Buru Identitas Pembacok Wakapolres Karanganyar, Polisi Tes DNA Warga Madiun Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, Senin (22/6). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Polres Karanganyar bekerjasama dengan Densus 88 Antiteror Mabes Polri dan Jatanras Polda Jawa Tengah telah melakukan tes DNA pada satu keluarga di Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Tes DNA dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku pembacokan Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni dan sopirnya, Bripda Hanif Ariyono.

Baca Juga

Cerita Heroik Wakapolres Karanganyar Selamat dari Pembacokan Pelaku Teror

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, mengungkapkan terkait identitas pelaku pembacokan sudah menemukan titik terang. Namun, untuk memastikannya perlu dilakukan pendalaman dengan melalukan tes DNA.

"Tes DNA menyasar satu keluarga yang tinggal di Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Minggu kemarin. Hasilnya belum keluar," ujar Leganek saat ditemui Merahputih.com di Mapolres Karanganyar, Senin (22/6).

Menurutnya, untuk jenazah pelaku pembacokan yang tewas kehabisan darah setelah ditembak tiga kali sudah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang, Jawa Tengah, Minggu (21/6) pukul 21.00 WIB, untuk dilakukan autopsi. Sementara visum sudah dilalukan Polda Jawa Tengah di RSUD Karanganyar.

"Barang bukti yang kami amankan dari pelaku, yakni baju, pakaian, celana, alat mandi, alat makan, buku kecil, celurit dan pisau dapur," katanya.

Polisi berjaga di jalur pendakian Cemoro Kandang, Gunung Lawu, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (21/6). (MP/Ismail)
Polisi berjaga di jalur pendakian Cemoro Kandang, Gunung Lawu, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (21/6). (MP/Ismail)

Ia menjelaskan Polres Karanganyar memintai delapan orang saksi termasuk tiga korban pembacokan. Wakapolres Karangantar Kompol Busroni juga dijadikan sebagai saksi.

Diberitakan sebelumnya, orang tidak dikenal menyerang anggota Polres Karangayar, Jawa Tengah di jalur pendakian Cemoro Kandang, Gunung Lawu, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (21/6) pukul 10.20 WIB.

Anggota saat itu hendak mengadakan susur Gunung Lawu dalam rangka HUT Bhayangkara ke-74 dengan bersih-bersih jalur pendakian Cemoro Kandang, Gunung Lawu. Tiba-tiba ada satu orang tidak dikenal di jalur pendakian Cemoro Kandang mengejar dan menyerang anggota dengan sajam sabit pada Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni, tetapi selamat.

Baca Juga

DPR Kutuk Keras Penyerangan Anggota Polres Karanganyar

Pelaku menyerang driver Wakapolres Karanganyar, Bripda Hanif Ariyono mengalami luka pada bagian punggung dan leher kanan dilarikan ke RS. Pelaku pembacokan berhasil dilumpuhkan dengan timah panas pada kedua kaki dan paha dan meninggal dunia saat dilarikan ke RSUD Karanganyar. (*)

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH