Polres Aceh Tenggara Tangkap Delapan Tahanan Kabur, Tiga Masih Buron Ilustrasi tahanan kabur (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Sebanyak delapan dari 11 tahanan yang kabur dari sel Markas Polres Aceh Tenggara (Agara) kembali ditangkap dan menyerahkan diri kepada petugas. Tiga lainnya masih ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Tahanan yang telah diamankan sebanyak delapan orang dari 11 tahanan yang melarikan diri," kata Kapolres Agara AKBP Wanito Eko Sulistyo yang dihubungi dari Banda Aceh, Selasa (23/2).

Sebelumnya, sebanyak 11 tahanan Polres Agara melarikan diri lewat plafon dengan cara menyambungkan beberapa kain sebagai alat mereka turun ke bawah sel pada, Sabtu (13/2) malam.

Baca Juga:

Video Napi Pesta Narkoba Diduga di Rumah Tahanan

Adapun 11 tahanan yang melarikan diri tersebut yakni Pauzi, Sahidil, Mahmudin, Romi Hasan Basri, Saharudin, Iqbal Ramadhan, Fati, M Nazar, Irfandi, Sahbandi, dan Dedi Syahputra.

Peta Kabupaten Aceh Tenggara (bergaris merah). (Foto: MP/Google Maps)
Peta Kabupaten Aceh Tenggara (bergaris merah). (Foto: MP/Google Maps)

Wanito Eko menyampaikan, kedelapan tahanan tersebut sudah ditahan kembali di sel tahanan polres setempat. Sedangkan tiga orang lainnya masih dalam pencarian petugas kepolisian dan telah menetapkan status DPO terhadap ketiganya.

"Betul (tiga ditetapkan DPO), tim Opsnal Sat Intel, Satuan Reskrim dan Satuan Narkoba masih melakukan pencarian dan pengejaran terhadap sisa tiga tahanan lainnya," ujar Wanito, dikutip Antara.

Baca Juga:

Bareskrim Bongkar Penyelundupan Narkoba dari Malaysia, Dikendalikan Tahanan

Kata Kapolres, 11 tahanan yang kabur tersebut sebelumnya ditangkap karena kasus berbeda, dua di antaranya akibat pencurian dan sembilan lainnya terkait kasus narkoba.

"Sembilan orang karena kasus narkoba dan dua orang lainnya kasus pencurian," kata Wanito Eko Sulistyo. (*)

Baca Juga:

Razia di Kamar Tahanan Rutan Klas IA Surakarta, Petugas Temukan Sajam dan Narkoba

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Dinilai Kecolongan DPR Bahas RUU HIP
Indonesia
Pemerintah Dinilai Kecolongan DPR Bahas RUU HIP

Di sisi lain, usulan RUU HIP tidak memiliki urgensi dengan situasi COVID-19

Freeport Siapkan 50 Ribu Rapid Test untuk Karyawan
Indonesia
Freeport Siapkan 50 Ribu Rapid Test untuk Karyawan

PT Freeport Indonesia menyiapkan 50 ribu rapid test untuk pemeriksaan terhadap karyawan termasuk dari sub kontraktor.

YLKI Miris Dokter dan Tenaga Medis Meninggal Akibat Minim APD
Indonesia
YLKI Miris Dokter dan Tenaga Medis Meninggal Akibat Minim APD

Fakta ini merupakan kejadian yang sangat tragis

Akui Pakai Narkoba Dua Bulan, Catherine Wilson Merasa Bodoh
Indonesia
Akui Pakai Narkoba Dua Bulan, Catherine Wilson Merasa Bodoh

Artis yang juga pemakai narkona Catherine Wilson menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat.

Alasan Polisi Tak Gelar Razia Selama Operasi Zebra Jaya 2020
Indonesia
Alasan Polisi Tak Gelar Razia Selama Operasi Zebra Jaya 2020

Persentase penindakan hanya sebesar 20 persen

Ini Hasil Pemantauan Satgas Pangan Polri di Lapangan
Indonesia
Ini Hasil Pemantauan Satgas Pangan Polri di Lapangan

Satgas Pangan akan terus bekerja memantau harga bahan pokok di seluruh Indonesia.

TNI-AD Siap Dukung Segala Inovasi Tangani COVID-19 di Indonesia
Indonesia
TNI-AD Siap Dukung Segala Inovasi Tangani COVID-19 di Indonesia

UGM Yogyakarta melakukan penelitian tentang inovasi alat kesehatan untuk menangani pandemi virus COVID-19

Sederet Bencana Alam Terjadi di Indonesia, Pemerintah Fokus Tanggap Darurat
Indonesia
Sederet Bencana Alam Terjadi di Indonesia, Pemerintah Fokus Tanggap Darurat

Menko PMK berharap kebutuhan khusus bagi perempuan, anak, dan lanjut usia (lansia) dapat lebih diperhatikan

Polisi Perpanjang Masa Penahanan Pendiri Pasar Muamalah Depok
Indonesia
Polisi Perpanjang Masa Penahanan Pendiri Pasar Muamalah Depok

Pengungkapan kasus berawal dari video yang viral di media sosial