Polri sebut Muhammad Kace Belum Bisa Ditengok Keluarga YouTuber Muhammad Kece, tersangka dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

MerahPutih.com - Polri menyebut tersangka penistaan agama, Muhammad Kace masih ditahan di Rutan Bareskrim Polri berlangsung. Namun, pihak keluarga dari Muhammad Kace belum bisa bertemu dengannya karena masih dalam pemeriksaan.

"Tapi, pada saatnya yang bersangkutan ini harus ditemui, itukan haknya. Pasti akan diberikan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono dalam keterangannya, Jumat (27/8).

Baca Juga

Bareskrim Polri Pastikan Muhammad Kece tak Alami Gangguan Jiwa

Rusdi lantas menjelaskan, pemberian hak seluruhnya diatur oleh tim penyidik. Salah satunya, tidak dapat menerima kunjungan jika tengah dalam proses pemeriksaan.

"Saat penyidik masih memerlukan waktu-waktu tertentu, ya tidak akan diberikan izin. Tapi, jika sudah saatnya pasti hak terhadap tersangka akan diberikan penyidik," terangnya.

Sekedar informasi, Istri dan anak Youtuber Muhammad Kace mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Kamis (26/8). Namun, mereka tidak diizinkan bertemu dengan tersangka penistaan agama tersebut.

Kuasa hukum Muhammad Kace, Sandi Situngkir menyampaikan istri dan anak Muhammad Kace telah menunggu lima jam di Direktorat Siber Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Namun, mereka tidak diizinkan bertemu oleh penyidik Polri.

Ia menyampaikan pihaknya telah membawa surat kuasa untuk dapat bertemu Muhammad Kace. Tetapi, klaim dia, jadwal pertemuan itu dibatalkan sepihak oleh Polri.

"Kami agak kecewa melihat perilaku layanan polisi yang tak pernah berubah," ungkapnya.

Tersangka kasus dugaan penistaan agama, Muhammad Kece tiba di Bareskrim Polri pada Rabu (25/8) petang WIB. Foto: MP/Kanu
Tersangka kasus dugaan penistaan agama, Muhammad Kece tiba di Bareskrim Polri pada Rabu (25/8) petang WIB. Foto: MP/Kanu

Padahal, mereka hanya ingin memastikan kondisi keluarganya. "Karena waktu bersama-sama di Bali mereka memastikan apakah Pak Kace dalam keadaan sehat," ujarnya.

Di sisi lain, ia menyatakan pihaknya berencana akan mendatangi lagi Bareskrim Polri pada Jumat (27/8). Ia juga meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi perantara dialog dengan kliennya.

" Harapan kami Menteri agama juga sebagai pihak yang mendesak Majelis Ulama juga mau melakukan dialog," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Kasman alias Muhammad Kace resmi ditahan di rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri usai ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penistaan agama.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan menjelaskan Muhammad Kace ditahan mulai dari 25 Agustus-13 September 2021 mendatang.

"Penahanannya dilakukan selama 20 hari," jelas Ramadhan.

Kece dijerat Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45a ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Beleid itu mengatur secara sengaja dan tidak sah menyebarkan informasi yang dapat memunculkan rasa kebencian, permusuhan di masyarakat berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Kemudian, Pasal 156a KUHP tentang Penodaan Agama sehingga ia terancam hukuman enam tahun penjara. (Knu)

Baca Juga

Provokatif, 42 Konten Video Milik Muhammad Kece Di-takedown

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasien COVID-19 Isoman Bisa Dapat Bantuan Makan, Begini Caranya
Indonesia
Pasien COVID-19 Isoman Bisa Dapat Bantuan Makan, Begini Caranya

pasien COVID-19 yang tengah melakukan isoman di rumah bisa mendapat bantuan makanan, baik berupa sembako maupun makanan jadi. Dana penyediaan bantuan ini berada pada Suku Dinas Sosial 5 wilayah kota di DKI.

Vaksin Nusantara Tuai Polemik, Ulama sampai Artis Teater Nyatakan Dukungan ke BPOM
Indonesia
Vaksin Nusantara Tuai Polemik, Ulama sampai Artis Teater Nyatakan Dukungan ke BPOM

Integritas dan independesi BPOM tidak perlu diragukan lagi. BPOM selama ini telah mengabdi untuk menjaga kesehatan masyarakat di NKRI.

[HOAKS atau FAKTA]: Daftar Ikut Vaksin Nusantara Bisa Lewat WhatsApp
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Daftar Ikut Vaksin Nusantara Bisa Lewat WhatsApp

Beredar di Facebook informasi tentang pendaftaran Vaksin Nusantara dengan cara mengirimkan data diri orang yang akan divaksin dan menggirimkannya ke nomor WA +62 811 372 683.

Isu Radikalisme Kembali Mencuat, BPIP sebut Ajaran Pancasila Mesti Dibumikan
Indonesia
Isu Radikalisme Kembali Mencuat, BPIP sebut Ajaran Pancasila Mesti Dibumikan

Maraknya isu rasial di dalam dan luar negeri mesti dijadikan momentum untuk memperkuat nilai Pancasila.

[HOAKS atau FAKTA]: Bikin Oksigen Buatan untuk Pasien COVID-19 Pakai Aerator Akuarium
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bikin Oksigen Buatan untuk Pasien COVID-19 Pakai Aerator Akuarium

Artinya, aerator atau alat yang dibuat dalam video viral tersebut

Cegah Peredaran Narkoba, Polres Jakbar Dirikan Posko di Kampung Ambon
Indonesia
Cegah Peredaran Narkoba, Polres Jakbar Dirikan Posko di Kampung Ambon

Polda Metro Jaya telah mendirikan posko pengamanan di Kampung Ambon, Komplek Permata, Cengkareng, Jakarta Barat.

Jaksa Agung Minta Keadilan Restoratif Diterapkan Sesuai dengan Maksud dan Tujuan
Indonesia
Penerimaan Pajak Melempem
Indonesia
Penerimaan Pajak Melempem

Defisit APBN tahun ini akan mencapai 6,34 persen karena belanja yang sangat besar dilakukan dalam rangka menolong perekonomian.

Bekas Wakil Ketua KPK Mengulas Kasus Surat Gubernur Sumbar
Indonesia
Bekas Wakil Ketua KPK Mengulas Kasus Surat Gubernur Sumbar

Penyidik Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang masih menyelidiki kasus surat permintaan sponsor dengan bermodalkan surat bertandatangan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi.

Positif COVID-19, Wali Kota Bandung Oded Danial Bertugas Secara Daring
Indonesia
Positif COVID-19, Wali Kota Bandung Oded Danial Bertugas Secara Daring

Oded menyatakan dirinya bakal tetap bertugas secara daring dibantu Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana serta Sekretaris Daerah Ema Sumarna dan seluruh jajaran aparatur sipil negara.