Bongkar 18 Kasus 'Pemain' APD Saat Wabah Corona, 33 Orang Jadi Tersangka Pentingnya APD bagi tenaga medis. (Foto: Pixabay/FotoshopTFS)

Merahputih.com - Polisi sejauh ini sudah menangani sebanyak 18 kasus terkait penyimpangan hingga penyalahgunaan alat pelindung diri atau APD selama pandemi virus corona atau COVID-19. 33 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dari 18 kasus ini modus operandinya adalah memainkan harga, menimbun, menghalangi dan menghambat jalur distribusi alat kesehatan serta memproduksi.

Baca Juga

Darurat Corona Diperpanjang, KAI Siapkan Langkah Antisipasi Mudik Lebaran

"Adapula yang mengedarkan APD, hand sanitizer atau alat kesehatan lainnya yang tidak sesuai standar dan tanpa izin edar," ungkap Kabagpenum Polri Kombes Asep Adisaputra di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Kamis (9/4).

Menurut Asep, hingga kini Polri terus menjalin koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan ketersediaan APD khusus bagi tenaga medis. Salah satunya Polri bersama Dinas Kesehatan terus melakukan pengawasan terkait distribusi APD.

"Ini demi menjamin ketersediaan alat kesehatan bagi masyarakat khususnya para tenaga medis kita," jelas mantan Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang ini.

apd
Petugas menggunakan APD lengkap memasuki ruang isolasi RSUD dr Iskak Tulungagung, Rabu (4/3/2020). (Antara Jatim/Destyan H. Sujarwoko)

"Ada pula (kasus) yang tidak sesuai dengan standar dan tidak memiliki izin edar," kata Asep.

Asep menuturkan, para tersangka dijerat Pasal 29 juncto Pasal 207 UU Nomor 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan dan Pasal 98 juncto Pasal 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

“Ancaman penjara pada UU Perdagangan 5 tahun, dan UU Kesehatan 15 tahun penjara,” ujar Asep.

Baca Juga

PP PSBB Sudah, Kini Pemerintah Siapkan PP Larangan Mudik Lebaran

Menurut Asep, kepolisian selalu mengedepankan imbauan pada pelaku usaha dan masyarakat agar tidak menaikkan harga dan menimbun barang selama masa darurat corona ini. Bila imbauan tidak didengar, kepolisian akan menindak tegas.

“Bapak Ibu sekalian, penegakan hukum Polri merupakan upaya paling akhir. Kami kedepankan upaya preventif dan preemtif. Apabila kedua upaya ini tak efektif maka upaya penegakan hukum,” ucapnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bohong Anggota TNI Berujung Warga dan Polisi Diringsek
Indonesia
Bohong Anggota TNI Berujung Warga dan Polisi Diringsek

Sebanyak enam dari sekitar 100 orang yang terlibat dalam perusakan Mapolsek Ciracas dan fasilitas umum di Jaktim telah menjalani pemeriksaan intensif Polisi Militer Kodam Jayakarta.

Ini Kekhawatiran Polisi Soal PA 212 Cs Gelar Apel Siaga "Ganyang Komunis"
Indonesia
Ini Kekhawatiran Polisi Soal PA 212 Cs Gelar Apel Siaga "Ganyang Komunis"

Apel siaga tersebut digelar saat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB masa transisi.

Polda Kepri Sesalkan Mantan Calon Taruna AKPOL Curhat di Medsos
Indonesia
DPR Tantang Kapolri Usut Dalang Pembakaran Bendera PDIP saat Demo RUU HIP
Indonesia
DPR Tantang Kapolri Usut Dalang Pembakaran Bendera PDIP saat Demo RUU HIP

Legislator asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menegaskan, siapa pun yang melanggar hukum harus diberi sanksi tegas.

KKB Berondong Kendaraan Logistik, Tiga Anggota TNI Luka Ringan
Indonesia
KKB Berondong Kendaraan Logistik, Tiga Anggota TNI Luka Ringan

Kendaraan militer ditembaki dari jarak sekitar 200 meter

Revisi UU ITE Masuk Prolegnas 2021?
Indonesia
Revisi UU ITE Masuk Prolegnas 2021?

Presiden menekankan bahwa penerapan UU ITE harus tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan

[HOAKS atau FAKTA]: Pengganti Wawancara, PT KAI Minta Pelamar Rekam Bagian Tubuh
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengganti Wawancara, PT KAI Minta Pelamar Rekam Bagian Tubuh

Dalam percakapan tersebut, akun PT KAI meminta agar pelamar merekam bagian pundak dan perut pelamar.

DPRD DKI tak Setuju Pengoperasian KRL Disetop Selama PSBB
Indonesia
DPRD DKI tak Setuju Pengoperasian KRL Disetop Selama PSBB

Sebab menurut dia, moda transportasi umum itu saat ini dibutuhkan oleh para pekerja yang kantornya masih buka saat aturan PSBB.

Si Jago Merah Lalap Gedung Utama Kejaksaan Agung
Indonesia
Si Jago Merah Lalap Gedung Utama Kejaksaan Agung

Sampai saat ini, 17 pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan si jago merah

Ma'ruf Amin Tak Masalah Bertemu Rizieq Shihab
Indonesia
Ma'ruf Amin Tak Masalah Bertemu Rizieq Shihab

Telah ada ormas Islam yang sudah menawarkan diri untuk menyelenggarakan pertemuan tersebut