Politisi PDIP Minta Hentikan Kegaduhan Impor Beras Beras Bulog. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Politisi Senayan meminta semua pihak menghentikan polemik tentang impor beras. Polemik ini, telah menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu padahal Menteri Perdagangan sudah menyatakan tidak akan melakukan impor beras hingga panen raya petani berakhir.

"Selama ini Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Bulog selalu berpolemik soal impor," ujar Anggota Komisi VI DPR Deddy Sitorus, Jumat (26/3).

Baca Juga:

Rencana Impor Beras Perparah Ketahanan Pangan Indonesia

Ia menegaskan, ketiga pihak tersebut menggunakan data yang berbeda, kerangka berpikir yang tidak sebangun, dan platform kebijakan yang tidak sejalan saat menyikapi rencana impor beras.

Selain itu, ketiga pihak tersebut tidak pernah sepakat terkait data dasar, apalagi soal volume, waktu, dan proses sehingga selalu terjadi polemik dan kegaduhan yang membuang energi.

"Presiden menugaskan Menko terkait, dan BPS, untuk merumuskan kebijakan impor beras dan barang kebutuhan pokok lainnya," ujarnya.

Beras Bulog. (Foto: Antara)
Beras Bulog. (Foto: Antara)

Deddy menegakan, setelah 76 tahun Indonesia merdeka, belum memiliki cetak biru kedaulatan pangan yang konsisten dan dipahami semua stakeholder pembuat kebijakan sehingga selalu ada perbedaan pendapat dan posisi hingga gesekan kepentingan.

"Sudah saatnya para pengambil kebijakan menyelesaikan perbedaan, menurunkan tensi dan ego sektoral serta memastikan tidak ada pemburu rente yang bermain dalam setiap pengambilan kebijakan impor," kata politisi PDI Perjuangan itu.

Baca Juga:

Stok Pangan Mencukupi, Pemerintah Tak Pantas Impor Beras

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kota Solo Klaim Pencairan BST Kemensos Capai 92 Persen
Indonesia
Kota Solo Klaim Pencairan BST Kemensos Capai 92 Persen

Total jumlah penerima BST di Solo sebanyak 63.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Utamakan Kenyamanan Tamu, Hotel JHL Solitaire Gunakan Robot Disinfektan Untuk Cegah Virus
Foto
Utamakan Kenyamanan Tamu, Hotel JHL Solitaire Gunakan Robot Disinfektan Untuk Cegah Virus

Robot melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke udara secara berkala dan beroperasi selama 12 jam setiap harinya di Hotel JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang Banten

Pemprov DKI Jelaskan Alasan Selebgram Helena Lim Terima Vaksin COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Jelaskan Alasan Selebgram Helena Lim Terima Vaksin COVID-19

Wanita yang sering disebut sebagai crazy rich Pantai Indah Kapuk ini memperlihatkan dirinya menjadi salah satu sasaran vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk dengan nomor urut 11.

Ketersediaan Tempar Tidur Kosong di RSD Wisma Atlet Diperkirakan Tinggal Hitungan Hari
Indonesia
Ketersediaan Tempar Tidur Kosong di RSD Wisma Atlet Diperkirakan Tinggal Hitungan Hari

Ini kondisinya berbeda dengan Januari lalu habis Natal dan tahun baru

INDEF Ungkap Penyebab Sederet Perusahaan Pelat Merah Utangnya Menggunung
Indonesia
INDEF Ungkap Penyebab Sederet Perusahaan Pelat Merah Utangnya Menggunung

Banyaknya hutang ditubuh BUMN bukan kali pertama terjadi di pemerintahan Jokowi

Ratusan IKM Kuliner Bandung Dapat Layanan Sertifikasi dan Uji Mutu Gratis
Indonesia
Ratusan IKM Kuliner Bandung Dapat Layanan Sertifikasi dan Uji Mutu Gratis

Sertifikasi tersebut sangat penting, apalagi jika dipasarkan ke berbagai tempat sampai ritel dan sebagainya.

Warga Abaikan Prokes Jadi Penyebab Melonjaknya Kasus COVID-19 di Kudus
Indonesia
Warga Abaikan Prokes Jadi Penyebab Melonjaknya Kasus COVID-19 di Kudus

Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tengah menjadi sorotan tajam karena melonjaknya kasus COVID-19 pasca libur lebaran 2021.

Terdakwa Kasus 48 Kilogram Sabu di Aceh Dituntut Hukuman Mati
Indonesia
Terdakwa Kasus 48 Kilogram Sabu di Aceh Dituntut Hukuman Mati

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Aceh Timur, Aceh, menuntut seorang terdakwa pemilik 48 kilogram narkoba jenis sabu-sabu dengan hukuman mati.

Kasus COVID-19 DKI Capai 7.680 Orang, 12 Persen Sasar Anak-anak
Indonesia
Kasus COVID-19 DKI Capai 7.680 Orang, 12 Persen Sasar Anak-anak

Dwi menyebut, jika sebanyak 12 persen dari 7.680 kasus positif hari ini adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun, dengan rincian, yaitu 695 kasus adalah anak usia 6-18 tahun dan 252 kasus adalah anak usia 0-5 tahun.

Ombudsman Jakarta Panggil Dinkes DKI Terkait Vaksinasi Keluarga Anggota DPRD
Indonesia
Ombudsman Jakarta Panggil Dinkes DKI Terkait Vaksinasi Keluarga Anggota DPRD

Ombudsman Jakarta Raya akan panggil Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta jika berani memfasilitasi keluarga anggota DPRD DKI Jakarta untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19.