Polri Jamin Bripda Randy Tak Akan Lolos dari Proses Hukum Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Rusdi Hartono, Rabu (8/12/2021). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

MerahPutih.com - Bripda Randy Bagus, anggota Polres Pasuruan, Jawa Timur telah menjadi tersangka kasus dugaan aborsi dan dugaan pelanggaran kode etik kepolisian.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengklaim, di institusi Polri tidak ada pembiaran terhadap pelanggar hukum.

Jika ada anggota yang melakukan hal baik, pasti akan mendapat ganjaran yang positif. Begitu juga sebaliknya.

"Ada (anggota) yang melakukan pelanggaran pasti akan diberikan sanksi. Itu prinsipnya," ujar Rusdi kepada wartawan, Rabu (8/12).

Baca Juga:

Kasus Kematian NWS yang Libatkan Bripda Randy Diawasi Propam Polri

Menurut Rusdi, Polri akan menindak tegas setiap anggota yang melakukan pelanggaran baik disiplin, etika, maupun pidana.

"Prinsipnya sekali lagi, tidak ada pembiaran di institusi ini," ungkapnya.

Diketahui, Polda Jawa Timur telah menahan dan memproses hukum Bripda Randy Bagus yang diduga sengaja menyuruh korban NWS untuk melakukan aborsi sebanyak dua kali.

NWS sendiri ditemukan tak bernyawa diduga bunuh diri di area pemakaman umum Dusun Sugihan, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (2/12) lalu.

Baca Juga:

Menteri PPPA Sebut Kasus Bunuh Diri yang Menimpa NWS Bentuk Dating Violence

Berdasarkan dari hasil penyidikan, Bripda Randy Bagus dan NWS sudah berkenalan sejak Oktober 2019.

Atas perbuatannya, Bripda Randy Bagus secara internal melanggar hukum Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik serta dijerat Pasal 7 dan Pasal 11.

Secara pidana umum, dijerat dengan Pasal 348 juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Knu)

Baca Juga:

Pasal Aborsi Disangkakan ke Oknum Polisi Diduga Terlibat Kematian NWS

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pilpres Diikuti 3 Kandidat, Capres Sulit Menang Satu Putaran
Indonesia
Pilpres Diikuti 3 Kandidat, Capres Sulit Menang Satu Putaran

Agus Harimurti Yudhoyono dan Puan Maharani konsisten menguat dalam dua bulan terakhir dalam pilihan elektoral masyarakat sebagai calon presiden atau Capres 2024.

Penyelenggara Private Party di Depok Akui Acaranya Tak Berizin
Indonesia
Penyelenggara Private Party di Depok Akui Acaranya Tak Berizin

Polisi terus mengusut kasus private party yang diisi pesta bikini di sebuah rumah mewah di Depok.

Jokowi Kunjungi Jambi Bagikan BLT dan Lepas Ekspor Pinang Biji
Indonesia
Jokowi Kunjungi Jambi Bagikan BLT dan Lepas Ekspor Pinang Biji

Usai pelepasan ekspor, Presiden dan rombongan menuju Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, untuk melakukan peninjauan Candi Kedaton.

Jokowi Beri Instruksi pada Relawan Soal Dukungan di 2024
Indonesia
Jokowi Beri Instruksi pada Relawan Soal Dukungan di 2024

Presiden Joko Widodo meminta agar para relawan yang telah setia mendukungnya selama dua periode pemerintahan tidak buru-buru menentukan dukungan kepada salah satu tokoh tertentu pada pemilihan presiden 2024.

AHY Siap Jadi Cawapres Anies
Indonesia
AHY Siap Jadi Cawapres Anies

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan kesiapannya mendampingi Anies Baswedan sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024.

Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Lombok, Warga Panik
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Lombok, Warga Panik

Sejumlah warga berhamburan keluar sambil teriak "gempa" untuk menyelamatkan diri, meskipun tidak ada kerusakan yang terjadi.

Pemerintah Diminta Siapkan Strategi Respons Kenaikan Harga Minyak dan Gas Bumi
Indonesia
Pemerintah Diminta Siapkan Strategi Respons Kenaikan Harga Minyak dan Gas Bumi

Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti, meminta pemerintah menyiapkan strategi untuk merespon kenaikan minyak dan gas bumi. "Saya meminta pemerintah memiliki langkah alternatif untuk mengimbangi kenaikan harga minyak dan gas bumi dunia selain menaikan harga," kata LaNyalla, Senin (18/4).

Nasdem Cabut Dukungan Amandemen UUD 1945
Indonesia
Nasdem Cabut Dukungan Amandemen UUD 1945

Fraksi Partai Nasdem MPR RI mencabut dukungan amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 secara terbatas terkait pokok-pokok haluan negara (PPHN) pada periode MPR 2019-2024.

151 Orang Masih Hilang Pasca-gempa Cianjur
Indonesia
151 Orang Masih Hilang Pasca-gempa Cianjur

BNPB menyebut banyak korban hilang akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,6 di Cianjur.

Dua Terdakwa Kasus Menwa UNS Divonis 2 Tahun, Kejari Solo Ajukan Banding
Indonesia
Dua Terdakwa Kasus Menwa UNS Divonis 2 Tahun, Kejari Solo Ajukan Banding

Pengadilan Negeri (PN) Solo menjatuhkan vonis 2 tahun terhadap dua terdakwa kasus pembunuhan anggota Menwa Universitas Sebelas Maret (UNS).