Polres Bintan Gagalkan Peredaran 2 Kilogram Sabu Jaringan Internasional Polres Bintan, Polda Kepri menggelar siaran pers pengungkapan kasus narkoba jaringan internasional, Senin (14/2/2022). ANTARA/Ogen

MerahPutih.com - Polres Bintan, Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengamankan narkoba jenis sabu-sabu seberat 2 kilogram dari dua pria berinisial AA (23) dan AJ (23).

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono menyebut, kedua pelaku ditangkap di salah satu wisma yang berada di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Sabtu (5/2).

"Selain 2 kilogram sabu-sabu, turut diamankan uang tunai sejumlah Rp5 juta," kata Kapolres Bintan dalam siaran pers yang digelar di Mapolres setempat, Senin (15/2).

Baca Juga:

Oknum Polisi di Riau Diciduk Gegara Simpan Sabu 6,5 Kilogram

Kapolres menjelaskan, 2 kilogram sabu-sabu tersebut didapatkan kedua pelaku dari seorang pria di Malaysia berinisial TRK.

"TRK, kini masuk ke daftar pencarian orang atau DPO," ujarnya.

Baca Juga:

Bandar Nekat Selundupkan 11 Kilogram Sabu dari Aceh ke Jakarta di Ban Mobil

Barang bukti narkoba tersebut langsung dimusnahkan dengan cara direbus menggunakan air mendidih. Pemusnahan turut disaksikan pihak Kejaksaan Negeri Bintan dan Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Sebanyak total 2 kilogram sabu-sabu yang diamankan, 1,9 kg telah dimusnahkan, sedangkan sisanya digunakan untuk keperluan uji laboratorium.

"Dari kegiatan pemusnahan narkoba ini, ribuan nyawa berhasil kita selamatkan," ujar Kaporles Tidar.

Pelaku AA dan AJ dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yaitu Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1), karena telah melakukan pemufakatan jahat. (*)

Baca Juga:

Ekspresi Bandar Narkoba saat Musnahkan Sendiri Ratusan Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DKI Dalam Beberapa Tahun Terakhir Diklaim Jauh di Bawah Era Jokowi Hingga Ahok
Indonesia
DKI Dalam Beberapa Tahun Terakhir Diklaim Jauh di Bawah Era Jokowi Hingga Ahok

Jadi bagi PDI Perjuangan, langkah-langkah strategis terbaik yang dilakukan Partai adalah bekerja ke bawah

Angka COVID-19 Naik, Penumpang KRL Alami Penurunan
Indonesia
Angka COVID-19 Naik, Penumpang KRL Alami Penurunan

KAI siap mengikuti dan mematuhi kebijakan pemerintah

 Anies Siapkan Aturan Tambahan PPKM  Level 3 Nataru
Indonesia
Anies Siapkan Aturan Tambahan PPKM Level 3 Nataru

Terkait penyekatan di Level 3, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menunggu kebijakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

BRIN Beberkan Sumber Teluk Jakarta Tercemar Parasetamol
Indonesia
BRIN Beberkan Sumber Teluk Jakarta Tercemar Parasetamol

Badan Riset dan Inovasi Nasiona (BRIN) membeberkan tiga sumber ditemukannya kandungan paracetamol yang mencemari wilayah teluk Jakarta.

Kepercayaan Publik Merosot, KPK Janji Introspeksi Diri
Indonesia
Kepercayaan Publik Merosot, KPK Janji Introspeksi Diri

Hasil survei tersebut menjadi masukan yang penting bagi KPK dalam memperbaiki kinerja ke depan.

KPK Sampaikan Masukan Soal Penyaluran BPUM UMKM
Indonesia
KPK Sampaikan Masukan Soal Penyaluran BPUM UMKM

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan masukan terkait penyaluran Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) untuk para pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM).

Saat Pandemi, Duit Orang Super Kaya Tambah Rp 215 Juta Per Detik
Indonesia
Saat Pandemi, Duit Orang Super Kaya Tambah Rp 215 Juta Per Detik

Namun, lebih dari 160 juta orang diperkirakan jatuh miskin selama krisis kesehatan saat ini.

Temuan Komnas HAM di Wadas Saat Pengukuran Tanah Warga
Indonesia
Temuan Komnas HAM di Wadas Saat Pengukuran Tanah Warga

Komnas HAM juga mendapati informasi beberapa warga belum pulang ke rumah

Jokowi: Negara Berkembang Harus Dapat Perhatian Khusus
Indonesia
Jokowi: Negara Berkembang Harus Dapat Perhatian Khusus

Dunia harus lebih siap dan lebih tanggap terhadap krisis kesehatan. Setiap negara harus memiliki kesempatan yang sama.

Airlangga Berharap Partai Koalisi Indonesia Bersatu Bertambah
Indonesia
Airlangga Berharap Partai Koalisi Indonesia Bersatu Bertambah

Kerja sama yang dibentuk sejak awal Partai Golkar dengan PPP dan PAN ini, akan menambah kekuatan dari masing-masing partai politik.