Politisi PDIP Nilai Pemerintah Gagap Hadapi Pandemi COVID-19 Ilustrasi COVID-19 (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah dinilai gagap dalam menghadapi pandemi COVID-19. Sebab, pandemi ini membuka kotak pandora jika belum disiapkannya penanganan dalam situasi darurat selain itu, pemerintah belum mampu mengimplementasikan manajemen penanganan dalam situasi darurat.

"Kita hanya mengenal kata disaster managemen, penanganan dalam situasi darurat, tapi implementasinya gagal kita dalam menerapkan itu," ujar Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu.

Anggota Komisi III DPR ini menyontohkan, ketika terjadi bencana di satu daerah, ada ketidaksiapan pemerintah pusat dan daerah, sehingga rakyat yang menjadi korbannya. Salah satu penyebab kegagalannnya yakni karena banyak data yang tidak akurat ketika terjadi bencana.

Baca Juga:

Penyuap Bupati Kutai Timur Digeladang ke Jakarta

"Karena persoalan ini, kita memang tidak siap. Tata kelola pemerintahan kita, bukan hanya saat ini. Ini puncak dari seluruh persoalan yang memang kita gagap dalam menangani itu," ujarnya.

Masinton menganggap wajar jika Presiden Joko Widodo marah ketika jajaran menterinya tidak bekerja dengan baik dalam menghadapi pandemi COVID-19.

"Kemarahan itu bagi saya wajar, wajar itu karena semua pemimpin, presiden, sebagai kepala pemerintahan melakukan hal yang sama yaitu mengingatkan para anggota kabinetnya bukan hanya di Indonesia saya rasa, tapi di berbagai negara melakukan hal yang sama," tutup Masinton. (Pon)

Baca Juga:

BNN Tetap Ingin Diskotek Golden Crown Ditutup

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jakarta Bakal Diguyur Hujan Lebat
Indonesia
Jakarta Bakal Diguyur Hujan Lebat

BMKG juga menyampaikan peringatan potensi hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir pada Senin sore hingga malam hari di Ibu Kota.

Besok Jokowi Resmikan Bendungan Napun Gete di NTT
Indonesia
Besok Jokowi Resmikan Bendungan Napun Gete di NTT

Bendungan Napun Gete terletak di Desa Ilinmedo, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka

KPK Periksa Staf BCA Terkait Kasus Korupsi Jalan Rp 475 Miliar
Indonesia
KPK Periksa Staf BCA Terkait Kasus Korupsi Jalan Rp 475 Miliar

Handoko merupakan tersangka dalam kasus ini

Pledoi Heru Hidayat Sebut Tuntutan JPU soal Kendalikan 13 MI Tidak Terbukti Selama Persidangan
Indonesia
Ribuan Aparat Jaga Ketat Sidang Putusan Rizieq Shihab di PN Jaktim
Indonesia
Ribuan Aparat Jaga Ketat Sidang Putusan Rizieq Shihab di PN Jaktim

"Sekitar 2.800 personel dikerahkan, gabungan dari TNI-Polri," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Pemprov DKI Beri Lampu Hijau Resepsi Pernikahan Anak Rizieq Shihab
Indonesia
Pemprov DKI Beri Lampu Hijau Resepsi Pernikahan Anak Rizieq Shihab

Tentunya yang melaksanakan resepsi pernikahan ada ketentuan aturannya termasuk protokol kesehatan

[HOAKS atau FAKTA]: Anggota FPI Digebukin Pengunjung Warteg karena Tak Bayar Nasi Bungkus
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anggota FPI Digebukin Pengunjung Warteg karena Tak Bayar Nasi Bungkus

“Laskar FPI Yang Dihajar Massa setelah Ketahuan Belum Membayar Pesanan Nasi Bungkus di Warteg JL. KS Tubun.”

PPKM Belum Bisa Kendalikan Mobilitas Warga
Indonesia
PPKM Belum Bisa Kendalikan Mobilitas Warga

Selama 20 hari pelaksanaan PPKM ada penambahan kasus 241.596 atau setiap harinya 12 ribu kasus tambahan.

Pasangan Maming-Rakhman Berpeluang Menang di Tanah Bumbu
Indonesia
Pasangan Maming-Rakhman Berpeluang Menang di Tanah Bumbu

Indonesia Politica Studies memberikan hasil survei Pilkada Tanah Bumbu dengan menunjukkan pasangan Syafruddin H. Maming-M. Alpiya Rakhman (SHM-MAR) berpeluang menang di Pilkada Tanah Bumbu 2020.

UGM Bagikan 11.000 Alat Rapid Test RI-GHA
Indonesia
UGM Bagikan 11.000 Alat Rapid Test RI-GHA

RI GHA merupakan singkatan dari Republik Indonesia-Gadjah Mada Hepatika Airlangga.