Polri Kerahkan 200 Lebih Personel dan 15 Kapal Bantu Cari Korban Sriwijaya Air Serpihan Pesawat Sriwijaya Air. (Foto: Kangrahana).

Merahputih.com - Polri mengerahkan 207 personel untuk membantu pencarian serpihan dan korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1).

Personel dan sarana yang dikerahkan tersebut secara umum dalam rangka untuk mendukung kegiatan SAR yang dilaksanakan oleh Basarnas, TNI AL serta tim lainnya.

"Kemudian ada 15 kapal dari Polri, baik besar maupun kecil,” ujar Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Agus Andrianto saat konferensi pers di atas Kapal Polisi Bisma 8001 di Jakarta, Senin (11/1).

Baca Juga:

Ini Pernyataan Resmi Maskapai Terkait Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

Kegiatan dalam rangka mengumpulkan serpihan pesawat dan pencarian korban tersebut dilaksanakan dengan komando dari Basarnas. Termasuk terkait waktu pelaksanaan, jajaran Polri menyesuaikan keputusan dari Basarnas serta dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada.

Posko CT Scan Post Mortem kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182, RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Minggu (10/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Posko CT Scan Post Mortem kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182, RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Minggu (10/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

Sebab, sudah ada pembagian tugas tersendiri dari Basarnas dan angkatan laut dalam pelaksanaan kegiatan SAR tersebut.

Terkait kondisi pada Januari yang masih berada pada musim angin dan gelombang tinggi, pencarian serpihan pesawat maupun korban dilakukan dengan perluasan area penyisiran.

Baca Juga:

Tim SAR Kerja 24 Jam demi Temukan Badan Pesawat dan Korban Sriwijaya Air

Hal itu juga bagian dari kesiapan dari jajaran kepolisian untuk membantu pelaksanaan SAR. Dengan kata lain, merupakan peran dan komitmen Polri untuk menjalankan protokol keselamatan dan penyelamatan bencana yang ada di darat maupun di laut.

“Perbantuan Polri bergabung bersama dengan teman-teman dari Basarnas, dari angkatan laut dan relawan laut untuk melakukan kegiatan SAR kecelakaan pesawat ini,” ujar Agus. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Periksa Penyidik Robin dan Walkot Tanjungbalai
Indonesia
KPK Periksa Penyidik Robin dan Walkot Tanjungbalai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa penyidik AKP Steppanus Robin Pattuju, Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial, dan pengacara Maskur Husain.

Ketua MPR Tegaskan Dugaan Kebocoran Data Bukan Persoalan Main-Main
Indonesia
Ketua MPR Tegaskan Dugaan Kebocoran Data Bukan Persoalan Main-Main

Di era teknologi informasi saat ini data merupakan kekayaan nasional yang patut dijaga

Massa Demo UU Cipta Kerja Lemparkan Bola Berisi Cairan Kimia ke Polisi
Indonesia
Massa Demo UU Cipta Kerja Lemparkan Bola Berisi Cairan Kimia ke Polisi

Polda Metro Jaya masih menyelidiki dugaan unsur bahan kimia pada bola kasti yang dilemparkan oleh massa Aksi 1310.

TemanKIP Cara Jokowi Bantu Uang Kuliah Mahasiswa Terancam DO
Indonesia
TemanKIP Cara Jokowi Bantu Uang Kuliah Mahasiswa Terancam DO

Bantuan itu direalisasikan pemerintah pada semester depan. Sebab semester ini proses perkuliahan sudah berjalan.

Update COVID-19 Selasa (17/11): Pasien Positif Bertambah 3.807 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (17/11): Pasien Positif Bertambah 3.807 Kasus

Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari COVID-19 pada hari ini tercatat bertambah 3.193 orang

Besok MK Gelar Sidang Pengujian UU 2/2020 Tentang Keuangan COVID-19
Indonesia
Besok MK Gelar Sidang Pengujian UU 2/2020 Tentang Keuangan COVID-19

Pengujian kali ini berbeda karena tidak hanya uji materi

LBH Jakarta Kecam Tindakan Represif UNAS terhadap Mahasiswa
Indonesia
LBH Jakarta Kecam Tindakan Represif UNAS terhadap Mahasiswa

Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi UNAS Gawat Darurat (UGD) mengalami tindakan kekerasan yang dilakukan personel keamanan kampus secara beramai-ramai

400 Lebih Kabupaten di Indonesia Laporkan Infeksi Ganda DBD dan COVID-19
Indonesia
400 Lebih Kabupaten di Indonesia Laporkan Infeksi Ganda DBD dan COVID-19

Pada 2020 ada perbedaan di mana jumlah kasus masih terus bertambah hingga bulan Juni

[Hoaks atau Fakta]: Pelajaran Pancasila dan Bahasa Indonesia Dihilangkan
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Pelajaran Pancasila dan Bahasa Indonesia Dihilangkan

PP yang diteken Presiden 30 Maret 2021 silam memang tidak mencatumkan Pancasila dan Bahasa Indonesia secara eksplisit, maka dari itu agar tidak menimbulkan kesalahan presepsi, Menteri Pendidikan akan merevisi ulang PP.

Hari Pencoblosan, Logistik Pilkada di Kabupaten Ini Baru 70 Persen
Indonesia
Hari Pencoblosan, Logistik Pilkada di Kabupaten Ini Baru 70 Persen

Sebanyak 270 daerah melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Rabu (9/12) hari ini.