Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Penyelundupan 310 Kg Sabu Asal Iran Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar penyeludupan narkoba jenis sabu dari jaringan internasional asal Iran. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar penyeludupan narkoba jenis sabu dari jaringan internasional asal Iran. Dari dua tersangka yang ditangkap, polisi menyita 310 kilogram sabu.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran mengatakan, kedua tersangka berinisial NR dan HK. Keduanya ditangkap di Desa Rawakalong, Gunung Sindur, Jawa Barat, pada Sabtu (8/5) sekitar pukul 22.00 WIB. Mereka disergap saat mengendarai sebuah mobil Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi B 9418 CCD.

Baca Juga

Polisi Tetapkan 7 Tersangka Penggerebekan Narkoba di Kampung Ambon

"Kedua tersangka ini sudah dicurigai melakukan beberapa transaksi narkoba di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Semuanya berdomisili di Jakarta saat dilakukan penangkapan," kata Irjen Fadil di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (11/5).

Saat kendaraan tersebut digeledah, polisi menemukan barang bukti narkoba yang jumlahnya mencapai 310 kilogram. Saat diinterogasi, kedua tersangka mengungkapkan barang haram tersebut berasal dari Hotel N1 di kawasan Petamburan.

"Ini adalah sebuah tanggapan terbanyak yang dilakukan oleh Satuan Reskrim Polres sampai dengan saat ini," jelas mantan Kapolda Jawa Timur itu.

Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar penyeludupan narkoba jenis sabu dari jaringan internasional asal Iran. Foto: MP/Kanu

Fadil menerangkan jaringan narkoba ini dikendalikan antarnegara tepatnya di Iran. Kemudian dikendalikan oleh kelompok sindikat narkotika dari Nigeria untuk beroperasi di Indonesia.

"Pada saat anggota melakukan penggeledahan di sini (hotel) juga ditemukan tersangka dan barang bukti lain. Walaupun tidak ada kaitannya dengan kedua tersangka yang ditangkap awal," jelas Fadil.

Fadil menduga, transaksi narkoba yang kerap terjadi di Kampung Ambon berasal dari jaringan ini.

"Ini berhubungan dengan beberapa tempat transaksi seperti di Kampung Ambon bisa kita kendalikan secara tuntas," tutupnya.

Pelaku dikenakan pasal pasal 115 ayat 2 sub 114 ayat 2 sub lebih pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 dengan hukuman penjara minimal 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau hukuman mati. (Knu)

Baca Juga

Oknum Anggota DPRD Tanah Laut Jadi Tersangka Kasus Narkoba

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lawan Gibran, Bajo Andalkan Jurkam Penjual Wedangan sampai Tukang Batu
Indonesia
Lawan Gibran, Bajo Andalkan Jurkam Penjual Wedangan sampai Tukang Batu

Bagyo Wahyono dan FX Supardjo (Bajo) mulai percaya diri melakukan kampanye dengan menyiapkan sejumlah tokoh internal.

Audio Jelek, Sidang Perdana Rizieq Shihab Ditunda
Indonesia
Audio Jelek, Sidang Perdana Rizieq Shihab Ditunda

Suparman meminta kepada pihak PN Jaktim untuk memperbaiki sistem persidangan berbasis virtual agar ke depan sidang Rizieq Shihab berjalan baik dan tidak ada gangguan seperti hari ini.

KPK Periksa Pejabat Kemensos Terkait Kasus Suap Eks Mensos Juliari
Indonesia
KPK Periksa Pejabat Kemensos Terkait Kasus Suap Eks Mensos Juliari

Pepen bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ardian Iskandar Maddanatja, dalam kasus dugaan suap pengadaan Bansos wilayah Jabodetabek untuk penanganan COVID-19.

Kubu Novel Baswedan Laporkan Irjen Pol Rudy Heriyanto Atas Dugaan Hilangkan Barang Bukti
Indonesia
Kubu Novel Baswedan Laporkan Irjen Pol Rudy Heriyanto Atas Dugaan Hilangkan Barang Bukti

Rudy yang merupakan ketua tim pengacara dua terdakwa penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan

Respons Komjen Listyo Namanya Masuk Bursa Terkuat Calon Kapolri
Indonesia
Respons Komjen Listyo Namanya Masuk Bursa Terkuat Calon Kapolri

Listyo menyebut tidak mengetahui mengapa isu liar tersebut bisa berkembang.

Bela Palestina, KAHMI Jaya akan Geruduk Kedubes AS
Indonesia
Bela Palestina, KAHMI Jaya akan Geruduk Kedubes AS

Titik lokasi unjuk rasa tersebut di Kedubes Amerika Serikat karena menjadi sekutu terdekat Israel dan kantor Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Bantu Loloskan WNI dari India Tanpa Karantina, Tiga Orang Ditangkap
Indonesia
Bantu Loloskan WNI dari India Tanpa Karantina, Tiga Orang Ditangkap

Polda Metro Jaya menangkap tiga orang yang terlibat dalam pemulangan seorang WNI dari India tanpa melalui proses karantina.

Gubernur Sulsel Klaim Sukarela Ikut KPK
Indonesia
Gubernur Sulsel Klaim Sukarela Ikut KPK

OTT merupakan operasi menangkap seseorang saat melakukan tindak pidana. Sementara, klaim Veronica, Nurdin tidak melakukan tindak pidana karena sedang berisitirahat.

UU Ciptaker Bikin UMKM Mudah Naik Kelas ke Sektor Formal
Indonesia
UU Ciptaker Bikin UMKM Mudah Naik Kelas ke Sektor Formal

Pemerintah kini menggunakan pendekatan berbasis risiko untuk menetapkan jenis perizinan berusaha pada seluruh sektor usaha.

Ratusan Pengungsi Merapi Kembali ke Rumah
Indonesia
Ratusan Pengungsi Merapi Kembali ke Rumah

Pemerintah sudah menyiagakan seluruh posko pengungsian