Polres Bogor Kota Minta Maaf Akun Twitter Resminya 'Like' Konten Tak Pantas Ilustrasi Twitter (Foto: Unsplash/Jeremy Bezanger)

Merahputih.com - Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro minta maaf terkait akun resmi Twitter @polrestabogorkota yang menyukai atau like konten negatif. Ia pun memastikan akan melakukan penyelidikan internal.

"Kami memohon maaf atas kegaduhan di dunia maya terkait hal ini dan akun akan terus dalam pengawasan," kata Kapolresta Bogor Kombes Susatyo dalam keteranganya kepada wartawan, Senin (8/11).

Baca juga:

Twitter hadirkan fitur Co-Host di Spaces-nya

Susatyo menyebut, terkait viralnya akun Twitter Polresta Bogor me-like akun negatif, saat ini masih dalam penyelidikan. Ada beberapa kemungkinan penyebab hal tersebut bisa terjadi. "Apakah ada kelalaian admin ketika melakukan patroli siber, atau ada unsur ilegal dan kemungkinan lainnya," sebutnya.

Sekedar informasi, akun Twitter resmi @polrestabogorkota beberapa waktu lalu me-like konten negatif. Pada Sabtu (6/11) sore, akun @polrestabogorkota memposting ungkapan klarifikasi terkait tautan akun porno.

"Selamat sore, diberitahukan akun kami Polresta Bogor Kota tidak memposting dan like akun yang tidak pantas. Akun kami hanya memposting kegiatan-kegiatan informasi dan sosialisasi tentang kamtibmas di wilayah hukum Polresta Bogor Kota," cuitnya.

Twitter Beri Akses Semua Pengguna untuk Gunakan Spaces
Ilustrasi Twitter (Foto: Unsplash/Joshua Hoehne)

Hal tersebut baru diketahui setelah akun @txtdrberseragam memposting foto tangkapan layar yang disukai @polrestabogorkota tiga hari lalu. Tak ayal, postingan tersebut ramai di jagat maya.

Kasubsie Penmas Polresta Bogor Kota Iptu Rachmat Gumilar mengaku masih menelusuri temuan tersebut. Diduga, akun [email protected] diretas.

"Kita masih penyelidikan, masih ditelusuri. Kemungkinan diretas," kata Rachmat dikonfirmasi, Sabtu (6/11) malam.

Rachmat menambahkan, akun resmi itu hanya dapat digunakan dalam komputer ruangan Humas Polresta Bogor Kota. Peruntukannya pun hanya memposting kegiatan dan sosialisasi kepolisian di Kota Bogor.

"Itu akun Twitter cuma untuk sosialisasi seperti vaksin dan lain-lain. Bukan untuk patroli," ungkapnya.

Baca juga:

Twitter Kembangkan Fitur Voice Transformer untuk Spaces, Ini Fungsinya

Kendati begitu, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mengingatkan kejadian ini. Yang pasti, temuan ini akan ditindaklanjuti.

"Pastinya akan tindak lanjuti dan sudah berkoordinasi dengan Satreskrim. Kita juga ucapkan terima kasih sudah diingatkan," tutup Rachmat. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Didorong Bikin SOP Pemeriksaan Terhadap Penyandang Disabilitas
Indonesia
Polri Didorong Bikin SOP Pemeriksaan Terhadap Penyandang Disabilitas

Ombudsman juga mengusulkan agar kepolisian menyediakan pendamping serta penerjemah

Makin Luas, Ganjil Genap di Jakarta Bakal Berlaku di 25 Lokasi
Indonesia
Makin Luas, Ganjil Genap di Jakarta Bakal Berlaku di 25 Lokasi

Pemprov DKI Jakarta berencana menambah jumlah ruas jalan yang menerapkan rekayasa lalu lintas ganjil genap menjadi 25 titik.

Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 DKI Capai 98 Persen
Indonesia
Stok Vaksin Kedaluwarsa Terbanyak Berada di Lampung
Indonesia
Stok Vaksin Kedaluwarsa Terbanyak Berada di Lampung

Data Kementerian Kesehatan, stok vaksin COVID-19 nasional saat ini sekitar 450 juta dosis dengan perincian sebanyak 45 juta sampai 50 juta dosis masih dalam proses produksi di fasilitas Bio Farma.

Korupsi Lahan DKI, KPK Periksa Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian
Indonesia
Korupsi Lahan DKI, KPK Periksa Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian

KPK yakin antara Yoory dengan pihak Adonara, sudah ada pembahasan sebelum proses negosiasi

Polemik Revisi Kenaikan UMP DKI 5,1 Persen, Komisi B Panggil Anak Buah Anies
Indonesia
Polemik Revisi Kenaikan UMP DKI 5,1 Persen, Komisi B Panggil Anak Buah Anies

Legislator Kebon Sirih menilai revisi upah minimum provinsi (UMP) DKI tahun 2022 membuat gaduh masyarakat.

Munarman Divonis 3 Tahun Penjara, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa
Indonesia
Munarman Divonis 3 Tahun Penjara, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa

Mantan Sekretaris Umum (Sekum) FPI Munarman hanya terdiam saat divonis 3 tahun penjara terkait perkara kasus terorisme. Munarman boleh 'beruntung' sebab ia dovinis lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni delapan tahun.

KSP Moeldoko Bela Dua Anak Jokowi yang Dilaporkan ke KPK
Indonesia
KSP Moeldoko Bela Dua Anak Jokowi yang Dilaporkan ke KPK

"(Masa) anak pejabat itu nggak boleh berusaha. Ini gimana sih," kata Moeldoko, kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/1).

Bukan Polisi atapun TNI, Ini Profesi Pengemudi Pajero Penganiaya Sopir Truk
Indonesia
Bukan Polisi atapun TNI, Ini Profesi Pengemudi Pajero Penganiaya Sopir Truk

Dalam penangkapan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti.

Indikator Kinerja Keuangan Bank DKI Terus Membaik
Indonesia
Indikator Kinerja Keuangan Bank DKI Terus Membaik

Bank dipercaya menyalurkan berbagai program bantuan sosial seperti kartu sosial seperti Bantuan Sosial Tunai (BST), Kartu Jakarta Pintar (KJP Plus), Kartu Lansia Jakarta (KLJ) dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) serta program Dasawisma.