Polri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa pada Bharada Aldi, Anggota Brimob yang Jadi Korban KKB Anggota Brimob yang terkena tembakan saat baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua di Bandara Bandara Distrik Mugi, Papua. (MP/Knu/Ist)

MerahPutih.com - Kontak tembak antara KKB dengan anggota Brimob yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi di Mugi, Kabupaten Nduga, Rabu (20/3), menewaskan satu anggota dan dua lainnya luka berat.

Insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 07.20 WIT. Kejadian ini terjadi saat anggota sedang melaksanakan pengamanan bandara. Hal ini diungkapkan oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin.

Anggota Brimob korban penembakan KKB Papua saat dievakuasi menggunakan helikopter di Bandara Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua. (MP/Knu/Ist)
Anggota Brimob korban penembakan KKB Papua saat dievakuasi menggunakan helikopter di Bandara Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua. (MP/Knu/Ist)

"Memang benar ada kontak tembak antara anggota brimob dengan KKB hingga menewaskan satu anggota brimob dan dua anggota lain terluka. Korban saat ini sudah dievakuasi ke Timika," kata Irjen Pol Sorminn seperti dilansir Antara.

Anggota brimob yang menjadi korban dalam kontak tembak tersebut adalah Bharada Aldi, sedangkan yang terluka yakni Ipda Rahman dan Bharada Ravi Fitrah Kurniawan.

Karo Penmas Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya memberikan kenaikan pangkat luar biasa pada Bharada Aldi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan pada Polri.

"Kami dari kelurga besar kepolisan tentunya ikut prihatin dan duka yang mendalam terhadap gugurnya Bhayangkara terbaik Polri yang sedang melaksanakan tugas di Papua," kata Dedi kepada merahputih.com, Rabu (20/3). (Knu)

Baca Juga: Foto-Foto Brimob Korban Penyergapan KKB Papua di Bandara Distrik Mugi



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH