Polres Jakpus Gelar Vaksinasi Keliling di Wilayah Rawan dan Padat Penduduk Polres Jakpus Gelar Vaksinasi Keliling di Wilayah Rawan dan Padat Penduduk (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Polres Metro Jakarta Pusat membuka Gerai Vaksinasi Keliling di wilayah padat penduduk dan memiliki tingkat kerawanan tinggi seperti di kawasan Tanah Tinggi Johar Baru, Apartemen Green Pramuka Cempaka Putih, Kartini Sawah Besar dan Mangga Dua Selatan.

Langkah jemput bola ini dilakukan guna menjangkau masyarakat di daerah terpencil yang belum mendapatkan vaksinasi. Sebab, tingkat keinginan warga untuk vaksinasi selama ini rendah. Selama ini gerai vaksinasi statis yang ada belum mencapai target.

Baca Juga

PPKM Darurat, Anies: Tujuannya Adalah Penyelamatan

"Dari 10 gerai ternyata animo yang datang tidak sesuai yang diharapkan," kata Hengki dalam keterangan persnya di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (7/7).

Hengki juga melanjutkan, ada empat mobil Gerai Vaksinasi Keliling yang dikerahkan. "Warga akan didata terlebih dahulu kemudian prakteknya yang lama administrasi dan pendaftaran. Targetnya dari 4 ini ada seribu orang," tutur dia.

Petugas memeriksa kondisi kesehatan warga sebelum mendapat suntikan vaksin COVID-19 AstraZeneca saat vaksinasi untuk warga usia 18 tahun ke atas di GOR Pengadegan, Jakarta, Kamis (10/6/2021). ANTARA F

Dari analisa, warga yang belum vaksinasi rata-rata berada di daerah terpencil. Oleh sebab itu, pihaknya menjemput bola dengan menggelar vaksinasi keliling.

"Kami akan menyentuh slump area kami datang proaktif karena selama ini mereka tidak bisa datang. Kami deteksi dan akan dimulai hari ini," tuturnya.

Baca Juga

Satu Juta Dosis Vaksin COVID-19 Sinopharm Bakal Masuk Indonesia

Hengki menjelaskan, vaksinasi massal ini membutuhkan kerjasama dari semua pihak. "Konsep pentahelix kami harus kolaborasi, kita harus gotong royong bahu membahu," jelas Hengki. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapasitas Kunjungan Taman Margasatwa Ragunan Dibatasi 50 persen
Indonesia
Kapasitas Kunjungan Taman Margasatwa Ragunan Dibatasi 50 persen

Taman Margasatwa Ragunan (TMR) membatasi kapasitas kunjungan maksimal mencapai 50 persen.

8 Bulan Ditutup, Objek Wisata Keraton Surakarta Dibuka dengan Protokol Kesehatan Ketat
Indonesia
8 Bulan Ditutup, Objek Wisata Keraton Surakarta Dibuka dengan Protokol Kesehatan Ketat

"Sekarang masyarakat luas bisa kembali mengunjungi salah satu keraton peninggalan dinasti Mataram ini," ujar Dany

19 Orang Tewas dalam Kecelakaan Bus di Sumedang
Indonesia
19 Orang Tewas dalam Kecelakaan Bus di Sumedang

Sebanyak 19 orang tewas dalam kecelakaan di kawasan Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Raja OTT: Jokowi Punya Tanggung Jawab Moral Bantu Pegawai KPK Tak Lolos TWK
Indonesia
Raja OTT: Jokowi Punya Tanggung Jawab Moral Bantu Pegawai KPK Tak Lolos TWK

"Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi pemerintahan dan juga sebagai kepala negara tentu dia punya tanggung jawab moral," kata Harun

Pemerintah Mulai Vaksinasi Guru dan Tenaga Kependidikan
Indonesia
Pemerintah Mulai Vaksinasi Guru dan Tenaga Kependidikan

Targetnya pada bulan Juni nanti lima juta guru, tenaga pendidik, dan kependidikan.

Bupati Nganjuk Dikabarkan Terjaring OTT KPK
Indonesia
Bupati Nganjuk Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Belum diketahui kasus apa yang menjerat Bupati Nganjuk sehingga ditangkap oleh tim lembaga antirasuah dan Bareskrim Polri.

Kejagung Siap Gelar Perkara Kasus Dugaan Korupsi PT Asabri
Indonesia
Kejagung Siap Gelar Perkara Kasus Dugaan Korupsi PT Asabri

Febrie pun tidak menyebut identitas para calon tersangka

Polisi Berlakukan Ganjil Genap Selama 24 Jam Penuh di Bogor Hari Ini
Indonesia
Polisi Berlakukan Ganjil Genap Selama 24 Jam Penuh di Bogor Hari Ini

Masih ada kendaraan yang diizinkan melintas

Vaksin COVID-19 Datang, Pemerintah Pede Ekonomi Segera Bangkit
Indonesia
Vaksin COVID-19 Datang, Pemerintah Pede Ekonomi Segera Bangkit

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan mengawal vaksin COVID-19 dari aspek keselamatan dan efektivitas sejak kedatangannya di Indonesia.

Tidak Penuhi Panggilan Polisi, Mantan Danjen Kopasuss Pilih Berobat ke Rumah Sakit
Indonesia
Tidak Penuhi Panggilan Polisi, Mantan Danjen Kopasuss Pilih Berobat ke Rumah Sakit

Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko tidak memenuhi panggilan pemeriksaan yang dijadwalkan Bareskrim Polri pada hari ini.