Polri Siapkan Pasukan Huru-hara di Tengah Pandemi COVID-19, Ada Apa? Truk pengangkut APD bagi tenaga medis rumah sakit dalam menghadapi pandemi COVID-19 dari Polda Jateng di Semarang, Jumat (17-4-2020). ANTARA/HO-Humas Polda Jateng

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis meminta kepada seluruh polda menurunkan personel untuk mengantisipasi terjadi unjuk rasa selama wabah virus corona.

Perintah itu tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/1183/IV/OPS.2./2020 dan Surat Telegram nomor ST/1184/IV/OPS.2/2020. Surat telegram itu ditandatangi oleh Kabaharkam Polri sekaligus Kaopspus Aman Nusa II Komjen Agus Andrianto pada 13 April.

Baca Juga:

PSBB di Bandung Raya Dimulai Rabu 22 April 2020

“Betul (ada surat telegram itu),” kata Agus kepada wartawan, Jumat(17/4).

Ada sejumlah poin yang tertuang dalam Surat Telegram ST/1183/IV/OPS.2./2020, antara lain pengawalan pendistribusian bahan pokok, pelatihan pemulasaran jenazah COVID-19, serta penindakan terhadap kasus berita hoaks.

Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto. (ANTARA/ HO-Polri)
Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto. (ANTARA/ HO-Polri)

Selain itu, telegram itu juga berisi perintah kepada seluruh polda untuk menyiapkan personel dan sarana prasana untuk antisipasi unjuk rasa.

“Siapkan PHH (brimob dan shabara) kemudian sarpras, kemudian untuk mengantisipasi bila terjadi unras, kemudian kerusuhan dan konflik sosial atau terjadi eskalasi situasi terburuk di wilayah masing-masing,” kata Agus dalam surat telegram itu.

Baca Juga:

PSBB Bakal Dilakukan Serentak di Jabodetabek, Ketegasan Pemerintah Diperlukan

Kemudian, pada Telegram Nomor ST/1184/IV/OPS.2/2020, diperintahkan kepada seluruh jajaran untuk menyusun dan membuat SOP bagi personel dalam menangani massa dengan memperhatikan aspek protokol COVID-19.

Dalam menyusun dan membuat SOP/panduan agar mengacu kepada kebijakan social/physical distancing dengan memanfaatkan sarpras yang dimiliki.

"Seperti tameng, tongkat, tali dalmas, rantis, mobile barikade, termasuk mengerahkan anjing dan kuda dari Poltsatwa,” tutur Agus dalam telegram tersebut. (Knu)

Baca Juga:

Pandemi COVID-19, Permintaan Avtur di Jateng dan Yogyakarta Turun 72 Persen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Manajemen Black Owl Kesal Izinnya Dicabut Gegara Isu Tidak Jelas
Indonesia
Manajemen Black Owl Kesal Izinnya Dicabut Gegara Isu Tidak Jelas

Pencabutan izin dapat dilakukan pemerintah, jika usaha itu melanggar

Jumlah Zona Hijau COVID-19 Diklaim Meningkat
Indonesia
Jumlah Zona Hijau COVID-19 Diklaim Meningkat

Reisa optimistis langkah pemerintah untuk menekan penularan corona sudah tepat

Jokowi Naikkan Lagi Iuran BPJS Kesehatan, Kok Tega Ya?
Indonesia
Jokowi Naikkan Lagi Iuran BPJS Kesehatan, Kok Tega Ya?

Seharusnya, kata Obon, Jokowi menerbitkan Perpres yang berisi pembatalan kenaikan iuran BPJS Kesehatan

Hasil Swab Test Keluarga Rizieq Shihab Diklaim Negatif COVID-19
Indonesia
Hasil Swab Test Keluarga Rizieq Shihab Diklaim Negatif COVID-19

Rizieq menggunakan tim medis sendiri saat tes swab yang berasal dari Mer-C dan Hilmi. Keduanya diketahui memiliki alat yang lengkap.

Tak Didengar Anies, Orang Tua Siswa Malah Demo di Depan Kantor Jokowi
Indonesia
Tak Didengar Anies, Orang Tua Siswa Malah Demo di Depan Kantor Jokowi

Mereka kecewa dengan seleksi PPDB DKI ajaran 2020-2021 yang memprioritaskan umur

Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Ketua KPK Firli Bahuri Dilanjut Pekan Depan
Indonesia
Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Ketua KPK Firli Bahuri Dilanjut Pekan Depan

Dewas KPK bakal menggelar sidang lanjutan dugaan pelanggaran etik Ketua KPK Firli Bahuri pada Selasa (8/9) pekan depan.

Oknum Jenderal di Interpol Indonesia Diperiksa Terkait Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra
Indonesia
Oknum Jenderal di Interpol Indonesia Diperiksa Terkait Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

"Kita akan proses secara transparan. Jadi tidak pandang bulu, semua kita proses," jelas Listyo

Polisi Bentuk Tim Ungkap Tabir Kematian Wartawan Metro TV
Indonesia
Polisi Bentuk Tim Ungkap Tabir Kematian Wartawan Metro TV

Korban mengenakan jaket hijau, celana hitam, tas selempang hitam, memakai sepatu dan masih mengenakan helm.

Dokter Reisa Sebut Dexamethasone Bukan Penangkal COVID-19
Indonesia
Dokter Reisa Sebut Dexamethasone Bukan Penangkal COVID-19

Ia menjelaskan, dosis dan dampak penggunaan obat ini mesti petunjuk dokter.

Mayoritas Pendaftar Rumah DP Nol Janji Anies  Tak Lolos Verifikasi
Indonesia
Mayoritas Pendaftar Rumah DP Nol Janji Anies Tak Lolos Verifikasi

Perumnas di Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat dan Sentraland Cengkareng, Jakarta Barat dari 94 unit tersedia sudah terjual 41 unit atau sekitar 43,6 persen.