Polri Percepat Pemulihan Pascabencana di Padang Pariaman, Fokus Bangun Tandon Air Bersih dan Jembatan

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 05 Januari 2026
Polri Percepat Pemulihan Pascabencana di Padang Pariaman, Fokus Bangun Tandon Air Bersih dan Jembatan

Polri fokus pemulihan pascabencana di Padang Pariaman. Foto: MerahPutih/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polri melakukan pemulihan untuk warga terdampak bencana alam di Kabupaten Padang Pariaman.

Khususnya percepatan pemulihan pascabencana, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan akses wilayah, serta penyediaan air bersih bagi warga.

Pada kegiatan tersebut, Polri mengerahkan personel gabungan yang terdiri dari personel Polres Padang Pariaman, Sat Brimobda Lampung BKO Polres Padang Pariaman, BKO Korpolairud, serta BKO K9 Baharkam Polri.

Seluruh personel bekerja secara terkoordinasi di sejumlah nagari terdampak untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meski dalam kondisi pascabencana.

Baca juga:

Kemendag Salurkan 100 Tenda Darurat untuk Pedagang Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Sementara dari sektor logistik, Polri mengoperasikan dua unit Randurlap (kendaraan dapur lapangan). Randurlap pertama ditempatkan di Nagari Kasang, dan Randurlap kedua di Nagari Kataping, Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan Randurlap ini didukung penuh oleh personel Sat Brimobda Lampung yang melaksanakan BKO, dengan tugas menyiapkan serta mendistribusikan makanan siap saji bagi masyarakat terdampak, sehingga kebutuhan konsumsi harian warga dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Selain pemenuhan logistik, Polri juga memprioritaskan pemulihan akses dan konektivitas wilayah. Di Korong Maranci, Nagari Seulayat, Kecamatan Ulakan Tapakis, personel gabungan dari Polres Padang Pariaman, BKO Korpolairud, dan BKO K9 Baharkam Polri melaksanakan pembangunan satu unit jembatan darurat.

Jembatan ini menjadi akses vital bagi masyarakat untuk kembali beraktivitas serta memperlancar mobilisasi bantuan dan pelayanan ke wilayah yang sebelumnya terputus akibat bencana.

Baca juga:

Polri Turunkan 1.105 Personel ke Lokasi Bencana Sumatra, Percepat Identifikasi Korban Meninggal Dunia

Upaya besar lainnya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan air bersih melalui pembuatan sumur bor dan pemasangan toren/tandon air di 31 titik lokasi yang tersebar di berbagai nagari.

Sampai saat ini, sejumlah titik telah selesai terpasang dan berfungsi, antara lain di Nagari Sungai Buluh Utara (Toren No. 45), Nagari Kampung Galapuang (Toren No. 156), serta Sintuk Korong Toboh Baru (Toren No. 165 dan 166).

Sementara itu, puluhan lokasi lainnya telah melalui tahap penentuan titik sumur bor, koordinasi dengan wali nagari dan wali korong, serta menunggu pengerjaan teknis lanjutan, dengan total alokasi puluhan unit toren/tandon air bernomor hingga No. 170.

Pembangunan sarana air bersih ini menjangkau nagari-nagari terdampak seperti Kapalo Koto, Balah Aie Utara, Lareh Nan Panjang Selatan, Manggopoh Palak Gadang, Pasia Laweh, Bala Hilir, Padang Kandang Pulau Air, Pauh Kambar, Seulayat, Sandi Ulakan, Kasang, Padang Kunik, Bisati, Balah Aie, Sungai Buluh Timur, Sungai Buluh Selatan dan Buayan Lubuk Alung, Sungai Buluh Barat.

Baca juga:

Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi

Lalu, Sungai Buluh, Sunua Barat, Padang Bintungan, Tapakis, Guguak, Sei Abang, Sintuk, Balah Aie Timur, hingga kawasan hunian sementara (huntara).

Setiap lokasi berada di bawah pengawasan perwira penanggung jawab guna memastikan pengerjaan tepat sasaran dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan, bahwa seluruh kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri untuk terus melayani masyarakat di lokasi bencana.

“Mulai dari dapur lapangan, pembangunan jembatan darurat, hingga penyediaan air bersih, seluruhnya dilakukan secara bertahap dan terukur agar pemulihan dapat segera dirasakan oleh warga,” ujar Brigjen Trunoyudo di Jakarta, Senin (5/1).

Ia menambahkan, Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

"Ini agar setiap tahapan pemulihan berjalan efektif, transparan, dan terus mengabarkan kepada masyarakat,'' tutup Trunoyudo. (knu)

#Bencana Alam #Polri #Padang Pariaman #Banjir Sumatra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Berita
Profil Irjen Agus Wijayanto, Kapolda Bangka Belitung Baru yang ‘Ditakuti’ Polisi Bermasalah
Irjen Agus Wijayanto hadir menggantikan Irjen Viktor Theodorus Sihombing, yang kini mendapatkan amanah baru sebagai Staf Ahli Sosial Budaya (Sahlisosbud) Kapolri.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Profil Irjen Agus Wijayanto, Kapolda Bangka Belitung Baru yang ‘Ditakuti’ Polisi Bermasalah
Indonesia
Sosok Brigjen Andi Syahriful Taufik, Pakar SDM Polri yang kini Jabat Kapolda Kaltara
Perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 ini ditunjuk mengisi pucuk pimpinan Polda Kaltara guna menggantikan Irjen Agus Wijayanto.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Sosok Brigjen Andi Syahriful Taufik, Pakar SDM Polri yang kini Jabat Kapolda Kaltara
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
Kapolri Rombak Jabatan, Brigjen Anom Setyadji Kini Pegang Posisi Wakabaintelkam
Brigjen Anom Setyadji ditunjuk menjadi Wakabaintelkam Polri melalui Surat Telegram Kapolri tertanggal 10 Oktober 2026. Simak rekam jejak kariernya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Kapolri Rombak Jabatan, Brigjen Anom Setyadji Kini Pegang Posisi Wakabaintelkam
Indonesia
Brigjen Aries Syahbudin Ditunjuk Jadi Kakorlantas Polri, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Brigen Aries Syahbudin baru saja ditunjuk jadi Kakorlantas Polri. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Brigjen Aries Syahbudin Ditunjuk Jadi Kakorlantas Polri, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Indonesia
Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tunjuk Komjen Prof Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya baru. Cek profil lengkap dan rekam jejak akademisnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Bagikan