Polri: Setelah Pemilu, Keamanan Jakarta Semakin Rawan Ilustrasi Polisi Foto: Antara/Nyoman Budhiana

MerahPutih.com - Kondisi pasca pemilu semakin panas tatkala ada beberapa kelompok masyarakat yang mengklaim kemenangan. Hal ini bisa memicu gangguan keamanan terutama di Ibu Kota.

Sekitar 100 personel Brimob Polda Kalimantan Barat yang sudah didatangkan ke Jakarta, kemarin. Termasuk dari Brimob Polda Maluku.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, pihaknya perlu menambah pasukan pengamanan itu dilakukan mengingat ibu kota Jakarta akan menjadi muara dari pesta demokrasi itu.

Langkah itu juga diambil berdasarkan hasil pertimbangan dengan intelijen secara komprehensif sehingga dilakukan penambahan pengamanan.

"Itu yang paling penting dan tentunya kita mengamankan berbagai macam kegiatan masyarakat yang ada di Jakarta, baik pertimbangan secara intelijen secara komprehensif," ungkapnya di Mabes Polri, Selasa (23/4).

Ia tidak mau merinci berapa jumlah dan dari Polda mana saja anggota Brimob yang membantu pengamanan tersebut.

"Saya sudah nanya ke Kabagob Brimob, dia tidak pernah menyampaikan tentang jumlah-jumlah baik asal maupun jumlah Brimob yang dikirim ke sini," jelas Dedi.

Dedi menjelaskan bahwa Jakarta merupakan pusat dan tempat akhir penyelenggaraan Pemilu. Pihak keamanan bakal disiagakan untuk pengamanan penetapan hasil Pemilu 2019.

Ilustrasi polisi

"Benar untuk Brimob Nusantara dikirim ke Jakarta dalam rangka untuk mengamankan kepada tahapan-tahapan pemilu. Karena kita ketahui bahwa seluruh tahapan pemilu muara akhirnya ada di Jakarta," ungkap Dedi.

"Yang perlu diantisipasi dalam waktu dekat adalah penetapan hasil penghitungan, itu yang paling penting. Tentunya kita juga mengamankan berbagai macam kegiatan masyarakat juga," tambah Dedi.

Dedi mengatakan terkait jumlah personel dan teknis pengamanan, pihaknya telah melakukan analisa dan pertimbangan. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH