Polresta Cirebon Bagikan Beras dan Makanan Siap Saji ke Warga Terdampak COVID-19 Polisi Polresta Cirebon berikan bantuan. (Foto: Mauritz)

MerahPutih.com - Jajaran Polresta Cirebon membagikan bantuan kepada warga Kabupaten Cirebon dalam rangkaian kegiatan bertajuk Polresta Cirebon Peduli. Bantuan tersebut disalurkan langsung secara door to door ke rumah-rumah warga.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman mengatakan, sasaran kegiatan Polresta Cirebon Peduli di antaranya warga yang menjalani isolasi mandiri, warga terdampak PPKM Darurat, dan warga slum area di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Baca Juga:

Polresta Cirebon Kirimkan Bantuan untuk Warga yang Jalani Isoman

"Di Desa Kepunduan ini kami membagikan 500 paket bantuan beras kepada masyarakat. Kami juga berkoordinasi dengan Pemdes setempat untuk mendata warga yang akan diberikan bantuan," kata dia dalam kegiatan Polres Peduli, Minggu (11/7).

Selain itu, pihaknya juga membagikan 300 kilogram beras kepada warga yang melaksanakan isolasi mandiri menggunakan ATM Beras. Bantuan itu didistribusikan di Perumahan GSI, Perum Sentani Regency, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Petugas juga mendistribusikan langsung bantuan tersebut di depan rumah warga isoman. Para penghuni rumah yang hanya mengintip dari jendela pun terlihat menyampaikan terima kasih kepada petugas.

Sementara 500 paket makanan siap saji dibagikan kepada masyarakat yang terdampak penyekatan PPKM Darurat di sejumlah titik. Sasarannya adalah para tukang becak, pengemudi ojol, sopir angkutan umum, juru parkir, dan lainnya.

apolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman saat berikan bantuan. (Foto: Mauritz)
apolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman saat berikan bantuan. (Foto: Mauritz)

Arif berharap, kegiatan tersebut membuat keluarga besar Polresta Cirebon dan komponen masyarakat lainnya dapat membangun kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada warga yang menjalani isoman.

Pihaknya meyakini jika kegiatan semacam itu diikuti instansi atau tokoh masyarakat lainnya maka semangat kepedulian dan kebersamaan menjadi sebuah komitmen di Kabupaten Cirebon. Sehingga warga yang menjalani isoman pun kebutuhannya terpenuhi meski tidak dapat beraktivitas untuk sementara waktu.

"Bantuan ini akan disalurkan secara rutin kepada warga yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan ini menginspirasi pihak lain untuk turut berbagi dengan orang-orang di sekitarnya," ujar Kombes Pol Arif. (Mauritz/Jawa Barat)

Baca Juga:

Indonesia Terima Bantuan Ratusan Tabung Oksigen Kosong dari Singapura

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PKS Anggap Listyo Sigit Bisa Petakan Situasi Sosiologis Masyarakat Indonesia
Indonesia
PKS Anggap Listyo Sigit Bisa Petakan Situasi Sosiologis Masyarakat Indonesia

Pesan yang disampaikan Kapolri pun dinilai tepat

Gibran Percepat Vaksinasi COVID-19 untuk 75.000 Pelajar
Indonesia
Gibran Percepat Vaksinasi COVID-19 untuk 75.000 Pelajar

Berdasarkan Inmendagri, Kota Solo, Jawa Tengah masih berstatus PPKM Level 4 sehingga belum bisa membuka sekolah tatap muka.

PBNU Minta Masyarakat Sudahi Polemik Salat Idul Fitri
Indonesia
PBNU Minta Masyarakat Sudahi Polemik Salat Idul Fitri

Termasuk semua para tokoh agama harus memiliki kesadaran bahwa COVID-19 ini bukan hanya di Indonesia

Nahkoda Kapal Maut yang Tewaskan 7 Wisatawan di Boyolali Masih Berusia 13 Tahun
Indonesia
Nahkoda Kapal Maut yang Tewaskan 7 Wisatawan di Boyolali Masih Berusia 13 Tahun

Dikatakannya, hasil penyidikan polisi dalam kasus tersebut, nahkoda kapal maut itu diketahui masih di bawah umur, yakni 13 tahun berinisial GH. Nahkoda kapal masih berstatus sebagai saksi.

Korban Longsor dan Banjir di Ciganjur Butuh Bantuan Pakaian
Indonesia
Korban Longsor dan Banjir di Ciganjur Butuh Bantuan Pakaian

"Baju, makanan sudah ada semua, tinggal pakaian dalam yang susah," kata Tati

IPW Nilai Kasus Dugaan Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun Jadi Polemik Polda Sumsel
Indonesia
IPW Nilai Kasus Dugaan Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun Jadi Polemik Polda Sumsel

Memastikan adanya dana dan menahan diri tidak merilis dulu pada publik adalah sikap prediktif

Pelaku Mutilasi Rinaldi Terancam Hukuman Mati
Indonesia
Pelaku Mutilasi Rinaldi Terancam Hukuman Mati

Pasangan pembunuh dan pemutilasi Rinaldi Harley Wismanu, yaitu Djumadil Al Fajar dan Laeli Atik Supriyatin menguras uang korban hingga Rp97 juta.

Anggota TNI Sebut 'Kami Bersama Riziq Shibab' Dibui 14 Hari
Indonesia
Anggota TNI Sebut 'Kami Bersama Riziq Shibab' Dibui 14 Hari

"Hukumannya yaitu penahanan selama 14 hari. Ranah penahanannya bisa dititipkan ke kami. Prosesnya tidak di kami. Karena ini pelanggaran disiplin," jelas Yogaswara

Ratusan Hewan Peliharaan Warga Jakarta Divaksin Rabies
Indonesia
Ratusan Hewan Peliharaan Warga Jakarta Divaksin Rabies

Kegiatan ini sudah berlangsung sejak Juni lalu dan akan berakhir pada pertengahan Desember 2020.

Gerindra Maunya Revisi UU ITE Bukan Hapus Pasal Tapi 'Karetnya'
Indonesia
Gerindra Maunya Revisi UU ITE Bukan Hapus Pasal Tapi 'Karetnya'

Gerindra pada prinsipnya ingin demokrasi yang bertanggung jawab