Polri Hentikan Penerbitan Pelat Nomor RF Diregidents Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus didampingi Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (26/1/2023). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

MerahPutih.com - Korlantas Polri akhirnya menghentikan perpanjangan pelat nomor khusus ataupun rahasia, seperti RF ataupun QH.

Pelat tersebut sering disebut "pelat sakti" karena terkesan identik dengan pejabat negara, sehingga sering disalahgunakan warga sipil yang tak berhak.

Korlantas menyebut, masyarakat sipil tidak boleh lagi menggunakan pelat tersebut.

Baca Juga:

Polisi Pastikan Pengemudi Pelat RFS Todongkan Senpi di Tol Warga Sipil

"Orang sipil tidak boleh lagi menggunakan nomor rahasia ataupun nomor khusus," kata Dirregident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus di Mabes Polri, Kamis (26/1).

Yusri mengatakan, pihaknya bakal tegas mencabut pelat tersebut jika masih ada sipil yang melanggar. Lalu Korlantas bakal melaporkan hal ini kepada pimpinan masing-masing.

"Itu tindakan tegas, serta kami laporkan kepada pimpinan masing-masing," katanya.

Perpanjangan disetop sejak 10 Oktober 2022.

"Sejak 10 Oktober tahun lalu 2022, saya setop untuk perpanjangannya, biar kita habiskan sampai 2023," kata mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

Yusri mengatakan, pihaknya sudah mengubah peraturan polisi (perpol) terkait hal ini.

Dia mengatakan, pengajuan pelat khusus ini memang terbilang mudah prosesnya, yang bisa langsung dikeluarkan di polda masing-masing.

"Kami ubah semuanya, di Perpol 07 kita ubah, kalau yang lama itu mereka tinggal mengajukan ke intel kemudian langsung keluar oleh polda masing-masing nomor rahasia dan nomor khusus, yang dikasih eselon 1, 2, dan 3, dengan kendaraan yang bebas," katanya.

Baca Juga:

Polri Gelar Kursus Manajemen Pengamanan Stadion, Gandeng Ahli dari Inggris

Selanjutnya, Yusri menyebut pihaknya bakal menyiapkan pelat khusus atau pelat rahasia dengan kode yang baru. Rencananya akan diterapkan bulan depan.

"Mudah-mudahan awal bulan depan sudah saya keluarkan lagi, tapi sudah saya khususkan, kami khususkan untuk eselon 1 dan eselon 2 untuk kendaraan dinasnya," ujar lulusan AKPOL 1991 ini.

Ia menyebut pengajuan pelat khusus atau rahasia itu memang dirancang untuk menghindari adanya hal yang tidak diinginkan, karena sebelumnya menggunakan pelat merah.

Salah satunya menghindari demonstrasi di jalan.

"Tetapi kebablasan, orang sipil pun bisa menggunakan nomor khusus. Ke depan sudah tidak ada lagi. Jadi cuma boleh mobil dinasnya," tambahnya.

Sementara itu, Polda Metro Jaya menghentikan penerbitan pelat nomor RF. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan, penghentian sementara itu dilakukan sejak November 2022.

Latif menyampaikan, penyetopan sementara dilakukan untuk mendata ulang pengguna pelat itu.

"Untuk penertiban kembali, me-review kembali. Kita ingin mendata kembali," ujarnya. (Knu)

Baca Juga:

Kapolri Ungkap Momen Polisi Datangi Ibu yang Berikan Bayi Kopi Susu

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Ferdy Sambo dan Bharada Richard Saling Serang Dalam Sel
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ferdy Sambo dan Bharada Richard Saling Serang Dalam Sel

Salah satu akun Facebook mengunggah video berjudul: “SAMBO DAN BHARADA E SALING SERANG DALAM SEL __ INI YANG AKAN TERJADI”.

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Masyarakat Diminta tidak Mendekat
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Masyarakat Diminta tidak Mendekat

Gunung berapi yang terletak di Selat Sunda ini pertama kali erupsi pada pukul 00:41 WIB.

Gempa NTB Berlokasi di Darat akibat Subduksi
Indonesia
Gempa NTB Berlokasi di Darat akibat Subduksi

Gempa dengan magnitudo (M) 5 mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Senin sekitar pukul 10.44 WIB.

Ferdy Sambo Ditetapkan Menjadi Tersangka di Kasus Brigadir J
Indonesia
Ferdy Sambo Ditetapkan Menjadi Tersangka di Kasus Brigadir J

Kapolri menetapkan Irjen Ferdy Sambo (FS), Eks Kadiv Propam Mabes Polri menjadi tersangka dalam kasus meninggalnya Brigadir J.

Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar PN Jaksel saat Sidang Ferdy Sambo
Indonesia
Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar PN Jaksel saat Sidang Ferdy Sambo

Polisi akan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar PN Jaksel saat sidang perdana Ferdy Sambo dkk jika terjadi kemacetan atau kepadatan.

Tilang Elektronik di Tol Tetap Berlaku Selama Musim Mudik Lebaran 2022
Indonesia
Tilang Elektronik di Tol Tetap Berlaku Selama Musim Mudik Lebaran 2022

Polda Metro Jaya menerapkan sistem tilang elektronik bagi pelanggar batas maksimal kecepatan di tol saat masa mudik lebaran.

Alasan PSI Jagokan Heru Budi Hartono Gantikan Anies Baswedan
Indonesia
Alasan PSI Jagokan Heru Budi Hartono Gantikan Anies Baswedan

Dengan latar belakang jabatannya sebagai Kepala Sekretariat Presiden, Heru adalah pilihan paling tepat yang dapat mengoptimalkan sinergi Pusat dan Jakarta.

Penerimaan Pajak Bakal Melemah
Indonesia
Penerimaan Pajak Bakal Melemah

Pertumbuhan ekonomi di beberapa negara yang terkoreksi berpotensi berdampak terhadap aktivitas ekonomi dalam negeri hingga mengurangi penerimaan pajak.

Puan Singgung 'Jas Merah' Usai Bertemu Airlangga di Monas
Indonesia
Puan Singgung 'Jas Merah' Usai Bertemu Airlangga di Monas

“Seorang pemimpin kalau mau menjadi pemimpin yang lebih baik lagi, jangan pernah lupa dengan sejarah,” kata Puan.

Satpol PP DKI Beli 20 Unit Sepeda Listrik untuk Patroli CFD, Segini Anggarannya
Indonesia
Satpol PP DKI Beli 20 Unit Sepeda Listrik untuk Patroli CFD, Segini Anggarannya

Kepala Satpol PP DKI, Arifin mengatakan, pihaknya menganggarkan dana sebesar Rp 321 juta yang bersumber dari APBD DKI 2023.