Polres Sorong Tetapkan Simpatisan ISIS sebagai Tersangka Seorang pemuda terduga simpatisan ISIS dibekuk aparat kepolisian (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

MerahPutih.Com - Seorang simpatisan ISIS dari Papua ditetapkan sebagai tersangka atas pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Penetapan tersangka pemuda berinisial BA itu disampaikan Kepala Satuan Reskrim Polres Sorong Kota AKP F Saragih, Rabu (2/8).

Polres Sorong Kota, Polda Papua Barat, menetapkan BA (20), pemuda simpatisan ISIS sebagai tersangka atas pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Kepala Satuan Reskrim Polres Sorong Kota AKP F Saragih di Sorong, mengatakan pihaknya juga telah menahan BA guna menjalani pemeriksa untuk proses hukum lebih lanjut.

Saragih mengatakan penetapan BA sebagai tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan ahli bahasa maupun ahli teknologi informasi terhadap video yang ditayangkan tersangka di media sosial.

Meski BA tidak terbukti sebagai teroris namun dia dikenakan Pasal 45 ayat (2) dan Pasal 28 ayat (2) UU No. 19 Tahun 2016 tentang ITE atas video yang dibuatnya.

"BA sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik dan akan diproses sampai ke pengadilan," ujarnya.

BA, karyawan salah satu hotel di Kota Sorong, ditangkap Polres Sorong Kota pada 9 Juli 2017 karena menayangkan video rekaman dirinya tentang ISIS di media sosial.

Polisi juga mengamankan buku, atribut, serta stiker yang berkaitan dengan ISIS milik tersangka BA.(*)

Sumber: ANTARA



Eddy Flo

YOU MAY ALSO LIKE