Politisi Golkar Sebut Perhatian Pemerintah kepada Petani Kopi Masih Rendah Petani Kopi (net)

MerahPutih.com - Kabupaten Lahat merupakan salah satu daerah penghasilan kopi dengan produksi 19 ribu ton per tahun dari 139 ribu ton produksi di Provinsi Sumatera Selatan tersebut.

Salah satu yang terkenal di kota berusia 130 tahun itu adalah Kopi Lahat. Hamoir seluruh wilayah di kabupaten Lahat banyak ditemui perkebunan kopi. Alhasil, kopi menjadi salah satu komoditas utama dan sumber penghasilan penduduk Lahat.

Menanggapi potensi tersebut, politisi Partai Golkar, Benny Martha Benyamin Tatung, menyebut kopi Lahat sangat nikmat diminum dibandingkan dengan kopi-kopi yang ada di tanah air. Sudah seharusnya kopi lahat menjadi brand yang bisa bersaing di tingkat internasional."

"Kopi Lahat merupakan kopi unggulan. Tetapi, kopi dengan kualitas tersebut belum mampu mensejahterakan para petaninya. Perhatian dari pemerintah untuk pengembangan disektor ini masih rendah," kata Benny dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (30/3).

Politisi Partai Golkar, Benny Martha Benyamin Tatung (ist)

Dirinya melihat potensi pertanian di Lahat sangat besar, terutama produksi kopi. Oleh karena itu, pengelolaan harus di modernisasi mulai dari pembibitan sampai pemasaran. Maka, pelaku usaha di sektor tersebut harus segera beradaptasi dengan perubahan.

Sementara itu, salah satu petani kopi bernama Erik Kuswara mendukung apa yang disampaikan Benny Tatung. Dirinya berharap kesejahteraan para petani kopi bisa meningkat. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH