Polresta Cirebon Bentuk Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19 Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi me-launching Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19. (Foto: MP/Mauritz)

MerahPutih.com - Polresta Cirebon melaunching Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19, Rabu (23/9).

Kapolresta Cirebon Kombes M Syahduddi didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Arif Budiman beserta jajaran PJU Polresta Cirebon me-launching langsung tim tersebut.

Kombes M Syahduddi mengatakan, Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19 dibentuk sebagai upaya untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran corona di Kabupaten Cirebon. Menurutnya, tim itu nantinya akan bekerja sama dengan instansi terkait di Cirebon.

Baca Juga:

Polda Metro Buka Layanan Lapor Pelanggaran Protokol Kesehatan via Medsos

"Sebenarnya tim penindak ini sudah bekerja sejak beberapa waktu lalu untuk mendisiplinkan masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Launching ini juga dalam rangka sosialisasi bahwa timnya sudah ada dan bergerak di masyarakat," kata Kapolresta

Menurut Kapolresta tim ini juga telah dibentuk di Polsek jajaran Polresta Cirebon. Tim tersebut pun akan bekerja sama dengan Satpol PP Kabupaten Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, dan lainnya, dalam menindak para pelanggar protokol kesehatan.

 Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi me-launching Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19. (Foto: MP/Mauritz)
Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi me-launching Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19. (Foto: MP/Mauritz)

Syahduddi menyampaikan, tim tersebut secara rutin akan menindak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Nantinya, Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 akan berpatroli di wilayah hukum Polresta Cirebon.

"Tim ini akan berpatroli secara mobile mencari masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Jika ditemukan, maka akan disanksi, ada kategorinya dari mulai ringan, sedang, dan berat," ujar Syahduddi.

Baca Juga:

Tim Khusus Penindakan Protokol Kesehatan Diturunkan Tertibkan Warga tak Pakai Masker

Pemberian sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan itu sesuai Inpres Nomor 06 Tahun 2020, Pergub Nomor 60 Tahun 2020, dan Perbup Nomor 53 Tahun 2020. Karenanya, Syahduddi mengimbau masyarakat Kabupaten Cirebon selalu menaati protokol kesehatan sestiap saat.

"Di antaranya, mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dengan orang sekitar, dan menghindari kerumunan. Protokol kesehatan ini harus dipatuhi demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kabupaten Cirebon," kata Syahduddi. (Mauritz/Jawa Barat)

Baca Juga:

547 Industri Makanan di Cirebon Kantongi Sertifikat Halal

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI: Pembentukan Satgas COVID-19 Jabodetabek Terbentur Kewenangan Luhut
Indonesia
Wagub DKI: Pembentukan Satgas COVID-19 Jabodetabek Terbentur Kewenangan Luhut

“Dan kita juga, di antara kami, Jabodetabek juga terus berkoordinasi. Pak Presiden sudah menunjuk langsung Pak Luhut, untuk fokus menangani 8 provinsi yang cukup tinggi penularannya,” ungkap dia

Prakirakan Cuaca Jakarta Hari Ini
Indonesia
Prakirakan Cuaca Jakarta Hari Ini

"Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jakut, Jakbar, Jaksel, Jaktim dan Jakpus pada periode menjelang siang dan sore hari," ujar BMKG

Pemerintahan Jokowi Dinilai Hanya Fokus Investasi
Indonesia
Pemerintahan Jokowi Dinilai Hanya Fokus Investasi

"Pak Jokowi itu berpikir sekali investasi, investasi, investasi. Kalau lima tahun sebelumnya infrastruktur. Jadi di zaman Pak Harto istilah investasi dan infrastruktur itu ya pembangunan," jelasnya

 Makin Meluas, Kini Jambi, Kepulauan Riau dan Maluku Utara Terjangkit Corona
Indonesia
Makin Meluas, Kini Jambi, Kepulauan Riau dan Maluku Utara Terjangkit Corona

Kemudian, dari 7 provinsi tersebut, jumlah pasien di DKI Jakarta tercatat mengalami penambahan tertinggi dengan adanya 44 kasus baru positif Covid-19.

Update COVID-19 Selasa (25/8): 157.859 Positif, 112.867 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (25/8): 157.859 Positif, 112.867 Sembuh

Diketahui, ada 2.447 kasus baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir.

 Dapat Dukungan dari Massa Garuda, Purnomo-Teguh Janji Selamatkan Solo
Indonesia
Dapat Dukungan dari Massa Garuda, Purnomo-Teguh Janji Selamatkan Solo

Teguh mengungkapkan yang dimaksud menyelamatkan Kota Solo adalah melanjutkan program kerja wali kota saat ini, FX Hadi Rudyatmo.

DPR Harapkan Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas di Pilkada
Indonesia
DPR Harapkan Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas di Pilkada

Masyarakat jangan memilih pemimpinnya hanya karena diberikan uang atau politik uang karena tidak baik bagi perkembangan demokrasi

Terimbas COVID-19, Penumpang Angkutan Umum Antar Provinsi Juga Ikut Jeblok
Indonesia
Terimbas COVID-19, Penumpang Angkutan Umum Antar Provinsi Juga Ikut Jeblok

Penurunan juga terjadi di Terminal Jatijajar Depok

Jelang HUT RI, PDIP Umumkan 75 Paslon Pilkada
Indonesia
Jelang HUT RI, PDIP Umumkan 75 Paslon Pilkada

Jumlah pasangan calon yang diumumkan pun mengambil angka simbolik 75, setelah pengumuman sebelumnya mengambil angka simbolik 45.

PBNU Imbau Masyarakat Jangan Tolak Jenazah Pasien COVID-19
Indonesia
PBNU Imbau Masyarakat Jangan Tolak Jenazah Pasien COVID-19

Menurut Said, penolakan tersebut tak perlu dilakukan.