Polri: Penjaga Rutan Segan dengan Irjen Napoleon karena Merasa Seperti Atasan Mantan Kadiv Hunter Polri, Irjen Napoleon Bonaparte divonis 4 tahun penjara kasus red notice di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (10/3). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

MerahPutih.com - Mabes Polri menyebut insiden dugaan penganiyaan terhadap Muhammad Kece di dalam Rutan oleh Irjen Napoleon Bonaparte bisa terjadi karena kesegananan penjaga Rutan kepada mantan Kadiv Hubinter Polri itu.

Polri menyebut terpidana kasus suap Djoko Tjandra ini masih merasa seperti atasan para penjaga rutan.

Baca Juga

Irjen Napoleon Aniaya M Kece, Petugas Rutan Bareskrim Ikut Terseret Diperiksa

"Yang bersangkutan (Irjen Napoleon) masih sebagai seperti atasan dengan seorang bawahan yang sedang menjaga tahanan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/9).

Argo menyebut, pihaknya juga turut melakukan pemeriksaan terhadap empat penjaga Rutan Bareskrim Polri, yang ketika itu sedang menjalankan tugasnya untuk berjaga.

"Nanti di sana kami akan mengetahui seperti apa sih kejadiannya empat tahanan itu," ujar Argo.

Mantan Kadiv Hunter Polri, Irjen Napoleon Bonaparte menggoyangkan kedua bahunya usai menjalani sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (10/3). (ANTARA/Desca Lidya Nata
Mantan Kadiv Hunter Polri, Irjen Napoleon Bonaparte menggoyangkan kedua bahunya usai menjalani sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (10/3). (ANTARA/Desca Lidya Nata

Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menjelaskan bahwa penjaga Rutan Bareskrim diduga lalai dalam melaksanakan tugas. Akibatnya, penganiayaan oleh Napoleon kepada Kece di dalam rutan pun terjadi.

"Proes penyidikan telah dilakukan oleh Dittipidum dan Propam Polri juga telah memeriksa petugas jaga tahanan yang diduga tidak melaksanakan tugas dengan baik, sehingga terjadi penganiayaan di dalam sel tahanan," ucap Sambo.

Seperti diketahui, tersangka kasus dugaan UU ITE dan penodaan agama Muhamad Kosman alias Muhammad Kece diduga dianiaya oleh eks Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte.

Dalam hal ini, Kece telah melakukan pelaporan terhadap penganiayaan tersebut. Laporan itu teregister dengan Nomor 0510/VIII/2021/Bareskrim pada 26 Agustus 2021. (Knu)

Baca Juga

Lewat Surat Terbuka, Irjen Napoleon Akui Aniaya Muhammad Kece

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Setelah Lama Belajar Online, Mahasiswa Unpad Kini Akan Kuliah Tatap Muka
Indonesia
Setelah Lama Belajar Online, Mahasiswa Unpad Kini Akan Kuliah Tatap Muka

Unpad kini siap-siap mengikuti kegiatan kuliah tatap muka secara terbatas, digelar Oktober mendatang.

Legislator Ini Minta Pendekatan Vaksinasi Melalui Ulama Hingga Akademisi Lebih Ditonjolkan
Indonesia
Legislator Ini Minta Pendekatan Vaksinasi Melalui Ulama Hingga Akademisi Lebih Ditonjolkan

Nurhadi yakin peristiwa di Aceh itu tidak akan mempengaruhi antusiasme masyarakat

Efek Pandemi, 1 dari 2 di Rumah Tangga Masih Alami Penurunan Pendapatan
Indonesia
Efek Pandemi, 1 dari 2 di Rumah Tangga Masih Alami Penurunan Pendapatan

45 persen rumah tangga dengan anak kesulitan dalam memenuhi makanan bergizi cukup untuk anak-anak mereka.

30 Orang Meninggal karena COVID-19 dalam Sehari
Indonesia
30 Orang Meninggal karena COVID-19 dalam Sehari

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mengumumkan kasus positif di Indonesia kembali bertambah sebanyak 576 orang pada Selasa (26/4).

PDIP Ingatkan Tito Tak Pilih Pejabat Kepala Daerah Partisan Parpol
Indonesia
PDIP Ingatkan Tito Tak Pilih Pejabat Kepala Daerah Partisan Parpol

"Yang dibatasi itu orang yang berpotensi partisan. Partisan kepada parpol tertentu," kata Ketua Fraksi PDIP DPR RI, Utut Adianto di Komplels Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/1).

Kebakaran Gedung Cyber Akibat Korsleting Listrik
Indonesia
Kebakaran Gedung Cyber Akibat Korsleting Listrik

"(kebakaran) Di lantai 2 ruang server. Diduga arus pendek ya," jelas Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Herbert P. L. Gaol kepada wartawan di lokasi, Kamis (2/12).

Pertemuan Kedua HWG, G20 Fokus Hadapi Ancaman Bencana Kesehatan di Masa Depan
Indonesia
Pertemuan Kedua HWG, G20 Fokus Hadapi Ancaman Bencana Kesehatan di Masa Depan

Pada pertemuan kedua ini, Kemenkes akan menginisiasi pembahasan terkait upaya pemimpin G20 dalam membangun sistem kesehatan global yang kuat dan tangguh dari ancaman bencana kesehatan di masa depan.

Batik Jawa Barat Dipamerkan di Dubai Expo 2021
Indonesia
Batik Jawa Barat Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Produk-produk fashion asal Jawa Barat dipamerkan dalam Paviliun Indonesia di Dubai Expo 2021.

Ada 23 Juta Mobil Pribadi dan 17 Juta Sepeda Motor Digunakan Mudik di Pulau Jawa
Indonesia
Ada 23 Juta Mobil Pribadi dan 17 Juta Sepeda Motor Digunakan Mudik di Pulau Jawa

Puluhan juta mobil dan belasan juta sepeda motor akan digunakan masyarakat untuk mudik.

[Hoaks atau Fakta]: AHY Malah Berlibur saat SBY Jalani Pengobatan di AS
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: AHY Malah Berlibur saat SBY Jalani Pengobatan di AS

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, foto cuitan itu adalah foto yang pernah diunggah Annisa Pohan melalui akun Instagram pribadinya (@annisayudhoyono) pada 31 Maret 2018.