Respons Polri soal Wacana Legalisasi Ganja untuk Medis Seorang pekerja merawat tanaman ganja di pertanian Rak Jang, Nakhon Ratchasima, Thailand, 28 Maret 2021. ANTARA/Reuters/Chalinee Thirasupa

MerahPutih.com - Wacana legalisasi ganja untuk medis kembali mencuat setelah ada seorang Ibu yang membawa poster bertuliskan ‘Tolong Anakku Butuh Ganja Medis’ dalam kegiatan Car Free Day di kawasan Bundaran HI, Minggu (26/6).

Menanggapi permintaan tersebut, Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Krisno Siregar menegaskan pihaknya masih berpedoman bahwa ganja dilarang untuk kepentingan kesehatan.

Baca Juga

Wapres Minta MUI Keluarkan Fatwa Pengecualian Ganja Medis

"Saat ini, Polri sebagai penyidik tindak pidana narkotika berpedoman kepada ketentuan Pasal 8 ayat (1) UU No.35/2009 tentang narkotika, bahwa ganja sebagai salah satu bentuk narkotika golongan I, dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan," katanya di Jakarta, Rabu (29/6).

Selanjutnya, dia juga berbicara soal kemungkinan meningkatnya penyalahgunaan ganja jika untuk kepentingan medis dibolehkan.

"Saya tidak mau mendahului untuk membuat prediksi apakah kasus penyalahgunaan meningkat manakala ganja dilegalkan untuk kepentingan medis, meskipun bisa saja terjadi demikian," tambah mantan Dirnarkoba Polda Jawa Tengah ini.

Baca Juga

DPR Minta Masukan Ahli Kesehatan dan Masyarakat soal Ganja untuk Medis

Krisno mengatakan, upaya melegalisasi ganja harus melalui persetujuan Menteri Kesehatan (Menkes). Dalam hal ini, atas rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Oleh karena itu, Krisno menyebut Polri belum mempersiapkan apapun terkait wacana ganja dilegalkan untuk kepentingan medis.

Tetapi, sebagai lembaga penegak hukum di Indonesia, kata Krisno, pihaknya akan menjalani aturan sesuai yang berlaku saat ini.

“Polri sebagai alat negara penegak hukum tentunya wajib menegakkan hukum positif yang berlaku di Indonesia. Sampai sejauh ini, Indonesia masih menjadi salah satu negara di PBB yang menolak legalisasi ganja,” pungkasnya. (Knu)

Baca Juga

Pimpinan Komisi IX DPR Dorong Kajian Ilmiah soal Ganja untuk Medis

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Ibu Kota Pindah ke Nusantara, Anies: Bagi Jakarta, Bukan Status yang Penting
Indonesia
Ibu Kota Pindah ke Nusantara, Anies: Bagi Jakarta, Bukan Status yang Penting

Pemprov DKI Jakarta dituntut menata kembali untuk pengelolaan kota

Kominfo Pastikan Siaran TV Digital Paling Lambat 2 November 2022
Indonesia
Kominfo Pastikan Siaran TV Digital Paling Lambat 2 November 2022

Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Ismail menjelaskan, hal ini untuk mengejar target proses analog switch off agar dapat dilakukan sebelum tanggal 2 November mendatang.

Nataru Jadi Penyebab Kasus COVID-19 di Jakarta Melonjak
Indonesia
Nataru Jadi Penyebab Kasus COVID-19 di Jakarta Melonjak

Libur Natal dan Tahun Baru 2021-2022 diklaim menjadi faktor penyebab lonjakan kasus COVID-19 dan varian baru Omicron di Jakarta.

Anies dan Wagub Riza Tidak Akan Hadiri Reuni 212
Indonesia
Anies dan Wagub Riza Tidak Akan Hadiri Reuni 212

Kegiatan Reuni 212 direncanakan digelar hari ini, Kamis (2/12), di Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Polisi Tangkap 10 Pelaku Perusakan Rumah Ibadah Jamaah Ahmadiyah di Sintang
Indonesia
Polisi Tangkap 10 Pelaku Perusakan Rumah Ibadah Jamaah Ahmadiyah di Sintang

Mahfud pada Jumat menghubungi Kapolda dan Gubernur Kalimantan Barat untuk mengetahui dan memastikan peristiwa penyerangan dan perusakan rumah ibadah milik Ahmadiyah di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

[HOAKS atau FAKTA]: Varian COVID-19 Florona Lebih Berbahaya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Varian COVID-19 Florona Lebih Berbahaya

Florona lebih ke koinfeksi alias infeksi bersamaan antara influenza dengan COVID-19

PSI Sindir Penjualan Tiket Formula E Kalah dengan Justin Bieber
Indonesia
PSI Sindir Penjualan Tiket Formula E Kalah dengan Justin Bieber

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mengaku kecewa dengan keputusan Pemprov yang terus mengulur waktu atau menunda penjualan tiket menonton balap mobil Formula E. Padahal gelaran balap mobil bertaraf internasional tersebut akan berlangsung kurang lebih dua bulan lagi.

Elektabilitas Prabowo Jauh Kalahkan Ganjar Pranowo dan Anies di Sumsel
Indonesia
Elektabilitas Prabowo Jauh Kalahkan Ganjar Pranowo dan Anies di Sumsel

Dari temuan Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyebutkan, Prabowo Subianto paling banyak dipilih, yaitu oleh 34,4 persen.

Jokowi Telah Tiba di Jerman Untuk Hadiri KTT G7 di Istana Elmau
Indonesia
Jokowi Telah Tiba di Jerman Untuk Hadiri KTT G7 di Istana Elmau

Presiden Joko Widodo menjelaskan, dalam pertemuan itu, Indonesia diundang sebagai negara mitra dalam KTT G7 dan sebagai ketua G20.

Ketua DPD Minta Kepala Daerah Tidak Endapkan Anggaran
Indonesia
Ketua DPD Minta Kepala Daerah Tidak Endapkan Anggaran

"Untuk menggerakkan roda perekonomian, daerah perlu segera melakukan belanja. Langkah itu juga untuk memulihkan ekonomi dan menghindari mencari keuntungan dengan cara pengendapan anggaran," kata La Nyalla