Polresta Surakarta Rekonstruksi Aksi Koboi Penembakan Bos Tekstil Polresta Surakarta, Jawa Tengah menggelar rekonstruksi kasus penembakan mobil Toyota Alphard bernopol AD-8945-JP di Solo Kamis (28/1). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Satreskrim Polresta Surakarta, Jawa Tengah, menggelar rekonstruksi kasus penembakan mobil Toyota Alphard bernopol AD-8945-JP milik bos tekstil di Solo Kamis (28/1).

Dalam rekonstruksi tersebut polisi menghadirkan langsung tersangka tunggal Lukas Jayadi (72), yang didampingi Penasihat Hukum tersangka, Sandy Nayoan serta jaksa dari Kejari Solo.

Baca Juga

BEM SI Desak Komjen Listyo Usut Kasus Dugaan Pelanggaran HAM dan Penembakan Laskar FPI

Kasat Reskrim Polresta Surakarta, Purbo Adjar Waskito mengatakan, rekonstruksi dilakukan di dua lokasi berbeda. Lokasi pertama di kawasan Kepunton, Jebres, Solo, di mana saat itu tersangka bersama istrinya akan menumpang mobil korban.

Sedangkan, lokasi kedua dilakukan di rumah atau gudang milik tersangka Jalan Monginsidi, Gilingan, Banjarsari saat terjadi penembakan sebanyak delapan kali.

"Untuk rekonstruksi ini kita akan melakukan dua versi. Dua versi yang dijelaskan oleh tersangka dan versi yang dijelaskan oleh saksi," kata Purbo.

Polresta Surakarta, Jawa Tengah menggelar rekonstruksi kasus penembakan mobil Toyota Alphard bernopol AD-8945-JP di Solo Kamis (28/1). (MP/Ismail)
Polresta Surakarta, Jawa Tengah menggelar rekonstruksi kasus penembakan mobil Toyota Alphard bernopol AD-8945-JP di Solo Kamis (28/1). (MP/Ismail)

Dikatakannya, rekonstruksi dilakukan sebanyak dua kali karena keterangan antara pelaku dengan saksi saling bertolak belakang. Demikian juga dengan tersangka, apa yang disampaikan saat pemeriksaan dengan rekonstruksi juga terdapat perbedaan.

"Perbedaan yang mencolok adalah saat tersangka turun dari mobil ketika melakukan penembakan pada mobil korban," kata dia.

Rekonstruksi kasus ini, kata dia, diawali saat tersangka menghentikan mobil korban di daerah Kepunton hingga ke tempat kejadian perkara (TKP) dan terjadi penembakan.

Ditanya terkait berapa jumlah adegan rekonstruksi, ia enggan menjelaskan.

"Usai rekonstruksi kami akan simpulkan kembali untuk dimasukkan dalam berkas acara tambahan. Kasus ini sempat menyedot perhatian publik karena terjadi penembakan mobil di jalan raya," tutup dia

Diberitakan sebelumnya, Mobil Toyota Alphard AD 8945 JP hitam milik pengusaha tekstil asal Karanganyar, Jawa Tengah berinisial I (72) menjadi korban sasaran tembak sebanyak 8 kali.

Kejadian penembakan tersebut terjadi di Jalan Monginsidi, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, pada 2 Desember 2020 pukul 14.25 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, bodi mobil Toyota Alphard berlubang parah.

Pelaku penembakan Lukas Jayadi (72), berhasil dibekuk Tim Satreskrim Polresta Solo dengan di-backup Brimob Detasemen C Pelopor Solo di garasi PO bus kawasan Palur, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, tanpa perlawanan. Motif pelaku atas dasar ekonomi.

