar
Indonesia
Gagal Temui Perwakilan Dubes India, PA 212 Ancam Demo Lagi dengan Jumlah Besar

“Kita berikan waktu sampai Jumat depan, mereka berjanji akan undang delegasi kita untuk diskusi dengan ulama-ulama kita,” ujarnya.

Operasi Patuh Jaya Dinilai Timbulkan Citra Negatif Polri di Masyarakat
Indonesia
Operasi Patuh Jaya Dinilai Timbulkan Citra Negatif Polri di Masyarakat

"Justru membuat masyarakat takut dan bergetar saat mengetahui Polri akan menggelar operasi," jelas Edison

Pedagang Positif COVID-19, Pemprov DKI Diminta Lebih Humanis
Indonesia
Pedagang Positif COVID-19, Pemprov DKI Diminta Lebih Humanis

Dia berharap Pemprov DKI Jakarta kampanye secara masif bahwa pasar tradisional aman, pasar sehat

KPK Tahan 3 Eks Anggota DPRD Jambi Tersangka Suap Ketuk Palu
Indonesia
KPK Tahan 3 Eks Anggota DPRD Jambi Tersangka Suap Ketuk Palu

"Hari ini untuk kepentingan penyidikan, KPK menahan tiga orang tersangka selama 20 hari pertama," kata Lili