Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Artis Agung Saga dalam Kasus Narkoba Ilustrasi. (MP/Alfi Ramadhani)

MerahPutih.com - Polres Metro Jakarta Pusat menangkap artis Agung Saga kembali terkait narkoba.

Padahal, aktor berusia 32 tahun itu baru lima bulan terakhir bebas dari penjara. .

"Benar kami menangkap Agung Saga terkait narkoba," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakpus Kompol Indrawienny Panjiyoga ketika dikonfirmasi Merahputih.com, Selasa (30/3).

Baca Juga:

Salah Gerebeg, Kasat Resnarkoba Polresta Malang Dicopot

Panji masih enggan menjelaskan kapan dan di mana penangkapan Agung Saga. Termasuk jenis narkobanya. Penjelasan detail akan disampaikan besok, Rabu (31/3).

"Dia sedang diperiksa. Besok siang kita sampaikan di mana ditangkapnya dan sebagainya," kata Panji.

Agung Saga. (Foto: Instagram @agungsaga99)
Agung Saga. (Foto: Instagram @agungsaga99)

Beberapa waktu lalu, Agung Saga ditangkap polisi terkait kasus narkoba di Jalan Petogogan II, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 9 April 2019.

Dia diciduk dengan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu.

Baca Juga:

Perwira TNI Digerebek Gegara Tuduhan Narkoba, Anggota Polres Malang Diperiksa Propam

Pemain sinetron dan FTV itu menjalani hukuman penjara di Rutan Cipinang, Jakarta Timur.

Ia menyelesaikan masa hukuman pada 7 Oktober 2020 atau 5 bulan yang lalu. (Knu)

Baca Juga:

Demi Lovato Buka-bukaan Soal Pulih dari Ketergantungan Narkoba

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jawa Barat Siaga 1 COVID-19
Indonesia
Jawa Barat Siaga 1 COVID-19

Kenaikan kasus COVID-19 merupakan imbas dari libur Lebaran 2021

Miniatur Tanah Air Akan Jadi Magnet Gaet Investor di Expo 2020 Dubai
Indonesia
Miniatur Tanah Air Akan Jadi Magnet Gaet Investor di Expo 2020 Dubai

Pada 2020, total perdagangan kedua negara tercatat sebesar USD 2,92 miliar. Ekspor Indonesia ke UEA pada 2020 tercatat sebesar USD 1,24 miliar, sedangkan impor Indonesia dari UEA sebesar USD 1,68 miliar.

DKI Masuki Fase Genting COVID-19, Anak Buah Anies Minta Pusat Tambah Tracer
Indonesia
DKI Masuki Fase Genting COVID-19, Anak Buah Anies Minta Pusat Tambah Tracer

Pemprov DKI Jakarta terus melakukan upaya penanganan COVID-19 yang mengalami kenaikan kasus signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Besok BKN Mulai Buka Pendaftaran CPNS, Ini Syaratnya
Indonesia
Besok BKN Mulai Buka Pendaftaran CPNS, Ini Syaratnya

Badan Kepegawaian Negeri (BKN) akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 pada Selasa (29/6) besok.

Rawan Disalahgunakan, KPU Solo Bakar 8.237 Surat Suara Rusak
Indonesia
Rawan Disalahgunakan, KPU Solo Bakar 8.237 Surat Suara Rusak

Pemusnahan dilakuakan sebagai antisipasi adanya penyalahgunaan kertas suara rusak.

Adelin Lis Dipindah ke Lapas Gunung Sindur
Indonesia
Adelin Lis Dipindah ke Lapas Gunung Sindur

Terpidana kasus pembalakan liar Adelin Lis dipindahkan ke lapas dengan pengamanan ketat di Lapas Khusus Kelas II A Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Anggota DPRD DKI Kenneth Minta Pemprov Waspadai Penyebaran Varian Baru COVID-19
Indonesia
Anggota DPRD DKI Kenneth Minta Pemprov Waspadai Penyebaran Varian Baru COVID-19

Dua kasus varian COVID-19 dari India atau B1617 sudah terdeteksi di DKI Jakarta. Varian ini sampai saat ini masuk dalam kategori "variant of interest" oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Jabar Butuh 30 Ribu Tukang Suntik agar Vaksinasi COVID-19 Selesai 6 Bulan
Indonesia
Jabar Butuh 30 Ribu Tukang Suntik agar Vaksinasi COVID-19 Selesai 6 Bulan

Jawa Barat ingin mempercepat waktu vaksinasi COVID-19 menjadi lebih singkat, yakni 6-8 bulan.

Perjuangan Bhabinkamtibmas, Rela Jemput Lansia di Rumah Demi Percepat Vaksinasi
Indonesia
Perjuangan Bhabinkamtibmas, Rela Jemput Lansia di Rumah Demi Percepat Vaksinasi

Berita Terkini, Indonesia Banget, Berita Terbaru, Berita Hari ini, Berita Terkini hari ini, Berita Online, Kabar Terkini, Info Terkini, Berita Hangat, Berita Hari ini Terbaru, Berita Nasional, Berita Internasional

Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut Bus Sri Padma Kencana
Indonesia
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut Bus Sri Padma Kencana

Olah TKP ini dilakukan untuk mencari tahu penyebab terjadinya kecelakaan