Polresta Surakarta, Jawa Tengah menggelar rekonstruksi kasus penembakan mobil Toyota Alphard bernopol AD-8945-JP di Solo Kamis (28/1). (MP/Ismail)
Polresta Surakarta, Jawa Tengah menggelar rekonstruksi kasus penembakan mobil Toyota Alphard bernopol AD-8945-JP di Solo Kamis (28/1). (MP/Ismail)

Tersangka dijerat Pasal 340 KUHP juncto Pasal 53 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Barang bukti diamankan berupa amunisi berisi 42 butir kaliber 22 mm filosif standar, 50 butir amunisi peluru tajam kaliber 22 mm standar plus dan 43 butir kaliber 22 mm hollow point (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Mantan Pimpinan KPK Anggap Polisi Punya Wewenang dalam Penembakan Laskar FPI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lansia di Gunungkidul Dominasi Kasus Bunuh Diri
Indonesia
Lansia di Gunungkidul Dominasi Kasus Bunuh Diri

Perlu ada pendampingan pada keluarga calon pelaku bunuh diri agar bisa mengakses layanan kesehatan yang tepat dan tidak mendapatkan stigma negatif.

Besok Polisi Gelar Rekonstruksi Penusukan Syekh Ali Jaber
Indonesia
Besok Polisi Gelar Rekonstruksi Penusukan Syekh Ali Jaber

Dalam rekonstruksi itu, polisi akan menghadirkan tersangka AA

Di Tengah Guyuran Hujan, Presiden Jokowi Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Kalsel
Indonesia
Di Tengah Guyuran Hujan, Presiden Jokowi Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Kalsel

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi terdampak banjir di Kelurahan Pakauman, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/1)

Polisi Tetapkan Artis Jerry Lawalata sebagai Tersangka Kasus Narkoba
Indonesia
Polisi Tetapkan Artis Jerry Lawalata sebagai Tersangka Kasus Narkoba

narkoba yang digunakan Jerry Lawalata berupa sabu

Dirlantas Polda Metro Sidak ke Stasiun Tanah Abang
Indonesia
Dirlantas Polda Metro Sidak ke Stasiun Tanah Abang

Dirlantas Polda Metro Jaya mengecek langsung pelaksanaan protokol kesehatan karena sering terjadi kepadatan.

RUU Ciptaker Klaster Ketenagakerjaan Selesai Dibahas, Menaker: Segera Dibawa ke DPR
Indonesia
RUU Ciptaker Klaster Ketenagakerjaan Selesai Dibahas, Menaker: Segera Dibawa ke DPR

Menaker menegaskan pembahasan dilakukan dalam suasana penuh keakraban meski mengaku terjadi dinamika dalam proses pembahasan yang memberikan warna tersebut.

Pengamat Yakin Tak Mungkin Ada Kudeta Militer di Indonesia, Ini Alasannya
Berita
Pengamat Yakin Tak Mungkin Ada Kudeta Militer di Indonesia, Ini Alasannya

Pada tanggal 1 Februari, Suu Kyi seharusnya melanjutkan masa jabatan periode kedua

Publik Beri Penghormatan atas Rayshard Brooks, Pria Kulit Hitam yang Lagi-lagi Tewas di Tangan Polisi
Dunia
Publik Beri Penghormatan atas Rayshard Brooks, Pria Kulit Hitam yang Lagi-lagi Tewas di Tangan Polisi

Pengacara keluarga Brooks menyebut upacara itu akan dibayar oleh pembuat film Tyler Perry.

Empat Klaster Corona Merajalela di Yogyakarta
Indonesia
Empat Klaster Corona Merajalela di Yogyakarta

Satu klaster di Kabupaten Sleman dan satu klaster di Kabupaten Gunung Kidul berawal dari anggota jemaah Tabligh yang baru pulang dari Jakarta.

PDIP Tekan Nadiem Kawal Pancasila dalam Standar Nasional Pendidikan
Indonesia
PDIP Tekan Nadiem Kawal Pancasila dalam Standar Nasional Pendidikan

Jika "kontrak politik" itu disepakati, maka Nadiem kemungkinan besar akan didukung PDIP. Tetapi sebaliknya, jika Nadiem tidak konsisten, tidak berani pasang badan memasukkan Pancasila ke dalam Standar Nasional Pendidikan maka PDIP pasti enggan mendukung Nadiem.