Polri tak Beri Izin Nobar Film Pengkhianatan G30S/PKI Karopenmas Polri, Brigjen Awi Setiyono. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Mabes Polri memastikan ridak akan mengeluarkan izin keramaian terkait rencana acara nonton bareng (nobar) film pengkhianatan G30S/PKI. Pasalnya, keramaian yang terjadi bisa memicu penyebaran COVID-19.

“Yang jelas ini adalah masa pandemi maka Polri tidak akan mengeluarkan izin keramaian. Keselamatan rakyat (bersama) itu yang prioritas," kata Karopenmas Polri, Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (28/9).

Namun, polisi tidak mempermasalahkan bagi yang hendak menonton sendiri-sendiri. "Kalau menonton sendiri-sendiri ya silahkan,” kata Awi.

Baca Juga

644 Pelanggar Protokol Kesehatan di Cirebon Dihukum Ucapkan Pancasila

Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti-Komunis (ANAK) NKRI berencana menyelenggarakan nonton bareng film G30S/PKI.

Acara tersebut akan diselenggarakan serentak secara nasional pada 30 September 2020 malam.

Film G30S/PKI

Ketua Persaudaraan Alumni (PA_ 212, Slamet Maarif mengatakan, nonton bareng film G30S/PKI ini akan dilakukan di masjid atau musala di wilayah masing-masing. Tujuannya untuk mengingatkan bahaya ideologi komunis masih mengancam Indonesia.

Baca Juga

Tak Ada Rekaman CCTV, Irjen Napoleon Mengaku Enggak Terima Duit dari Djoko Tjandra

Slamet mengklaim PA 212 mengindikasikan bahaya komunis masih ada di Indonesia. Yang paling baru menurutnya adalah rencana pemerintah memisahkan agama dengan negara dan mengubah Pancasila menjadi eka sila. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gubernur Papua Lukas Enembe Dirawat di Rumah Sakit Singapura
Indonesia
Gubernur Papua Lukas Enembe Dirawat di Rumah Sakit Singapura

Gubernur Papua Lukas Enembe kini menjalani perawatan dan pengobatan di Singapura.

Kementerian ESDM Terus Batasi Penjualan Gas Subsidi Pada Pengecer
Indonesia
Kementerian ESDM Terus Batasi Penjualan Gas Subsidi Pada Pengecer

Sepanjang 2021, pagu subsidi untuk elpiji tiga kilogram adalah senilai Rp36,56 triliun. Pada tahun lalu, subsidi elpiji tiga kilogram tercatat mencapai Rp40,25 triliun.

Harga Melonjak, Pedagang Daging Bakal Mogok Jualan 3 Hari
Indonesia
Harga Melonjak, Pedagang Daging Bakal Mogok Jualan 3 Hari

Data Kementerian Perdagangan harga daging di pasar pada Senin (18/1) Rp120,795 per kilogram dan naik menjadi Rp 120,862 per kilogram di Selasa (19/1). Harga tersebut terpantau di 12 lokasi pasar tradisional Jakarta. (Asp)

Mobilitas Tinggi, Konsumsi Masyarakat Masih Terseok
Indonesia
Mobilitas Tinggi, Konsumsi Masyarakat Masih Terseok

Indeks penjualan riil sampai triwulan I 2021 masih terjadi kontraksi cukup dalam yaitu 17 persen (yoy) dan pergerakan inflasi khususnya inflasi inti sampai awal tahun belum merangkak naik.

Terseret Kasus Suap, Azis Syamsuddin Dilaporkan ke MKD
Indonesia
Terseret Kasus Suap, Azis Syamsuddin Dilaporkan ke MKD

LP3HI melaporkan Azis Syamsuddin ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR atas dugaan keterlibatan dalam perkara suap penyidik KPK.

KPK Geledah Kantor Adonara Propertindo Terkait Korupsi Tanah Program Rumah DP 0 Rupiah
Indonesia
KPK Geledah Kantor Adonara Propertindo Terkait Korupsi Tanah Program Rumah DP 0 Rupiah

Selanjutnya bukti-bukti tersebut akan di lakukan validasi

Kapolri Ditagih Janjinya Soal Dugaan Investasi Bodong
Indonesia
Kapolri Ditagih Janjinya Soal Dugaan Investasi Bodong

Bareskrim sendiri sudah menetapkan tersangka dalam perkara dugaan investasi bodong KSP Indosurya

Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan saat Pilkada Terbanyak Terjadi di Riau
Indonesia
Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan saat Pilkada Terbanyak Terjadi di Riau

Sebanyak 34 kasus pelanggaran protokol kesehatan pencegahan COVID-19 terjadi saat kontestasi pilkada serentak.

[HOAKS atau FAKTA]: Ada Ombak Laut Menyentuh Awan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Ombak Laut Menyentuh Awan

Akun Twitter bernama ‘RADICALISM – BROKEN WING’ (@LordADF2020) mengunggah status berupa video ombak yang menyentuh awan.

Diterpa Isu Settingan Saat 'Blusukan', Begini Tanggapan Risma
Indonesia
Diterpa Isu Settingan Saat 'Blusukan', Begini Tanggapan Risma

Pekan depan dia berencana akan menggandeng Kementerian Dalam Negeri