Polri dan Komnas HAM Teken MoU Bahas Penggunaan Labfor dan Inafis Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bertugas MoU dengan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/4). Foto: MP/Divisi Humas Polri

MerahPutih.com - Polri dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang penegakan HAM di Indonesia.

Nota kesepahaman itu juga menjadi wadah pertukaran data dan informasi, penggunaan Labfor dan Inafis.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, dengan semangat menjunjung tinggi HAM di Indonesia, maka seluruh personel Polri mulai dari prajurit hingga level pimpinan bakal diberikan pemahaman soal menjaga hak asasi manusia.

Menurut Sigit, dengan ditanamkannya pemahaman soal menjunjung tinggi HAM maka ke depannya tidak adalagi celah-celah terjadinya pelanggaran terkait dengan hal tersebut.

“Pemahaman HAM akan diberikan kepada personel Polri mulai dari pelaksana sampai pimpinan. Sehingga dilapangan potensi pelanggaran HAM bisa dihilangkan,” kata Sigit dalam acara MoU dengan Komnas HAM di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (20/4).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik. Foto: Humas Polri

Eks Kabareskrim Polri itu menekankan, saat ini Korps Bhayangkara bakal berpegang teguh untuk menjaga HAM dalam menjalankan tugasnya dalam menciptakan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas).

"Kerjasama yang ada bisa dimanfaatkan dan diperlukan untuk proses penyelidikan Komnas seperti Inafis, Labfor dan lainnya,” ujar mantan Kapolda Banten tersebut.

Kesempatan yang sama, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengapresiasi Polri atas penandatanganan nota kesepahaman. Hal ini wujud nyata dari transparansi Polri.

Taufan mengakui, di era kepemimpinan Kapolri Sigit, Korps Bhayangkara saat ini semakin transparan dan lebih kooperatif dengan sesama lembaga maupun pihak eksternal.

“Kami merasakan ada komunikasi dan koordinasi yang baik maka kami sangat terbantu karena diberikan akses dan ruang yang cukup serta keterbukaan Polri,” kata Taufan.

Selain itu, kata Taufan, komunikasi di daerah sangat bagus. Dengan tantangan media dan keterbukaan maka kepolisia berani mendisiplinkan aparat yang salah merupakan suatu kemajuan.

“Dan adanya rekomendasi yang baik direspon dengan baik. Upaya yang dilakukan perkembangan kemajuan dalam bertugas sangat baik,” tutup Taufan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Imigrasi Bali Buru Buronan Interpol Rusia yang Kabur
Indonesia
Imigrasi Bali Buru Buronan Interpol Rusia yang Kabur

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menerjunkan seluruh petugas untuk mencari keberadaan buronan Interpol asal Rusia bernama Andrew Ayer alias Andrei Kovalenka yang kabur dari kantor imigrasi setempat, Kamis (11/2).

Satgas Nemangkawi Buru KKB yang Bakar Fasilitas Umum di Kiwirok dan Okhika
Indonesia
Satgas Nemangkawi Buru KKB yang Bakar Fasilitas Umum di Kiwirok dan Okhika

Seorang mantri kesehatan dilaporkan belum ditemukan sampai saat ini

Presiden Jokowi Akan Tunjuk Anggota Dewas KPK Pengganti Artidjo Alkostar
Indonesia
Presiden Jokowi Akan Tunjuk Anggota Dewas KPK Pengganti Artidjo Alkostar

KPK menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menunjuk pengganti Artidjo Alkostar.

Anjing Pencari Diturunkan Cari Korban Hilang Bencana Alam di NTT
Indonesia
Anjing Pencari Diturunkan Cari Korban Hilang Bencana Alam di NTT

SAR dog efektif untuk menyasar jenazah yang tertimbun

Cabut Gugatan, Marzuki Alie tak Mau Akui AHY Ketum Demokrat
Indonesia
Cabut Gugatan, Marzuki Alie tak Mau Akui AHY Ketum Demokrat

Atas dasar itu, Marzuki Alie mencabut gugatannya kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang telah memecat dirinya secara tidak hormat.

Generasi Pasca 1998 Tidak Paham, PGRI Desak Pendidikan Pancasila Dipertahankan
Indonesia
Generasi Pasca 1998 Tidak Paham, PGRI Desak Pendidikan Pancasila Dipertahankan

PGRI berharap kasus penghilangan mata pelajaran sejarah dalam kurikulum pendidikan nasional tidak berulang pada mata pelajaran PPKN.

Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Tembus 100.062 Orang
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Tembus 100.062 Orang

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 5.478 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 100.062 (orang yang masih dirawat/isolasi).

Dear Pak Anies, Segera Tarik Rem Darurat
Indonesia
Dear Pak Anies, Segera Tarik Rem Darurat

"Segera tarik rem darurat. Laksanakan PSBB ketat agar lonjakan kasus COVID-19 bisa diredam, jangan sampai menyesal belakangan," ujar Anthony

Dentuman Dibarengi Cahaya Membentuk Pedang Heboh di Sekitar Gunung Raung
Indonesia
Dentuman Dibarengi Cahaya Membentuk Pedang Heboh di Sekitar Gunung Raung

Penampakan cahaya muncul membentuk tampilan mirip pedang di atas Gunung Raung, Banyuwangi, Jawa Timur, dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA), Jumat (4/6) malam.

Awan Mirip Piring Terbang Payungi Gunung Arjuno, Begini Penjelasan BMKG
Indonesia
Awan Mirip Piring Terbang Payungi Gunung Arjuno, Begini Penjelasan BMKG

Kawasan Gunung Arjuno menampilkan fenomena awan lentikularis berbentuk mirip piring terbang.